0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Cegah Wabah Corona Masuk, Jamaah Umroh Dihentikan Masuk Arab Saudi

Arab Saudi melaksanakan langkah pencegahan untuk membendung masuk virus corona yang telah kian liar. Pihak Kerajaan bahkan hingga melarang Jamaah yang akan melakukan umroh ke Arab Saudi untuk tiba. Hal itu dilakukan semoga sepak terjang virus corona tidak kian bertambah luas.

serba-serbi ibadah haji

Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) juga telah mengganti status virus corona dari epidemik menjadi pandemi.

Penyebarannya yang telah mencapai nyaris 45 negara menciptakan statusnya tidak lagi bisa dianggap lokal.

Hingga saat ini jumlah korban tewas balasan virus corona di seluruh dunia telah meraih 2.770. Adapun jumlah orang yang sudah terinfeksi meraih 81.322 orang.

Cepatnya penyebaran virus corona membuat sejumlah negara memberlakukan larangan masuk bagi warga negara Cina yang ingin datang. Indonesia sendiri bahkan sudah memberhentikan sementara jadwa penerbangan dari dan ke Cina.

Selain itu, beberapa komoditas binatang hidup juga dihentikan sementara izin impornya untuk masuk dari Cina. Mengutip CNBC Indonesia, penyebaran virus corona juga sudah masuk ke wilayah Eropa.

Padahal jikalau dijumlah jaraknya, daratan Cina dan benua eropa membentang jarak sepanjang 6.772 kilometer (km). Sebanyak 15 negara di benua tersebut dikabarkan sudah terpapar virus corona.

Seakan tak bisa dibendung, kawasan Timur Tengah juga berhasil disusupi oleh corona, Irak, Iran, Kuwait, Uni Emirat Arab, Oman dan juga Bahrain kesannya mampu dijebol oleh Corona.

Negara yang gres saja melarang masuk warga negara asal Cina dan beberapa negara lain yang sudah terinfeksi corona adalah Arab Saudi. Nah berikut merupakan 3 fakta menawan dari larangan tersebut.

(Baca juga: Inilah Manfaat Asuransi Ibadah Umroh Yang Perlu Kamu Ketahui)

1. Aktivitas umroh dihentikan sementara bagi jamaah di luar Arab Saudi

Kerajaan Arab Saudi menetapkan untuk menghentikan penerimaan jamaah umroh dari seluruh dunia, tergolong Indonesia.

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona masuk ke Arab Saudi.

Untuk itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengimplementasikan beberapa kebijakan yang diantaranya menghentikan izin masuk untuk pelaksanaan umroh dan ziarah ke Masjid Nabawi.

Selain itu, larangan izin masuk juga diberlakukan bagi negara yang mempunyai riwayat terserang corona.

2. Larang juga berlaku bagi pemegang kartu identitas nasional

Selain melarang perjalanan masuk bagi pemebang visa umroh ataupun visa berlibur, Kerajaan Arab Saudi juga membatasi perjalanan bagi pemegang Kartu Identitas Nasional dari dan ke kerajaan.

Meski begitu terdapat pengecualian yang diberikan bagi warga Arab Saudi yang pergi meninggalkan negaranya yang memakai kartu identitas nasional.

Untuk warga negara pemegang Kartu Identitas Nasional yang ingin masuk ke Arab Saudi akan di telusuri terlebih dulu riwayat perjalanan yang bersangkutan

Selain itu untuk warga negara yang tergabung dalam Dewan Kerja Sama Teluk yang mau kembali ke Arab Saudi mesti menunjukkan kartu identitas nasional.

3. Kementerian Agama menghargai keputusan tersebut

Nah buat kau yang bermaksud melaksanakan kegiatan umroh dalam waktu dekat ini, jangan kecil hati.

Jika kondisi sudah aman mungkin kamu bisa mulai kembali melaksanakan niat baik tersebut. Kementerian Agama Indonesia menyambut aktual langkah yang diambil oleh Kerajaan Arab Saudi.

Oleh alasannya adalah itu, proses pengajuan visa umroh dan juga visa yang lain ke Arab Saudi mulai hari ini (27/2) dilarang sementara.

Biro perjalanan umroh juga diminta untuk secara aktif memberikan gosip tersebut kepada konsumennya.

Indonesia sendiri merupakan salah satu penyumbang devisa bagi Arab Saudi dari segi perjalanan umroh dan haji.

Paling tidak sekitar 1,4 juta orang setiap tahunnya berangkat ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah bagi umat muslim tersebut.

(Baca juga: Daftar Agen Travel Haji dan Umroh Terbaik dan Terpercaya 2020)

4. Persiapkan Tabungan Umroh

Adanya larangan tersebut bisa kamu manfaatkan untuk mengumpulkan dana guna keperluan umroh. Kamu bisa mengembangbiakkan “uang’ kamu melalui produk investasi kontemporer.

Reksadana mampu jadi opsi investasi yang mempesona untuk dicoba. Pasalnya dengan instrumen investasi tersebut kau mampu “tutup mata” atas dana yang kau benamkan.

Karena telah ada Manager Investasi yang mengelolanya. Kamu hanya perlu jenis reksadana apa yang ingin dibeli.

Apakah pasar duit, adonan, saham atau pendapatan tetap. Manager Investasi akan menjelaskannya dengan senang hati ihwal risiko dan juga profit yang kemungkinan bisa ditemukan.

Nah keuntungan dari hasil Investasi tersebut mampu dipakai untuk menambah dana umroh atau haji kamu.

Bingung? Akses CekAja.com dan kau mampu menemukan produk investasi yang sesuai dengan keperluan kamu.

[widg-inv]