0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Ciri-Ciri Mata Minus Yang Wajib Kau Pahami Beserta tips Mengatasinya

Zaman dahulu duduk perkara mata kerap disebabkan karena membaca sambil tiduran atau menonton televisi. Namun dikala ini persoalan mata juga disebabkan oleh gagdet bahkan juga terjadi pada belum dewasa.

ciri-ciri mata minus

Padahal, sebanyak 80 persen informasi yang masuk ke otak lewat mata. Oleh karena itu, mata mesti terus dijaga. Sayangnya, tak banyak orang yang peduli dengan kondisi kesehatan matanya. Akibatnya, mereka mengalami problem di mata. Salah satunya adalah gangguan refraksi.

Idealnya, mata wajar dapat menyaksikan jarak erat maupun jarak jauh dengan tepat. Hal ini dikarenakan kornea dan lensa memfokuskan objek dengan terperinci ke retina. Namun gangguan refraksi membuat anatomi mata berubah sehingga penglihatan menjadi kabur.

Mata minus juga diketahui dengan istilah rabun jauh atau myopia. Rabun jauh pada belum dewasa maupun akil balig cukup akal mempunyai ciri-ciri antara lain:

  • Pandangan jadi kabur atau tidak fokus ketika melihat objek dengan jaraknya jauh.
  • Terpaksa memicingkan mata untuk mampu melihat objek yang jauh agar lebih terperinci.
  • Sering sakit kepala akibat mata yang terus berkontraksi.
  • Pandangan menjadi kabur dikala mengemudikan kendaraan di malam hari.

Rabun jauh bisa terjadi semenjak periode kanak-kanak. Karena itu, orang renta perlu memeriksakan mata Si Kecil kalau mendapatkan gejala berikut ini padanya:

  • Sering memicingkan mata.
  • Saat menonton televisi, selalu duduk mendekat ke layar dengan alasan agar lebih terang menyaksikan.
  • Harus duduk di dingklik paling depan dikala mencar ilmu di kelas agar bisa melihat papan tulis dengan terang.
  • Kerap tidak terang melihat eksistensi objek yang letaknya jauh dari pandangannya.
  • Mengedip-ngedipkan mata secara berlebihan.
  • Sering mengusap-usap mata.

Alasan Mata Minus

Pada mata wajar ada dua bagian mata yang mesti berfungsi dengan baik adalah, kornea yang kornea yang berbentuk setengah lingkaran, bening, dan menempel di permukaan terdepan bola mata. Selain itu, lensa mata, suatu struktur bening yang terletak di belakang iris dan pupil mata.

Pada mata dengan pandangan wajar , kedua bab mata yang berfungsi memfokuskan cahaya tersebut mempunyai lengkung yang halus mirip permukaan kelereng. Jika kornea atau lensa mata mengalami perubahan bentuk lengkungan, cahaya yang masuk ke mata tidak akan bisa dibiaskan dengan tepat. Kondisi ini disebut gangguan refraksi.

Mata minus atau rabun jauh diakibatkan oleh bentuk bola mata yang lebih panjang dari wajar atau lengkungan kornea mata yang terlalu cembung. Kondisi ini membuat cahaya yang masuk ke mata tidak terkonsentrasi dengan sempurna di retina dan malah terkonsentrasi di depan retina. Hasilnya, objek-obyek yang letaknya jauh jadi tampakburam.

Faktor yang Meningkatkan Mata Minus

Selain sebab dilema pada mata ada beberapa aspek antara lain:

Faktor genetik

Rabun jauh ialah keadaan yang cenderung diturunkan dalam keluarga. Kalau salah orangtua mengalami rabun jauh, kemungkinan anaknya untuk mengidap mata minus akan lebih besar. Risiko untuk mengalami rabun jauh akan bertambah tinggi lagi kalau kedua orang tua juga mengalami mata minus.

Terlalu sering membaca dan memandang layar dalam jarak dekat

Orang yang banyak membaca, menulis, serta memandang layar komputer mempunyai risiko lebih besar untuk mengalami rabun jauh. Waktu yang dihabiskan bermain game di depan monitor dan gawai, maupun menonton televisi juga bisa mempengaruhi kondisi kesehatan mata seseorang.

Kondisi lingkungan

Beberapa penelitian mendukung dugaan bahwa terlalu banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan dan jarang beraktivitas di luar ruangan, juga mengembangkan risiko mengalami rabun jauh.

Makanan untuk Menjaga Kesehatan Mata

Semua masakan yang mengandung vitamin A dan C elok untuk pertumbuhan mata, utamanya untuk belum dewasa. Adanya mineral lutein dan zeaksantin pada masakan tersebut pribadi bekerja di retina.

Wortel

Wortel mampu menghilangkan minus ialah mitos, tetapi yang benar yakni wortel dengan kandungan gizinya berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata. Wortel mengandung beta-karoten yang tinggi. Kandungan ini mampu menjaga dan memajukan fungsi mata.

Ikan

Ikan yang mengandung asam lemak omega-3 mirip salmon, tuna, sarden, dan makarel membantu mempertahankan kesehatan mata. Nutrisi tersebut dapat melumasi mata anak sehingga terhindar dari mata kering. Konsumsi ikan secara terorganisir juga membantu mengurangi risiko terkena penyakit mata mirip katarak dan degenerasi makula.

Kacang

Kacang-kacangan seperti almond, pistachio, dan kenari baik untuk kesehatan mata khususnya pada belum dewasa. Kacang kaya vitamin E yang memiliki antioksidan yang membantu penglihatan. Makan kacang setiap hari efektif untuk menertibkan mata minus atau miopia.

Sayuran

Sayuran hijau mirip kale dan bayam mengandung lutein dan zeaksantin yang tinggi. Karotenoid ini memiliki sifat antioksidan yang menangkal radikal bebas di mata. Kandungan ini juga membantu mencegah katarak dan degenerasi makula.

Buah beri dan jeruk

Ragam jenis buah beri, seperti stroberi atau blueberry dan juga jeruk kaya akan vitamin C. Kandungan ini mampu meningkatkan tata cara kekebalan badan anak sehingga dapat melawan infeksi mata dan penyakit yang lain.

Rabun Jauh

Selain mata minus, ada juga mata plus atau rabun jauh. Gangguan refraksi ini kebalikan dari miopia. Orang-orang yang memiliki hiperopia dapat melihat dengan terperinci objek yang jauh. Namun penglihatannya buram ketika menyaksikan objek jarak akrab.

Oleh akibatnya mereka memerlukan lensa mata plus. Sebab jika tidak, mampu mengakibatkan kelelahan mata, kelelahan, dan sakit kepala saat melakukan pekerjaan jarak erat.

Konon mata plus atau hiperopia disebabkan sumbu bola mata yang lebih pendek dari rata-rata atau kornea yang lebih rata. Akibatnya cahaya atau penglihatan akan difokuskan di belakang retina.

Selain itu ada faktor lain adalah penuaan. Tapi ada juga anak-anak yang lahir dalam keadaan mata plus. Ini dikarenakan adanya aspek bawaan.

Mata Silinder

Terakhir astigmatisme atau mata silinder. Gangguan refraksi ini disebabkan oleh kecembungan kornea yang lebih besar di salah satu sudut atau axis. Hal ini menjadikan ada ada 2 titik fokus atau lebih pada retina. Oleh hasilnya, diharapkan lensa silinder untuk membuat hanya ada satu titik konsentrasi.

Astigmatisme terjadi alasannya faktor keturunan. Tetapi mampu juga disebabkan oleh faktor lingkungan. Tak jarang mata silinder timbul bersama-sama dengan mata minus.

Gejalanya mencakup pusing, melihat arah vertikal benda dengan sungguh terperinci sementara arah horizontal buram atau sebaliknya, pandangan kabur, serta melihat suar mirip komet di sekitar lampu.

Senam Mata

Dengan beragam kebiasaan menggunakan ponsel dan juga komputer banyak orang  yang merasa bila matanya cepat letih. Apalagi bagi mereka yang sudah memiliki gangguan pada mata. Oleh alasannya adalah itu ada beberapa hal yang mampu dijalankan, misalnya senam mata. Berikut beberapa hal gerakan mata yang terbukti bisa meminimalisir capek pada mata.

Memutarkan mata

Gerakan paling mudah dari senam mata adalah menggerakkan mata dengan gerakan melingkar, searah jarum jam. Ulangi gerakan ini minimal lima kali. Lalu, ulangi lagi lima kali untuk gerakan memutar bertentangan arah jarum jam.

Dekat Jauh

Sesuai nama gerakannya, gerakan senam mata ini akan melatih otot mata dengan memfokuskan pandangan pada objek yang erat dan jauh secara bergantian. Caranya, fokuskan mata kita pada jari yang diposisikan sekitar 30 cm di depan tampang, lurus dengan posisi mata.

Setelah lima detik, alihkan fokus pada suatu objek yang berada sekitar tiga meter dari posisi mata. Sekali lagi, pindahkan konsentrasi mata pada obyek yang berada kira-kira 10 meter dari posisi kita. Ulangi gerakan dari awal sebanyak tiga kali.

Pijat Kelopak

Bukan menggerakkan bola mata, kali ini gerakannya menggunakan jari kita untuk menekan kelopak mata bagian atas. Lakukan dengan perlahan dan dengan tekanan yang ringan. Tahan tekanan selama tiga detik, lepaskan, kemudian ulangi sebanyak sepuluh kali.

Dengan berkala melaksanakan senam mata, agar mata mampu menjadi lebih segar. Selain itu, senam mata juga bisa mengendalikan organ pandangan kita dari gangguan kesehatan mirip mata minus.

Periksa Mata Secara Rutin

Ternyata, sama dengan gigi, mata juga mesti diperiksa secara berkala . Apalagi bagi penderita rabun jauh atau erat yang telah memakai kacamata selaku alat bantu melihat.

Bagi belum dewasa sampai usia 17 tahun, dianjurkan untuk diperiksa setiap sekurang-kurangnya6 bulan sekali. Sementara orang dewasa dianjurkan mengusut mata setiap sekurang-kurangnyasatu tahun sekali. Hal ini dikarenakan penambahan refraksi mata anak terjadi condong lebih singkat.

(Baca Juga: Cara memilih Softlens yang Bagus, Aman, dan Nyaman untuk Pemula)

Selain itu, ternyata ada pula waktu paling optimal untuk memeriksakan mata. Disarankan investigasi mata dilaksanakan ketika mata tidak dalam keadaan letih alasannya adalah bisa menghipnotis akibatnya. Pemeriksaan mata direkomendasikan dilakukan di pagi atau siang hari. Daripada memaksakan pemeriksaan di hari kerja, bisa pula memilih melakukan memeriksakan mata di selesai pekan.

Kacamata Hitam ketika Berkegiatan di Luar Ruangan

Bukan cuma kulit yang perlu dijaga selama berada di ruangan terbuka, mata pun demikian. Namun pastinya dengan cara yang berlawanan. Saat cuaca terik atau bahkan sedikit mendung sekalipun, sebaiknya pakai kacamata hitam untuk melindungi mata dari paparan sinar UV matahari.

Dalam jangka panjang, radiasi berlebihan dari sinar matahari dapat berisiko mengakibatkan katarak, penebalan jaringan di lapisan luar mata (pinguecula), serta persoalan mata lainnya.

Selain itu, hindari rokok yang ternyata juga bisa merusak mata. Perokok aktif berisiko lebih tinggi mengalami degenerasi makula, katarak, uveitis, bahkan kebutaan. Maka itu, berhenti merokok secepat mungkin guna menjaga kesehatan mata sejak masih muda. Meski begitu, jauhi juga asap rokok. Menjadi perokok pasif mampu sama berbahayanya dengan perokok aktif.