0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Ciri-Ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis-Jenisnya

Bagi para orangtua, tampaknya perlu untuk mengenali ihwal ciri-ciri anak cacingan. Sebab, penyakit satu ini merupakan jenis penyakit menular yang mampu menyebabkan problem kesehatan.

Ketika cacingan ini dibiarkan terlalu usang dalam badan tanpa segera diobati, maka mampu berpeluang menghambat kemajuan dan pertumbuhan anak, dikarenakan cacing dalam badan akan menyerap nutrisi yang sebaiknya dikerjakan oleh usus.

(Baca Juga: Manfaat Minyak Ikan Bagi Pertumbuhan Anak)

Tak cuma itu, cacing tersebut bahkan bisa mengakibatkan anemia yang diakibatkan oleh perdarahan kronis pada jalan masuk cerna.

Oleh karena itu, semoga tidak telat untuk menangkal atau mengobati, yuk kita ketahui bersama tentang ciri-ciri anak cacingan.

Penyebab Cacingan

Dilansir dari Hello Sehat dan mengutip dari About Kids Health, cacingan pada anak disebabkan alasannya terdapat benalu yang hidup di dalam usus.

Nah, benalu ini biasanya berupa protozoa atau cacing kremi dan pita, yang masuk ke dalam badan serta menjadikan usus selaku kawasan tinggalnya.

Umumnya, ciri-ciri anak cacingan condong sama dan juga disebabkan oleh hal yang sama pula, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan, sering jajan asal pilih, senang bermain di tanah tanpa memakai alas kaki, bermain di perairan yang kotor, sampai sanitasi yang buruk.

Ciri-ciri Anak Cacingan

Perlu dimengerti bahwa ciri-ciri anak cacingan berlawanan-beda, tergantung dari jenis apa yang tengah berada di dalam tubuhnya, yang mana penjelasan lengkapnya bisa dilihat sebagaimana yang dilansir dari situs hellosehat.com berikut ini:

1. Cacing Kremi (Enterobius Vermicularis)

Jenis cacingan satu ini ialah jerawat usus pada anak yang diakibatkan oleh cacing parasit kecil.

Sehingga, bawah umur yang mengalami cacingan karena cacing kremi condong tidak pertanda ciri-ciri yang terlihat.

Selain itu, jenis cacingan ini juga merupakan yang paling lazim dialami oleh belum dewasa, utamanya di usia sekolah.

Ketika belum dewasa sudah merasa puas bermain, maka umumnya mereka akan pribadi memakan makanan tanpa mencuci tangan apalagi dulu.

Hal inilah yang menciptakan telur cacing yang melekat pada jari ikut masuk ke dalam mulut, yang kemudian telur tersebut menetas di usus kecil dan masuk ke usus besar.

Nah, di dalam usus besar lah cacing kremi akan menetap serta mengambil makanan. Setelah remaja, maka cacing kremi betina akan menuju ke anus untuk mengeluarkan telur.

Ini juga yang menjadi penyebab salah satu ciri-ciri anak cacingan yaitu mencicipi gatal di area anus.

Ciri-ciri Anak Cacingan Akibat Cacing Kremi 

  • Gatal yang terjadi secara intens di area anus
  • Sulit tidur karena merasakan gatal tersebut
  • Area sekitar anus akan terasa nyeri hingga terjadi iritasi
  • Ditemukan cacing kremi pada tinja
  • Ciri cacing kremi yang menimbulkan cacingan pada anak biasanya berwujud mirip bagian benang kecil berwarna putih.

2. Cacing Pita (Taenia sp.)

Pada lazimnya , ciri-ciri anak cacingan yang diakibatkan oleh cacing pita tidak mencicipi tanda-tanda apapun, alasannya memang sukar dideteksi.

Tak cuma anak-anak, orang remaja pun juga mampu berisiko menelan cacing pita jika makan daging sapi atau daging babi yang belum matang.

Ciri-ciri Anak Cacingan Akibat Cacing Pita

  • Sakit perut
  • Mual
  • Tubuh yang terasa lemah dan lemas
  • Menurunnya berat tubuh
  • Hilangnya nafsu makan

Apabila gejala abses cacing pita sudah menyebar hingga ke bab badan yang lain, maka hal tersebut bisa mengakibatkan masalah kesehatan yang serius, mirip kerusakan pada organ dan jaringan.

Selain itu, ciri-ciri anak cacingan yang diakibatkan oleh cacing pita lainnya berbentukiritasi di area perianal, atau sekitar sekitar anus.

3. Cacing Tambang (Necator Americanus)

Cacing tambang itu sendiri memiliki ciri-ciri yang menempel pada usus dengan verbal mereka dan menghisap darah.

Kemudian mereka akan masuk lewat kulit kaki serta akan menginfeksi bagian dalam tubuh lewat ajaran darah, seperti paru-paru dan jantung.

Selain itu, tak jarang pula jenis cacing ini menjadikan anemia pada anak, yang menciptakan menurunnya imunitas badan serta menghipnotis kecerdasan anak.

Ciri-ciri Anak Cacingan Akibat Cacing Tambang

  • Diare
  • Demam
  • Mual
  • Gatal pada area dimana larva masuk ke dalam kulit
  • Ditemukannya darah pada feses bayi, kalau cacing telah menginfeksi usus
  • Nyeri perut yang hilang timbul sehingga membuat bayi menjadi sungguh rewel
  • Anemia (anak akan terlihat pucat)

Perlu dikenang bahwa tidak semua anak yang mengalami cacingan akan memiliki ciri-ciri yang baru saja disebutkan di atas, utamanya jika kondisi masih tergolong ringan.

Akan tetapi, jikalau infeksi sudah terlihat cukup parah, 30 menit sesudah terkontaminasi cacing tambang, maka anak akan merasa gatal dan nyeri mirip ditusuk.

4. Cacing Gelang (Ascariasis Lumbricoides)

Selanjutnya ialah ciri-ciri anak cacingan yang diakibatkan oleh cacing gelang. Umumnya, cacing ini dapat menular dari kuliner dan minuman yang sudah terkontaminasi sebelumnya.

Cacing gelang merupakan salah satu jenis cacing yang sering ditemukan di lingkungan yang kurang bersih serta tinggal di kawasan dengan suhu yang hangat.

Berbeda dengan cacing kremi yang memiliki wujud kecil, cacing gelang remaja justru mampu mencapai lebih dari 30 cm.

Akan tetapi, kamu baru mampu mengetahui ukurannya dikala cacing berhasil ke luar serentak dengan tinja.

Ciri-ciri Anak Cacingan Akibat Cacing Gelang

  • Batuk
  • Nyeri Perut
  • Mual sampai Muntah
  • Menurunnya Berat Badan
  • Terdapat Cacing pada Tinja
  • Lesu
  • Demam

Perlu dikenali bila tidak segera ditangani, maka cacingan pada anak yang diakibatkan oleh cacing gelang bisa menyebabkan masalah kesehatan yang cukup serius, mirip anemia hingga kelemahan gizi.

Gejala Umum Anak Cacingan yang Praktis Terlihat

Apabila dilihat dari ciri-ciri anak cacingan yang gres saja kita diskusikan di atas, mungkin akan terasa lebih susah untuk mendeteksinya, apalagi jika didasari oleh jenis-jenis cacing tersebut.

Oleh alasannya adalah itu, terdapat beberapa gejala umum yang mampu lebih muda dilihat jika anak mengalami cacingan, adalah ialah:

  • Nafsu makan yang menurun secara tiba-tiba
  • Sakit perut dan perubahan tinja
  • Mengalami sulit tidur, seringkali juga menimbulkan mengompol
  • Jika terjadi pada anak wanita, maka akan muncul kemerahan dan gatal di area sekitar vagina
  • Di dalam masalah yang lebih serius, anak mampu menandakan gejala kekurangan vitamin dan mineral.
  • Batuk yang tak kunjung sembuh

Cara Mengatasi dan Mencegah Cacingan pada Anak

Setelah mengetahui tentang ciri-ciri anak cacingan, maka berikutnya ialah dengan mengenali perihal cara menanggulangi penyakit cacingan itu sendiri, yaitu yakni:

  • Rutin mencuci tangan memakai sabun

Sejak dini, ada baiknya jikalau anak mulai diajari untuk mempertahankan kebersihan tangan, utamanya setiap habis bermain di luar ruangan, sebelum dan sesudah makan, serta setiap sebelum dan sesudah menggunakan kamar mandi.

  • Selalu Menggunakan Alas Kaki Ketika Bermain di Luar Rumah

Ketika anak tengah bermain di luar rumah, maka ada baiknya kalau senantiasa memakai ganjal kaki yang bersih dan nyaman.

Sebab, hal ini juga mampu meminimalkan risiko penularan nanah cacing pada anak yang diakibatkan alasannya adalah bermain di area kotor.

  • Selalu Mengenakan Pakaian Bersih

Biasakan anak untuk selalu mengenakan busana yang bersih dan mengubahnya setiap hari. Selain itu, jangan lupa juga untuk mencuci setiap busana kotor memakai air panas, guna membunuh telur cacing yang mungkin menempel.

Selain busana kotor, amati pula bahan-materi lainnya, mirip sprei, pakaian tidur, busana dalam, dan handuk.

Perlu dimengerti bahwa cacingan pada anak harus segera teratasi sesegera mungkin. Sebab, di beberapa kasus, cacingan justru mampu menyebabkan masalah kesehatan yang lebih serius lagi.

(Baca Juga: Cara Mengatasi Anak Susah Makan)

Oleh karena itu, apabila kamu telah mulai bisa melihat ciri-ciri cacingan pada anak, ada baiknya jikalau segera diperiksakan ke dokter dan meminumkan obat cacing yang mampu kau temukan di apotik.

Selain itu, selaku bentuk santunan ekstra, jangan lupa juga untuk memiliki asuransi kesehatan yang bisa melindungi kau dan keluarga tersayang dari banyak sekali duduk perkara finansial yang bekerjasama dengan pengobatan dan perawatan rumah sakit, kalau diperlukan. Jadi, tunggu apa lagi? Yuk segera ejekan asuransi kesehatanmu cuma di CekAja.com.