0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Apakah Disarankan Ajukan Dukungan Sehabis Phk? Simak Penjelasannya Berikut Penting!

Apakah diusulkan ejekan bantuan sesudah PHK? Pertanyaan tersebut tentunya akan keluar dari benakmu di tengah kondisi finansial yang sedang tidak menentu seperti dikala ini.

Apakah dianjurkan ajukan pinjaman setelah PHK

Pandemi corona yang masih mewabah di hampir seluruh bab negara Indonesia memang menunjukkan pengaruh yang cukup signifikan terhadap perputaran ekonomi banyak sekali lapisan masyarakat.

Diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) di beberapa kota besar membuat banyak perusahaan tidak menerima pemasukan yang stabil, yang membuat mereka terpaksa merumahkan atau bahkan men-PHK karyawan-karyawannya.

Padahal, kondisi keuangan yang tidak stabil bukan cuma kuat pada pendapatan finansial perusahaan, namun juga pemasukan setiap individu. Sehingga, hal tersebut juga mempunyai efek pada perputaran ekonomi negara secara keseluruhan.

(Baca Juga: Tawaran Pinjaman Online Ilegal Marak Akibat Banyak Karyawan Kena PHK)

Lalu, bagaimana nasib para karyawan yang terkena PHK? Perusahaan yang terkena dampaknya untuk sementara tidak mendapatkan karyawan baru, sehingga karyawan yang terkena PHK pun juga menjadi sukar mendapatkan pekerjaan gres. Padahal, keperluan hidup kian meningkat.

Dikarenakan hal ini, mungkin banyak diantara kamu yang bertanya, apakah diusulkan ajukan dukungan sehabis PHK? Nah, maka dari itu, di dalam potensi kali ini kita akan membicarakan wacana hal-hal yang perlu dilaksanakan saat menghadapi PHK, termasuk mengajukan derma sehabis PHK itu sendiri. Yuk disimak tolong-menolong.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan Ketika Menghadapi PHK di Tengah Pandemi

PHK memang sesuatu yang tidak mampu dihindari, terutama di tengah pandemi yang menciptakan perputaran ekonomi menjadi tidak stabil secara keseluruhan. Meski begitu, jangan sampai PHK justru membuatmu menjadi frustasi. Karena, bergotong-royong masih ada beberapa hal yang bisa kau kerjakan dalam merespon PHK. Apa sajakah itu?

Dilansir dari gobear.com, terdapat 4 hal yang mampu kau kerjakan dalam menghadapi PHK, adalah sebagaimana berikut ini:

·   Ketahuilah Hak Sebagai Karyawan

Meskipun perusahaan berhak untuk melakukan PHK secara sepihak kepada perusahaannya, tetapi dihentikan terlewatkan bahwa karyawan juga berhak menerima hak-hak mereka. Dalam arti, perusahaan tidak mampu melakukan PHK sembarang pilih.

Sebagai upaya pemerintah dalam melindungi serta menjamin hak-hak dasar pekerja, maka ditetapkanlah UU RI Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan, yang mana karyawan berhak mendapatkan duit pesangon beserta benefit-benefit yang lain, mirip duit penggantian (cuti tahunan, penggantian ongkos pengobatan, dan lain-lain) sesuai dengan undang-undang dan ketetapan perusahaan.

Dan apabila kamu justru tidak mendapatkan hak-hak yang telah ditetapkan, maka kau juga berhak untuk membawanya ke jalur aturan.

·   Cek Kondisi Keuangan Saat Ini

Sebelum kamu mengajukan pertanyaan perihal, apakah dianjurkan usikan santunan sehabis PHK? Maka ada baiknya kalau kamu bertanya apalagi dulu perihal, bagaimana cara mengendalikan keuangan kau dikala ini untuk bertahan hidup setelah PHK?

Kehilangan pekerjaan sama saja dengan kehilangan penghasilan. Dan tanpa adanya pendapatan berkala , maka hal tersebut juga akan memberikan kesusahan dalam hal memenuhi keperluan hidup sehari-hari. Apalagi jikalau ini sudah terjadi, maka kau tak mempunyai pilihan lain selain terpaku pada keuangan yang dimiliki dikala ini.

Oleh alasannya adalah itu, ada baiknya jikalau kau mulai menghitung jumlah aset dan uang yang dimiliki guna mengenali berapa lama kamu mampu bertahan hidup tanpa memiliki pekerjaan, mulai dari tabungan, rumah, deposit, investasi, sampai uang pesangon yang didapat.

Setelah itu, barulah kamu mulai memprioritaskan pengeluaran bulanan yang menjadi prioritas, misalkan cicilan dan tagihan berkala mirip listrik dan air. Jika kamu merasa bahwa uang yang dimiliki tidak akan bisa bertahan usang, maka sudah saatnya kamu mencari sumber penghasilan lainnya sembari mencari pekerjaan baru, mirip membuka usaha kecil-kecilan.

·   Ajukan Keringanan Cicilan di Leasing atau Bank

Jika kau masih mempunyai tanggungan cicilan tetapi terkena PHK secara mendadak, pasti hal tersebut bisa menciptakan cemas dan cemas. Apalagi kalau tenor yang diambil masih panjang dengan bunga derma yang cukup tinggi.

Maka dari itu, salah satu penyelesaian yang mampu dilaksanakan ialah dengan mengajukan permintaan keringan cicilan pada pihak bank atau leasing. Berdasarkan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ketika ini pihak perbankan maupun leasing telah bersedia untuk merenggangkan beban cicilan bagi siapapun yang mengajukan permohonan.

Lalu, bagaimana caranya? Dikarenakan dikala ini kamu diharuskan untuk melakukan physical distancing, maka pengajuan relaksasi kredit dapat dikerjakan dari rumah, ialah dengan menghubungi call center bank atau leasing kredit yang bersangkutan.

·   Daftar Kartu Pra Kerja dari Pemerintah

Untuk membuat lebih mudah penduduk yang tengah mencari pekerjaan, baik itu bagi yang terdampak PHK maupun untuk para lulusan baru, maka pemerintah mengadakan acara Kartu Pra Kerja, suatu acara untuk memugkinkan masyarakat mendapatkan pembinaan vokasi berupa kenaikan kemampuan untuk menjalankan bisnis ataupun merencanakan mereka untuk menggeluti ke dunia kerja.

Program pelatihan dan sertifikasi akan berlangsung selama dua bulan, yang mana setiap penerima juga akan mendapatkan insentif atau gaji per bulan hingga mereka menerima pekerjaan gres. Dan selama pandemi, maka penerima Kartu Pra Kerja akan menerima insentif kurang lebih sebesar Rp3,5 juta selama mengikuti program. Tentu saja hal ini sedikit banyak mampu memberikanmu fasilitas dalam menyikapi PHK yang tengah terjadi, bukan?

Apakah Dianjurkan Ajukan Pinjaman Setelah PHK?

Mengalami PHK berarti kamu sudah tidak memiliki pekerjaan tetap yang akan memberikanmu penghasilan tetap pula. Berdasarkan poin sebelumnya yang telah kita diskusikan, maka menghadapi PHK memang diperlukannya beberapa seni manajemen khusus semoga kamu setidaknya mampu menyanggupi keperluan hidup sehari-hari sembari mencari pekerjaan gres.

Dapat dikatakan bahwa mengajukan pertolongan setelah PHK memang agak sedikit berisiko. Mengapa? Karena kamu belum pasti bisa menjamin kelangsungan cicilan per bulannya. Ditambah lagi dengan beban bunga yang cukup tinggi. Sehingga jikalau dipaksakan, maka tidak menutup kemungkinan kau justru akan menimbun hutang.

Tips Mengajukan Pinjaman Setelah PHK

Pada kenyataannya, mengajukan santunan sesudah PHK tetap mampu dilaksanakan dengan beberapa kiat berikut ini:

  • Ajukan Pinjaman dengan Jumlah yang Tak Terlalu Besar

Ajukan Pinjaman dengan Jumlah yang Tak Terlalu Besar - Apakah Dianjurkan Ajukan Pinjaman Setelah PHK_ Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Ketahuilah sekiranya berapa dana yang kamu perlukan. Dan tentukan pula bahwa dana yang pada nantinya kau tunjangan tersebut memang benar-benar dipakai untuk keperluan yang sangat mendesak dan prioritas.

Selain itu, usahakan pula untuk tidak mengajukan bantuan dengan jumlah yang terlalu besar semoga kedepannya kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk melunasi.

Perlu dikenang bahwa saat mengalami PHK, penghasilan yang kamu dapat mungkin tidak sebesar sebelumnya, sehingga kau sungguh direkomendasikan untuk berhemat.

  • Pilih Pinjaman dengan Bunga Rendah

Pilih Pinjaman dengan Bunga Rendah - Apakah Dianjurkan Ajukan Pinjaman Setelah PHK_ Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Tips selanjutnya dalam mengajukan santunan sesudah PHK yakni dengan menentukan produk pinjaman dengan bunga rendah, supaya kedepannya, suku bunga ini tidak akan memberikanmu lebih banyak beban dalam hal finansial.

Hanya saja, perlu dikenang untuk tidak gampang terlena dengan anjuran pertolongan bunga rendah begitu saja. Pastikan bahwa daerah kau mengajukan tunjangan yaitu lembaga atau perusahaan yang terpercaya dan sudah terdaftar OJK.

  • Ajukan di Lembaga Pinjaman Online Terpercaya

Ajukan di Lembaga Pinjaman Online Terpercaya - Apakah Dianjurkan Ajukan Pinjaman Setelah PHK_ Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Berhubungand dengan poin sebelumnya bahwa mengajukan derma di lembaga yang sudah terdaftar OJK sangatlah penting. Karena, fungsi OJK yang bersifat melindungi dan mengendalikan seluruh kegiatan sektor jasa keuangan akan membantumu dalam mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan.

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah lembaga tersebut sudah terdaftar OJK? Biasanya, di setiap situs resmi forum pertolongan online, mereka akan menyertakan logo OJK di halaman utama yang membuat seluruh calon nasabah mampu melihatnya secara terperinci.

Selain itu, forum pemberian online terpercaya juga bisa dilihat dari berapa banyak review nyata yang didapat dari para nasabah yang telah pernah memakai layanan ataupun produk dari forum santunan tersebut. Review ini bisa kau peroleh dengan mudahnya di internet. Jadi, jangan malas untuk mencaritahu.

  • Ajukan Tenor Sesuai Kemampuan

Ajukan Tenor Sesuai Kemampuan - Apakah Dianjurkan Ajukan Pinjaman Setelah PHK_ Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Ketika kamu mengajukan derma di sebuah lembaga bantuan online, lazimnya kamu akan diberikan pilihan tentang tenor dalam hal pengembalian dana. Nah, pastikan bahwa kamu memilih tenor yang memang sesuai dengan kesanggupan.

Jangan hingga tenor ini justru memberikanmu beban lebih dalam melunasi cicilan.

  • Gunakan Dana Pinjaman Secara Bijak

Gunakan Dana Pinjaman Secara Bijak - Apakah Dianjurkan Ajukan Pinjaman Setelah PHK_ Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Tips terakhir dalam mengajukan santunan sesudah PHK adalah bahwa tentukan kamu mengajukan santunan dana untuk keperluan yang betul-betul mendesak. Dan pastikan pula bahwa kamu memang mampu untuk melunasi.

Sebagai teladan, kau mampu mengajukan pertolongan sebagai modal usaha, yang mana kedepannya kamu bisa memutuskan untuk mengembalikan dana ketika bisnis sudah berlangsung.

Mengenal Asuransi PHK dan Asuransi Kredit PHK

Masih mengalami kesulitan dalam hal keuangan setelah mengalami PHK? Kamu tak perlu khawatir alasannya adalah ketika ini telah ada asuransi PHK dan asuransi kredit PHK yang mau memberikanmu perlindungan dari banyak sekali resiko akhir kecelakaan dan kebangkrutan yang dialami oleh perusahaan sehingga menimbulkan terjadinya PHK.

Asuransi PHK digunakan untuk melindungi pemilik usaha dari keharusan pembayaran uang pesangon. Biasanya, uang pertanggungan yang diberikan mampu mencapai 36x gaji untuk setiap karyawan yang sudah meraih usia 1 tahun kerja dan terkena imbas PHK.

Sedangkan asuransi kredit PHK adalah ialah asuransi yang memperlihatkan bantuan serta menjamin tertanggung selaku akseptor kredit/debitur apabila mengalami PHK. Sehingga, kalau seseorang tak bisa melunasi cicilan sehabis terkena PHK, maka yang akan melunasinya yakni pihak asuransi.

(Baca Juga: Jangan Khawatir, Ini Asuransi PHK dan Asuransi Kredit PHK)

Dengan adanya asuransi PHK dan asuransi kredit PHK, melunasi cicilan atau mengeluarkan uang pesangon pekerja sudah tak menjadi persoalan lagi. Kaprikornus, apakah dianjurkan ajukan sumbangan sesudah PHK? Jawabannya yakni kembali terhadap individu masing-masing. Apakah kau mampu untuk mengeluarkan uang cicilan sumbangan ketika belum menerima penghasilan tetap?

Jika kamu merasa terlalu berisiko untuk mengajukan dukungan sesudah PHK, maka ada baiknya jika kamu tahan dulu harapan untuk mengajukan pertolongan dan berpakulah pada tabungan tabungan dan aset yang dimiliki saat ini kau kembali memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.

Nah, bila ketika ini kau tengah mengalami dilema dalam memecahkan aneka macam urusan finansial ketika pandemi, janganlah khawatir. Karena CekAja.com hadir dengan berbagai produk keuangan yang kamu perlukan.