0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Daftar Kesenian Tradisional Papua Yang Bikin Takjub Wisatawan

Kesenian tradisional Papua senantiasa bisa menarik hati para pelancong yang berkunjung ke kota dengan julukan Surga Kecil nan eksotis itu. Mulai dari alat musik sampai tari tradisional, berikut ini isu tentang bermacam-macam kesenian tradisional khas Papua.

Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Pesona Keindahan Papua, Surga Kecil di Ujung Timur Indonesia

Dengan julukannya selaku “Surga Kecil di Ujung Timur Indonesia”, Papua bisa membius jutaan wisatawan yang berkunjung ke sana.

Bagaimana tidak? Selain menghadirkan tradisi dan kesenian tradisional, pulau yang mempunyai kekayaan alam melimpah ini dianggap cukup unik, sebab punya dua kawasan yang terbagi adalah satu di Indonesia, dan wilayah lainnya masuk dalam Papua Nugini.

Nah, berbicara perihal pesona alamnya, kurang afdal kalau kau enggak berkunjung ke beberapa destinasi yang kerap menciptakan pelancong berdecak kagum. Mulai dari Raja Ampat, Lembah Baliem, Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Taman Nasional Lorentz, Danau Sentani, hingga Danau Paniai.

Keindahan dari daerah-kawasan tersebut bahkan telah diketahui dunia lho, sehingga tak aneh jikalau kunjungan wisatawan ke Papua selalu berkembangsetiap tahunnya, terutama oleh para pelancong mancanegara.

Lantas, bagaimana dengan kau? Apakah tertarik berkunjung ke Papua pasca pandemi nanti?

(Baca Juga: 12 Kesenian Tradisional Khas Maluku)

9 Kesenian Tradisional Papua

Sebelum berkunjung ke pulau yang terletak di Ujung Timur Indonesia itu, mari pahami dahulu info bermanfaat yang satu ini, ya apalagi jikalau bukan tentang kesenian tradisional Papua.

Serupa dengan provinsi lain yang ada di Indonesia, Papua dikenal punya bermacam-macam kesenian tradisional yang hingga ketika ini masih dilestarikan oleh penduduk setempat.

Pembahasan mengenai kesenian tradisionalnya sendiri, akan CekAja rangkum menjadi dua sub-bab, adalah kesenian tradisional berbentukalat musik dan kesenian tradisional berbentuktarian.

Nah, biar enggak makin ingin tau, berikut isu mengenai kesenian tradisional Papua. Simak infonya hingga habis ya!

Alat Musik Tradisional

Kesenian tradisional Papua yang pertama kali akan dibahas yaitu alat musiknya. Alat musik tradisional khas Papua ini memang punya banyak jenis.

Namun pada pembahasan berikut, CekAja cuma akan mengulas 5 alat musik saja dan biar mampu menjadi isu berfaedah. 

1. Alat Musik Tifa

Alat Musik Tifa - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Ketenaran alat musik Tifa, membuat kesenian tradisional Papua yang satu ini bahkan telah menjadi ciri khas dari daerah tersebut. Tifa ialah alat musik dari batang kayu yang telah dilubangi serta menggunakan kulit rusa kering pada salah satu ujung batang kayu tersebut.  

Instrumen dengan bentuk mirip gendang ini dimainkan dengan cara dipukul dan sering kali digunakan untuk mengiringi tarian perang. Untuk jenisnya sendiri, Tifa memiliki lima jenis alat musik berlainan dengan hasil suara yang serupa-sama cantik.

Mulai dari Tifa Jekir, Tifa Bas, Tifa Jekir Potong, Tifa Potong, sampai Tifa Dasar.

2. Alat Musik Pikon

Alat Musik Pikon - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Selain Tifa, alat musik yang termasuk dalam kesenian tradisional Papua adalah Pikon. Ini merupakan alat musik yang cenderung sering dimainkan oleh pria dikala program budbahasa atau pesta rakyat.

Dalam bahasa Baliem, kata Pikon atau Pikonane sendiri mempunyai arti bunyi.

Alat musik tradisional Papua ini lazimnya berasal dari suku Dani, yang mana penduduk di suku tersebut kerap memainkannya sesaat sesudah bekerja.

Menariknya, konon berdasarkan masyarakat yang sering memainkan Pikon, menganggap bila alat musik ini justru menciptakan suara yang sumbang.

Tapi, seiring dengan perkembangan zaman, sekarang alat musik Pikon punya suara yang merdu dan kerap dimainkan untuk acara yang sifatnya hiburan semata.

Keotentikan dari alat musik tradisional Pikon lah yang membuatnya dikenal. Sebab faktanya enggak siapa saja mampu memainkan alat musik ini lho, bahkan menurut masyarakat Papua, Pikon termasuk salah satu alat musik yang cukup rumit.

3. Alat Musik Butshake

Alat Musik Butshake - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Alat musik Butshake lazimdimainkan selaku musik pengiring tarian saat pesta budpekerti. Asalnya sendiri dari Muyu, Kabupaten Marauke. Kesenian tradisional Papua ini dianggap unik, karena bentuknya yang yang dibuat dari biji kenari dan bambu.

Tidak cuma bentuknya saja yang unik, Butshake juga mengeluarkan suara yang khas lho, adalah seperti gemericik air ketika diayunkan dengan tangan. Penyebabnya tak lain dari gesekan antara buah kenari dan bambu yang ada di dalam alat musik ini.  

4. Alat Musik Atowo

Alat Musik Atowo - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Alat musik selanjutnya yang tergolong dalam kesenian tradisional Papua yakni Atowo. Instrument ini punya bentuk menyerupai Tifa dengan ukuran lebih kecil, sehingga lebih ringan dikala dibawa dengan tangan kosong.

Karena bentuknya seperti Tifa, Atowo dimainkan dengan cara dipukul pada segi atas dan segi yang lain dipegang dengan tanan.

Nah, jika kau termasuk orang yang kidal, bermakna tabuhlah Atowo dengan tangan kiri, sementara ajudan berfungsi untuk memegang bab bawah alat musik tersebut, begitupun sebaliknya ya.  

Atowo ini biasa digunakan untuk mengiringi upacara budpekerti atau pesta rakyat dengan santapan tarian budpekerti untuk menghibur masyarakat.

5. Alat Musik Kecapi Mulut

Alat Musik Kecapi Mulut - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Mungkin ini yakni salah satu kesenian tradisional Papua yang mampu kamu peroleh di Museum Loka Budaya Universitas Cendrawasih, Jayapura.

Instrumet Kecapi ekspresi yang dibuat dari bamboo wuluh dan konon diandalkan berasal dari suku Dani yang tinggal di Lembah Baliem.

Butuh teknik khusus untuk mampu memainkan alat musik yang satu ini. Ya, seorang pemain Kecapi mulut mesti menjepit alat musik tersebut diantara bibirnya, kemudian ditiup sembari mempesona tali dari alat musik tersebut.

Suara yang dihasilkan dari Kecapi ekspresi bergotong-royong tidak terlalu keras, sehingga alat musik ini cuma dimainkan ketika acara kecil saja yang sifatnya menghibur.

Tari Tradisional

Setiap provinsi di Indonesia tentu saja memiliki tarian tradisional sendiri selaku bagian dari warisan yang diturunkan oleh para leluhurnya.

Nah, mengatakan perihal kesenian tradisional Papua, wilayah yang terletak di Timur Indonesia ini punya banyak tarian yang kerap dipentaskan saat pesta rakyat maupun upacara budpekerti.

Berikut beberapa tari tradisional khas Papua yang telah dirangkum CekAja dari aneka macam sumber.

6. Tari Sajojo

Tari Sajojo - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Bisa dibilang Tari Sajojo ini ialah kesenian tradisional Papua yang paling dikenal di seluruh tanah air. Tarian ini kerap dipertunjukkan dikala ingin menyambut tamu besar atau berbagai acara penting lainnya di kawasan Papua.

Tari Sajojo ini punya rancangan yang dinamis, di mana para penari baik laki-laki maupun wanita akan secara bantu-membantu melompat dan menghentakkan kakinya begitu alat musik pengiring, seperti Tifa telah dimainkan.

Dalam perkembangannya kini, tarian yang juga diiringi dengan Lagu Sajojo ini juga telah menggunakan musik modern lho. Sehingga masyarakat akan tetap bersemangat saat menonton tarian tersebut, dan kesenian ini pun enggak bakal tergerus oleh zaman.

7. Tari Fela Mandu

Tari Fela Mandu - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Berbeda dari Tari Sajojo, kesenian tradisional Papua berikutnya yang diartikan selaku tarian perang ialah Tari Fela Mandu. Tarian ini diyakini berasal dari Puyo Kecil, suatu daerah di Sentani Tengah, Papua.

Tari Fela Mandu konon diciptakan oleh para leluhur, adalah orang-orang Amatali, Putali dan Abar, yang mau pergi berperang lalu mendapatkan kemenangan setelah berhasil melawan orang-orang dari suku Sekori, Sebeya, dan Sewiron dari wilayah Abar, Sentani Tengah.

Saat ini tarian tersebut hanyalah sebagai simbolik untuk menghargai para leluhur. Di mana Tari Fela Mandu biasa dipentaskan dalam program besar yang sifatnya menghibur.

Dengan diiringi alat musik Tifa dan Wakhu, Tari Fela Mandu ditarikan oleh pria lengkap memakai busana tradisional dan peralatan perang.

(Baca Juga: Wisata Taman Nasional Lorentz, Surga di Tanah Papua)

8. Tari Musyoh

Tari Musyoh - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Kesenian tradisional Papua yang lain yang termasuk dalam kategori tarian adalah Tari Musyoh. Tarian ini ialah salah satu tari sakral yang ada di Papua, dengan rata-rata penari yakni sekelompok laki-laki.

Tari Musyoh memiliki arti untuk mengusir arwah yang gentayangan akibat kecelakaan kematian yang dialaminya.

Menurut akidah suku adat Papua, seseorang yang meninggal alasannya adalah gesekan atau kecelakaan niscaya arwahnya tidak mampu pergi dengan hening. Maka dari itu, diperlukan tarian yang sakral mirip Tari Musyoh untuk bantu mengusir dan menenangkan arwah tersebut.

Tarian ini dijalankan dengan memakai koteka, rok rumbai, dan tameng. Kemudian untuk alat musik pengiringnya, yaitu dengan menggunakan Tifa.

9. Tari Suanggi

Tari Suanggi - Daftar Kesenian Tradisional Papua yang Bikin Takjub Wisatawan

Terakhir, kesenian tradisional Papua ialah Tari Suanggi. Tarian dari Papua Barat ini konon bercerita tentang seorang suami yang bersedih alasannya ditinggal mati oleh istrinya.

Dalam iman suku Papua, kata “Suanggi” diartikan sebagai roh jahat. Makanya jangan heran jika tarian tradisional yang satu ini punya nuansa magis alasannya gerak tarinya mirip sedang melaksanakan ritual.

Jalan-jalan ke Papua Yuk, Bisa Lebih Hemat dengan Kartu Kredit

Itu tadi sembilan kesenian tradisional Papua. Menurut banyaknya sumber yang CekAja dapatkan nih, ternyata waktu terbaik untuk berkunjung ke daerah di Ujung Timur Indonesia tersebut yakni dikala bulan Oktober.

Karena di bulan itu, terdapat dua festival berkala yang diselenggarakan oleh pemerintah setempat, yaitu Festival Seni Budaya Papua Barat di Manokwari pada 7 hingga 11 Oktober, serta Festival Pesona Bahari Raja Ampat di Pantai Waisai Torang Cinta pada 18 sampai 22 Oktober.

Nah, supaya saja jelang festival tersebut, pandemi Corona di Indonesia sudah membaik ya. Sehingga kamu bisa pergi berlibur ke Papua.

Kalau belum pun, enggak perlu bersedih. Itu tandanya kau masih bisa menabung biar rekreasi yang dilaksanakan nanti menjadi lebih bermakna dan tak pusing mempertimbangkan uang.

Selain menabung nih, kamu juga bisa sembari apply kartu kredit, alasannya menggunakan kartu kredit bisa jauh lebih hemat lho, khususnya dalam pembelian tiket pesawat.

Bahkan, beberapa produk finansial yang satu ini juga sudah dilengkapi dengan asuransi perjalanan dari bank penerbit produk tersebut.

Masih resah ingin memakai kartu kredit yang mana? Bandingkan saja dahulu di CekAja.com.

Lewat layanan kami, kau mampu membandingkan produk kartu kredit yang sekiranya paling cocok dengan kebutuhanmu.

Terus, kamu enggak perlu repot lagi apply di website bank nya lho, sebab kamu bisa pribadi mengajukannya di CekAja.com, lebih simpel bukan?

Untuk gosip lebih lanjut, secepatnya datangi laman CekAja.com dan dapatkan penawaran terbaik dari kartu kredit yang kau ejekan di sini.