0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Apakah Virus Corona Menular Melalui Kuliner? Penting Jawabannya

Kasus penularan virus corona masih terus meningkat di Indonesia. Pemerintah pun mengambil langkah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar masyarakat tetap berada di rumah hingga 23 April 2020. Nah, dalam situasi ini, pasti banyak dari kita yang mempergunakan jasa delivery kuliner. Jadi jika tak sempat masak, tinggal order saja melaui aplikasi.

Tips Aman Delivery Makanan Agar Terhindar Dari Virus Corona

Bagi kebanyakan orang, hal ini justru menjadikan kecemasan tersendiri. Apakah virus corona bisa menular melalui masakan? Begitu kira-kira yang terlintas di benaknya. Wajar jika kegelisahan tersebut muncul. Pasalnya, penularan virus asal Wuhan, China itu memang cukup sederhana. Bahkan dari menyentuh barang yang terkena droplet (percikan batuk/bersin) penderita, lalu kita menjamah area paras tanpa mencuci tangan, bisa pribadi tertular.

Makanan Tidak Bisa Menularkan COVID-19

Hingga ketika ini belum ada hasil studi yang menyebutkan bahwa virus corona COVID-19 mampu ditularkan melalui masakan, termasuk makanan yang dimasak secara masak-masak ataupun tidak. Selain itu, potensi hidup virus corona di permukaan benda, seperti plastik atau bungkus kuliner, pun sungguh kecil.

Melansir huffpost.com, Michael Knight yang merupakan ajun profesor di George Washington Univerity School of Medicine and Health Science, menyatakan jika virus corona tidak menular lewat kuliner. Melainkan, interaksi antar insan yang menularkannya. Ya, kalau dalam proses pengerjaan dan pengiriman kuliner terkena droplet penderita, barulah penularan mungkin terjadi.

Kesimpulannya, sejauh ini delivery masakan baik melalui ojek online ataupun jasa kurir kedai makanan itu sendiri masih termasuk kondusif. Daripada keluar rumah, pasti risiko terpapar COVID-19 lebih besar. Meski demikian, kamu tetap mesti berhati-hati setiap kali melakukan pesan-antar.

(Baca Juga: 7 Makanan Unik Bertema Corona, Mulai dari Burger sampai Cupcake Masker)

Tips Aman Delivery Makanan di Tengah Pandemi Corona

Seperti yang tadi dibilang, kita harus tetap waspada setiap ingin delivery kuliner. Bagaimana caranya supaya minim terkena risiko paparan virus corona? Simak 4 tips berikut ini

1. Pilih kedai makanan terpercaya

Tips kondusif yang pertama, pilih kedai makanan terpercaya. Artinya, paling tidak kamu sudah pernah coba atau pesan masakan di sana sebelumnya. Dengan ini, kamu mengetahui bagaimana pihak kedai makanan mengolah makanan serta menjaga kehigienisan kuliner tersebut. Sebaliknya, pesan kuliner dari restoran yang mungkin belum pernah kau coba sebelumnya justru dapat mengakibatkan rasa keraguan dan kegundahan mengenai cara mengolah masakan dan kebersihan makanan tersebut.

2. Contactless delivery

Selanjutnya, terapkan contactless delivery kepada kurir kuliner. Beberapa layanan pesan-antar online telah menerapkan metode tersebut. Cara ini mengurangi kontak agar terhindar dari penyebaran virus corona. Kaprikornus ketika order makanan, informasikan kepada petugas kalau seharusnya tidak memberikan pribadi masakan kepada kita. Sediakan area untuk menaruh pesanan atau bisa juga dengan menggantungnya di pagar, biar lebih kondusif.

3. Usahakan tidak pakai duit tunai

Masih pakai duit tunai? Segera lewati demi keamanan bersama. Pembayaran non-tunai mampu meminimalisir penyebaran virus, lho. Mengingat duit kertas adalah benda yang terus berpindah dari tangan satu ke tangan lainnya. Tak heran kalau uang kertas menyimpan banyak sumber penyakit, alasannya adalah sulit untuk tahu apakah tangan yang memegangnya bersih atau tidak. Kaprikornus, unggulkan pembayaran menggunakan sejumlah dompet digital, sehingga transaksi akan lebih kondusif dan mudah.

4. Buang kemasan kuliner

Jika makanan sudah di tangan, pindahkan segera ke piring bersih dan buang kemasannya. Cara ini bermaksud untuk menyingkir dari paparan virus, basil, atau kuman yang mungkin melekat pada bungkus makanan selama di perjalanan kurir mengantarkannya. Jangan lupa untuk membersihkan wadah kuliner tadi supaya tetap bersih dan bebas kuman.

5. Panaskan makanan sebelum disantap

Sebelum menyantapnya, kamu juga mampu memanaskan kembali kuliner tersebut dengan wajan atau microwave. Jaga-jaga saja, sebab proses memanaskan ini berguna untuk mematikan virus, kuman, atau bakteri yang mungkin terkotori pada masakan yang kamu pesan dari kedai makanan. Lagipula selain itu, bila hangat jadi terasa lebih enak dikonsumsi, kan?

6. Segera cuci tangan

Kalau persoalan kuliner telah beres, kini giliran kau untuk mencuci tangan sampai bersih. Jangan sentuh makananmu sebelum basuh tangan dengan sabun dan air mengalir selama 20 detik. Langkah ini sangat penting dijalankan, bahkan sesering mungkin supaya kau terhindari dari kontaminasi virus yang tentunya membahayakan kesehatanmu.

Jelas, kan bahwa masakan tidak dengan gamblang menularkan virus corona. Kamu tak perlu khawatir berlebihan  dengan menghindarinya. Cukup selalu terapkan langkah persiapan di atas, demi berjaga-jaga dari kontaminasi sumber penyakit.

Dapatkan akomodasi KTA Permata Bank untuk mewujudkan impianmu memiliki perjuangan kuliner. Cicilannya tetap, bunga pun rendah! Tunggu apa lagi, secepatnya usikan kredit tanpa agunan ini melalui CekAja.com

(Baca Juga: Konsumsi Ini Setiap Hari! 6 Jenis Makanan Penggenjot Imun Tubuh)