0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Cara Dan Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah

KNGInfo.com – Membeli sebuah rumah yang dulunya merupakan bekas tinggal orang lain. Tentu nama yang tertera didalam sertifikat tanah tersebut adalah bukan nama anda. Nah bagi anda yang memang ingin nama sertifikatnya diganti dengan nama anda selaku pemilik baru dari rumah tersebut. Berikut adalah cara mengurusnya dan juga penjelasan lengkapnya.

Langkah dan Proses Pendaftaran Tanah

  • Pertama yang harus dilakukan adalah pengumpulan dan pengolahan data fisik yang didapatkan dari pengukuran serta pemetaan.
  • Langkah kedua adalah pengumpulan dan pengolahan data yuridis yang terwujud dalam buku tanah.
  • Penerbitan surat tanda bukti hak berbentuk sertifikat yang merupakan salinan buku tanah.
  • Penyajian data fisik dan juga data yuridis.
  • Penyimpanan daftar umum dan juga dokumen.

Setelah kelima langkah diatas telah selesai, maka rangkaian kegiatan initial registration telah selesai. Namun apabila dimasa mendatang terjadi perubahan atas tanah tersebut. Baik kepemilikan, pemecahan ataupun penggabungan tanah maka diwajibkan untuk mencatatkan perubahan tersebut. Baik data fisik ataupun yuridis ke kantor pertanahan. Untuk Kabupaten Kuningan, berikut adalah alamat lengkapnya :

Jl. RE Martadinata No. 84 Ciporang, Kuningan Jawa Barat.

No Telpon : 0232-871582

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah / Rumah

Untuk melegalkan perubahan data yuridis tersebut, jelas sangat dibutuhkan data dan juga tahapan prosedur. Dimana dalam melegalkannya terdapat dua jalur yang dapat anda pilih untuk pencatatan perubahan data yuridis. Yaitu mengurus ke kantor pertanahan ataupun meminta bantuan ke Pejabat Pembuat Akta Tanah ( PPAT ).

  1. Meminta bantuan PPAT : Disini anda harus menyerahkan berkas permohonan balik nama yang ditandatangani oleh pembeli, akta jual beli dari PPAT, sertifikat tanah asli, KTP pembeli dan juga penjual, bukti pelunasan setor pajak pajak penghasilan ( SSP Pph ) dan juga bukti pelunasan surat setoran bea perolehan hak atas tanah dan bangungan ( SSBPHTB ).
  2. Mengurus Sendiri : Data yang diperlukan sama seperti jika anda menggunakan jasa PPAT akan tetapi ditambah dengan dokumen surat pengantar dari PPAT, Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan ( SPPT PBB ), Izin Peralihan Hak ( untuk rumah susun dan tanah negara ), dan surat pernyataan calon penerima hak.

Setelah semua berkas terkumpul, langkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam proses mengganti nama sertifikat tanah adalah :

  1. Bawa berkas ke kantor pertanahan, setelah itu pihak kantor pertanahan akan mengeluarkan bukti penerimaan permohonan balik nama.
  2. Kantor pertanahan selanjutnya akan mencoret nama pemegang hak lama dengan tinta hitam dan mengubahnya dengan nama pemegang hak baru di buku tanah serta sertifikat.

Biasanya langkah tersebut akan selesai dalam jangkau waktu kurang lebih 14 hari setelah pengajuan tersebut dilakukan ke badan pertanahan didaerah tempat anda tinggal.

Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah / Rumah

  • Sebelum anda melakukan transaksi dalam balik nama sertifikat tanah ataupun rumah. Pastikan terlebih dahulu bahwa sertifikat yang dikeluarkan lembaga tersebut memang benar asli yakni dari badan pertanahan setempat. Biaya untuk mengecek keabsahan dari sertifikat tanah tersebut sekitar Rp. 25.000,- sampai dengan Rp. 100.000,-. Jika kavling yang akan dibeli akan lebih baik dibuktikan terlebih dahulu bukti kepemilikannya ke kantor kelurahan atau kecamatan setempat.
  • Untuk biaya pengurusannya sendiri tergantung dari nilai NJOP tanah. Kita ambil contoh jika nilai tanahnya sebesar Rp. 8.000.000,- maka biayanya menjadi Rp. 108.000,- dengan waktu pengurusan kurang lebih sekitar lima hari kerja.
  • Jika anda menggunakan jasa notaris dalam balik nama sertifikat tanah ini, biayanya sekitar 0,5% sampai dengan 1% dari total nilai transaksi. Dimana harga tersebut sudah termasuk pembuatan Akta Jual Beli ( AJB ), balik nama dan juga jasa notaris. Dengan waktu pembuatannya sekitar 30 hari.

Anda jangan sampai meremehkan proses balik nama sertifikat tanah atau rumah ini. Mengingat rumah merupakan investasi masa depan yang sangat menjanjikan.

Sumber : lamudi.co.id