0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Bisnis Baju Tidur Di Masa Pandemi Laris Manis. Masih Ragu Untuk Coba?

Jika berbicara perihal bisnis baju tidur di kala pandemi, rasanya makin hari semakin berlangsung tanpa kendala. Bagaimana tidak, di kala pandemi seperti saat ini orang-orang sudah pasti tidak melakukan kegiatan ke luar kalau tidak terlalu penting.

Dengan begitu, aktivitas pun lebih banyak dilaksanakan di dalam rumah. Dan pastinya, hal tersebut membuat baju rumah atau baju tidur makin sering digunakan.

Sehingga, orang-orang terutama para wanita cenderung untuk berbelanja baju tidur, selaku koleksi baju yang mau dipakai sehari-hari.

Meningkatnya penggunaan baju tidur ini, menciptakan para pengusaha melihat adanya peluang bisnis baju tidur di periode pandemi yang cukup menggiurkan, dan bisa dimanfaatkan.

Maka dari itu, tidak heran apabila bisnis baju tidur di abad pandemi semakin banyak dan model baju tidur pun makin beraneka ragam.

Tren Baju Tidur di Masa Pandemi

Untuk bisa memanfaatkan potensi bisnis baju tidur di kala pandemi, hal pertama yang perlu kamu lakukan ialah mengetahui tren baju tidur selama pandemi berjalan.

Seperti yang dimengerti, selama pandemi baju tidur menjadi pakaian andalan dalam beraktivitas di rumah.

Hal itu dikarenakan, baju tidur lazimnya memiliki materi yang adem di kulit, ringan dan nyaman dikala digunakan. Terlebih, model baju tidur pun sungguh beragam, mulai dari piyama, kaos dan celana pendek, sampai daster yang menjadi pakaian favorit semua kalangan.

Semua model baju tidur tersebut, selama pandemi ini mengalami peningkatan pemasaran. Uniknya, tidak cuma baju-baju kalem saja (lazywear atau loungewear) yang berkembangpenjualannya, tetapi juga baju tidur berdesain modis pun sungguh laku dipasaran.

Melansir dari lifestyle.kompas.com dalam Business of Fashion, bahwa terhitung semenjak April 2020, keyword untuk penelusuran loungewear sungguh meningkat melampaui keyword workwear.

Artinya, selama pandemi orang-orang cenderung lebih membutuhkan busana-busana kalem, seperti baju tidur dibandingkan busana-busana untuk melakukan pekerjaan .

(Baca Juga: bisnis-di-tahun-2020/” target=”_blank”>Ide Bisnis ketika Pandemi Corona)

Melihat keadaan tersebut, risikonya banyak orang bahkan pebisnis yang mulai merambah bisnis baju tidur di kala pandemi. Tidak terkecuali para desainer baju formal, yang juga turut memanfaatkan potensi ini dengan mengeluarkan koleksi-koleksi lazywear.

Para desainer tersebut menjajal membuat inovasi baru untuk baju tidur, yang lebih menekankan kesan sopan dan layak untuk digunakan untuk video call atau conference call.

Dengan begitu, baju tidur atau baju rumah memiliki daya jual yang lebih tinggi, dan tidak lagi dilihat sebagai baju biasa.

Tren baju tidur di kala pandemi belum tamat sampai disitu. Sebab, di Amerika sendiri akhir-akhir ini sedang ada tren gaun tidur siang, atau yang diketahui dengan nap dress.

Ini merupakan salah satu inovasi baju tidur dalam bentuk kanal longgar, yang diberikan sentuhan seperti bulu-bulu halus atau renda yang menjadikannya tampaksemakin anggun dan mempesona.

Dengan demikian, nap dress tersebut bisa kau jadikan selaku outfit untuk melakukan video call atau conference call pekerjaan.

Atau bahkan, kau bisa menjadikannya sebagai outfit untuk foto ala-ala di halaman rumah, dengan pelengkap properti penunjang yang mampu menciptakan foto menjadi lebih aesthetic.

Jenis Baju Tidur Paling Favorit

Selain mengetahui tren baju tidur saat ini, sebelum memulai bisnis baju tidur di kurun pandemi, kau juga mesti mengenali apa saja jenis baju tidur yang menjadi favorit para wanita.

Pasalnya, jika kau menjual baju tidur yang populer dan menjadi favorit banyak orang, maka aktivitas pemasaran dari bisnis baju tidur di periode pandemi akan berjalan tanpa gangguan.

Nah, bila kamu ingin mengetahui apa saja jenis baju tidur yang menjadi favorit para wanita, di bawah ini CekAja.com telah merangkum berbagai jenis baju tidur, dan akan mengulasnya secara lengkap khusus untuk kamu. Yuk, simak bahu-membahu!

1. Piyama Katun Full Motif

Jenis baju tidur yang pertama ialah piyama katun full motif. Seperti yang dimengerti, piyama katun ini menjadi salah satu jenis baju tidur paling disukai, yang dipakai oleh banyak orang.

Maka dari itu, baju ini sangat cocok untuk dijadikan salah satu koleksi untuk bisnis baju tidur di kala pandemi yang mau kau laksanakan.

Katun sendiri merupakan jenis bahan yang sungguh tenteram dipakai, karena bisa menyerap keringat dengan baik. Selain itu, perawatan untuk baju tidur jenis ini pun sangat mudah. Sebab, kamu tidak memerlukan perawatan khusus untuk mempertahankan mutu materi ini.

Yang membuat baju tidur ini sangat menawan yaitu motifnya yang beragam. Tidak cuma motif anak-anak saja, mirip gambar aksara kartun dengan warna-warna menggemaskan, namun piyama jenis ini juga tersedia motif-motif untuk orang cukup umur, seperti motif bunga atau bahkan cuma warna-warna polos saja.

2. Piyama Satin

Jenis baju tidur yang selanjutnya adalah piyama satin. Piyama yang menunjukkan kesan elegan dan mewah dikala dipakai ini, sangat tenteram dan mempunyai tekstur seperti sutra.

Tidak cuma itu, piyama satin juga dinilai selaku salah satu tren baju tidur tahun ini, alasannya dicari dan dipakai banyak orang.

Piyama berbahan kamisol satin, selain dipakai sebagai baju tidur nyatanya juga bisa digunakan sebagai dalaman untuk pergi ke luar rumah.

Sehingga, mampu dibilang bahwa piyama satin bersifat multifungsi. Uniknya, piyama ini dikala dipakai mampu memperlihatkan seksi sekaligus classy untuk para pemakainya.

3. Overlay

Overlay merupakan jenis baju tidur, yang juga cocok dijadikan sebagai koleksi untuk bisnis baju tidur di periode pandemi. Hal tersebut dikarenakan, baju jenis ini memiliki model yang berlapis. Di mana, sebuah materi baju tidur akan ditumpuk dengan materi jenis lainnya.

Misalnya mirip, bahan satin yang digunakan selaku lapisan dalam baju, akan ditumpuk dengan materi yang lebih tipis seperti jaring sebagai lapisan luar. Oleh alasannya itu, jenis baju tidur yang satu ini disebut dengan overlay.

Baju tidur ini pun dapat memberikan kesan feminin dan seksi dikala dikenakan. Sehingga, baju ini sangat sesuai untuk dijadikan sebagai hadiah ijab kabul, ulang tahun pernikahan dan lain sebagainya.

4. Daster

Jenis baju tidur yang terakhir ialah daster. Siapa sangka bahwa daster menjadi salah satu jenis baju tidur paling disukai yang banyak digunakan.

Pasalnya, materi yang digunakan untuk daster ialah materi-bahan yang ringan dan mampu menyerap keringat, sehingga sangat nyaman untuk dipakai.

Terlebih, model daster kini sungguh bermacam-macam dengan warna-warna cerah seperti kuning, merah muda, oranye, putih, ungu muda, dan lain sebagainya yang mampu mengembangkan suasana hati dan semangat dalam menjalani aktivitas.

Harga yang disediakan untuk satu buah daster pun sangat bermacam-macam. Semua harga tersebut menyesuaikan dengan kualitas bahan yang dipakai. Meski begitu, tetapi harga untuk satu buah daster tetap murah.

Makara, kamu tidak perlu cemas kalau ingin membeli beberapa versi daster dalam jumlah banyak, untuk dijadikan selaku salah satu koleksi bisnis baju tidur di abad pandemi yang hendak kau tekuni.

Cara Mempertahankan Bisnis di Masa Pandemi

Jika di pembahasan sebelumnya kamu sudah mengetahui, bagaimana perkembangan tren baju tidur di era pandemi serta jenis-jenis baju tidur yang menjadi favorit banyak orang, maka di pembahasan kali ini kau akan mengetahui, bagaimana cara mempertahankan bisnis baju tidur di kurun pandemi yang mau kamu laksanakan.

Sejatinya, biar suatu bisnis bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 mirip ketika ini sangat sukar. Sebab, kemampuan perekonomian orang-orang secara keseluruhan menurun, sehingga daya beli kepada suatu produk pun ikut menurun.

Dengan begitu, tingkat penjualan sebuah produk dapat dikatakan menyusut, atau bahkan pada keadaan terparahnya bisnis perlahan akan mengalami kebangkrutan.

Oleh karena itu, untuk menangkal terjadinya hal-hal tersebut, kau mesti mengetahui beberapa cara menjaga bisnis baju tidur di abad pandemi, meski kamu gres ingin memulainya.

Lantas, apa saja cara mempertahankan bisnis di abad pandemi yang harus pahami? Berikut ulasannya.

Memanfaatkan kesempatan yang ada

Cara pertama yang bisa kau kerjakan untuk menjaga bisnis di era pandemi yakni dengan mempergunakan peluang yang ada. Artinya, kau bisa mengganti fokus bisnis sesuai dengan kebutuhan ketika ini.

Seperti pola, kalau sebelumnya kamu berdagang kuliner sehat, maka ketika ini kau mampu merubah konsentrasi bisnis menjadi jualan masker dan baju tidur. Sebab, di tengah suasana pandemi Covid-19 dikala ini, seruan masker dan baju tidur meningkat.

Hal tersebut dikarenakan, masker telah menjadi salah satu barang yang wajib dipakai untuk melindungi diri dari paparan virus dan kuman.

Sementara, baju tidur sendiri mengalami peningkatan usul, sebab hampir semua aktivitas sekarang dilakukan di dalam rumah memakai baju sehari-hari, tergolong baju tidur.

Dengan demikian, mempergunakan potensi yang ada dan merubah fokus bisnis tidak akan “mematikan” fokus bisnis yang telah kamu laksanakan sebelumnya, namun justru membuka kesempatan gres untuk mempertahankan roda perekonomian semoga tetap berputar.

Menjual produk yang dibutuhkan

Cara berikutnya yang juga bisa kau lakukan adalah menjual produk yang diperlukan, walaupun produk tersebut tidak sesuai dengan bisnis yang sedang kau tekuni dikala ini. Pasalnya, produk-produk tersebut dapat menaikkan angka pemasaran bisnismu secara signifikan.

Seperti misalnya, kau tengah menjalani bisnis baju tidur di periode pandemi, namun karena ketika ini penduduk membutuhkan masker, hand sanitizer dan new wajar kit lainnya, maka kau juga mampu menyediakannya sebagai produk modern dari bisnismu.

Memanfaatkan layanan online yang tersedia

Memanfaatkan layanan online yang tersedia juga menjadi salah satu cara yang perlu kamu kerjakan, untuk mempertahankan bisnis di kurun pandemi.

Kamu mampu membuat suatu aplikasi yang dapat diakses dengan gampang oleh konsumen. Atau setidaknya, kamu bisa ikut bergabung ke banyak sekali e-commerce untuk memperluas jangkauan pasar lewat dunia maya.

Dengan memanfaatkan layanan online ini, tidak cuma kau saja yang diuntungkan, namun para pelanggan juga menjadi lebih gampang dalam memenuhi kebutuhannya.

Merubah seni manajemen pemasaran yang digunakan

Cara mempertahankan bisnis di abad pandemi yang terakhir yakni dengan mengganti strategi penjualan. Apabila kau lazimnya melaksanakan pemasaran dan penawaran khusus secara konvensional, dengan cara menjajakannya pribadi di keramaian, maka sekarang saatnya untuk kamu beralih ke online marketing.

Kamu bisa memakai Facebook, Google Ads, Instagram, dan lain sebagainya untuk media tempat kamu melaksanakan penawaran khusus dan berdagang. Sebab, di abad yang telah serba digital mirip ketika ini, aktivitas bisnis yang dijalankan secara online akan jauh lebih menguntungkan, alasannya mampu meningkatkan pemasaran produk.

(Baca Juga: Daftar Pinjaman untuk UMKM)

Bisnis Baju Tidur di Masa Pandemi

Setelah mengetahui beberapa hal di pembahasan sebelumnya, terkait bisnis baju tidur di kurun pandemi, intinya yakni bisnis jenis ini sangat menguntungkan kalau dikerjakan di ketika-ketika seperti ini.

Hal tersebut dikarenakan, kebutuhan masyarakat akan baju tidur meningkat. Mengingat, selama pandemi sebagian besar penduduk melakukan acara di dalam rumah, mulai dari berguru, melakukan pekerjaan dan lain sebagainya.

Maka dari itu, baju tidur menjadi salah satu peluang bisnis yang bisa kamu manfaatkan. Karena jikalau bisnis telah berlangsung, kau akan menerima keuntungan yang menggiurkan.

Walaupun, di awal kau memerlukan modal yang cukup besar, untuk berbelanja beberapa koleksi baju tidur dan keperluan yang lain.

Namun kau tidak perlu cemas, karena kau bisa mengajukan dukungan dana tunai untuk modal usaha, apabila dana yang kau miliki dikala ini belum mencukupi. Kamu pun mampu mengajukannya dari rumah secara online melalui CekAja.com.

Di sana, kau mampu mengajukan perlindungan dana tunai untuk modal usaha sesuai dengan keperluan dan kesanggupan finansial. Selain itu, proses pengajuannya pun sungguh gampang, cepat dan kondusif alasannya adalah telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Jadi, buat kau yang memerlukan dana lebih untuk menjalankan bisnis baju tidur di abad pandemi, tunggu terlebih? Yuk, usikan pemberian dana tunai sekarang!