0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Apa Pentingnya Asuransi Pekerja Konstruksi? Cek Disini Ya

Pekerja konstruksi yaitu salah satu bidang pekerjaan yang cukup berisiko. Oleh alasannya adalah itu asuransi bagi pekerja konstruksi diperlukan untuk setiap proyek konstruksi. Dalam banyak kasus, itu ialah patokan untuk mempunyai semacam cakupan khusus untuk diberikan. Adapun secara luas, asuransi konstruksi mampu menyediakan dukungan untuk material, risiko, musibah, karyawan, dan bahkan bisnis konstruksi itu sendiri. Namun, industri asuransi bersama dengan industri konstruksi selalu mencari solusi untuk mengetahui dan menyediakan cakupan terbaru dari setiap suasana tunggal dan unik. Ada banyak acuan dimana pemilik properti atau pengembang proyek akan meminta kita untuk memenuhi standar dengan menyediakan fasilitas asuransi biar mampu ikut serta dalam proses penawaran atau tender proyek mereka. Karena dengan adanya asuransi, maka kredibilitas perusahaan konstruksi akan meningkat.

pentingnya asuransi pekerja konstruksi

Cakupan asuransi untuk pekerja konstruksi umumnya bertanggung jawab dalam pembangun yang baik dan dapat melindungi dari cedera, kecelakaan, atau kerusakan properti yang diderita ketika melakukan pekerjaan . Selain itu, ada kemungkinan pekerja konstruksi dapat secara tidak sengaja merusak material dan alat penanganan yang salah di dalam proses pembangunan properti, atau ketika proses renovasi sedang berjalan.

Asuransi pekerja konstruksi

Polis asuransi konstruksi ini akan mengeluarkan uang ganti rugi hingga batas pertanggungan, tetapi berapa ongkosnya? Batas tersebut harus secara akurat mencerminkan total nilai struktur yang sudah teratasi (semua materi dan ongkos tenaga kerja, namun tidak termasuk nilai tanah). Perluasan jangkauan mampu diberikan untuk suasana tertentu dan dalam kondisi tertentu. Pengecualian penting yang harus dibaca secara keseluruhan tidak termasuk cakupan kerusakan akibat kesalahan: desain, penyusunan rencana, pengerjaan, dan materi.

Pentingnya asuransi dalam industri konstruksi memang sangat luas cakupannya. Karena industri konstruksi berfokus pada peran kontraktor, subkontraktor, dan pekerja yang bersatu untuk menyediakan produk selesai bagi klien. Produk itu mampu meliputi konstruksi struktur bangunan gres, memperbaiki struktur saat ini, atau menciptakan jalan baru atau jalan setapak untuk perjalanan pejalan kaki atau kendaraan. Dengan begitu banyak permainan yang dimainkan pada waktu tertentu selama proyek, ada kesempatanuntuk terjadi kesalahan dan di situlah asuransi industri konstruksi ikut berperan.

Seorang pekerja yang menjinjing setumpuk kayu dapat mengalami kecelakaan kerja, misalnya saja secara tidak sengaja menabrak jendela dengan kayu, menimbulkan beling pecah. Pekerja lain yang mengendarai crane mungkin secara tidak benar menetralisir deretan pohon sebagai akibat dari kesalahpahaman arah. Ada juga potensi cedera langsung terjadi sebab pekerja menangani alat dan alat berat. Ada banyak potensi bahaya yang terjadi dalam konstruksi.

(Baca Juga: Pentingnya Memiliki Asuransi untuk Anak)

Sebagai kontraktor di lokasi kerja, maka bertanggung jawab secara finansial atas kerusakan yang terjadi pada properti klien atau situs konstruksi. Untuk argumentasi itu, kita harus mempunyai asuransi pertanggungjawaban kontraktor sebelum mengawali proyek dan sebelum menginjakkan kaki di lokasi kerja proyek yang gres.

Sektor ketenagakerjaan memiliki peran yang penting dalam pembangunan di Indonesia. Terutama proyek-proyek konstruksi. Pada sektor jasa konstruksi menyerap banyak tenaga kerja. Maka dari itu para pebisnis jasa konstruksi harus melindungi tenaga kerja ini demi keberlangsungan proyeknya. Karena risiko pekerjaan yang besar maka asuransi untuk para pekerja konstruksi mutlak diperlukan. Bayangkan saja kalau terjadi kecelakaan kerja maka kontraktor juga akan menerima persoalan. Dengan mempunyai asuransi pekerja konstruksi paling tidak ada pengalihan risiko dari pekerja konstruksi ke pihak asuransi. Tapi apakah saat ini telah banyak pekerja konstruksi yang terlindungi? Nyatanya belum semua pekerja konstruksi menerima asuransi dari perusahaan. Maka dari itu perusahaan jasa konstruksi mesti tahu apa pentingnya asuransi pekerja konstruksi. Nah kali ini kita akan membahas perihal pentingnya asuransi pekerja konstruksi, macam-macam asuransi untuk pekerja konstruksi dan bagaimana cara menentukan asuransi pekerja konstruksi bagi perusahaan. Simak terus tulisan ini ya!

Pentingnya asuransi pekejerja konstruksi

Pentingnya asuransi pekerja konstruksi harus benar-benar dimengerti oleh para kontraktor.  Bahkan hal ini sudah diatur dalam aturan dan ialah kewajiban perusahaan untuk memberikan asuransi. Pada aturan hukum tersebut menjadi dasar bahwa perusahaan harus mendaftarkan pekerjanya untuk mendapatkan asuransi. Pada perkara ini tentunya perusahaan jasa konstruksi. Apalagi pekerjaan di bidang konstruksi ini menjadi pekerjaan yang risiko kecelakaan kerjanya tinggi. Tentunya bagi para usahawan jasa konstruksi untuk bisa membangun konstruksi semacam gedung-gedung tinggi mesti ditunjang dengan pekerjanya yang handal. Sedangkan di segi pekerja, untuk bisa bekerja dengan hening dan optimal tentu mereka harus merasa kondusif alasannya adalah sudah ada yang melindungi jikalau terjadi hal yang tidak diinginkan.

Asuransi pekerja konstruksi ini menjadi suatu pola bagi kedua pihak yakni usahawan dan pekerjanya. Misalnya saja dikala menawarkan pekerjaan di bidang jasa konstruksi bila perusahaan memasukkan adanya asuransi maka itu akan lebih menarik peminat. Sedangkan di segi pencari kerja pasti menghendaki mencari pekerjaan yang terbaik. Selain menyaksikan besaran honor lazimnya mereka akan mencari yang ada asuransinya juga. Nah maka dari itu pentingnya asuransi pekerja konstruksi harus dimengerti oleh pengusaha jasa konstruksi. Manfaat yang mampu didapatkan dari asuransi pekerja konstruksi antara lain:

Perlindungan kepada cedera bagi pekerja

Setiap pekerjaan di bidang konstruksi menghadirkan risiko yang berlainan. Tidak hanya untuk kontraktor, tetapi juga untuk para pekerjanya. Kecelakaan memang mampu terjadi, tidak menghiraukan seberapa hati-hati kita. Perlindungan umum yang mampu ditemukan salah satunya adalah pemberian dari cedera. Seperti yang sudah dikenali bahwa pekerja konstruksi mempunyai risiko pekerjaan yang sangat tinggi dan berbahaya. Misalnya saja pekerjaan di ketinggian, di atas gedung, menara listrik, memakai alat berat, peluanguntuk terluka pasti ada. Dengan perusahaan jasa konstruksi mengetahui pentingnya asuransi pekerja konstruksi maka risiko risiko kecelakaan kerja yang terjadi pada daerah kerjanya bisa ditutupi secara finansial.

Perlindungan dana pensiun

Bagi para pekerja konstruksi memang sungguh jarang yang bisa menerima dana pensiun. Karena kebanyakan mereka hanyalah pekerja dengan persetujuan. Tapi dengan asuransi pekerja konstruksi ini para pekerja bisa mempunyai dana pensiun jikalau keluar dari perusahaan jasa konstruksi ini dan dengan aturan yang berlaku di perusahaan tersebut. Dana pensiun ini bisa didapatkan jikalau kita resign dari perusahaan tentunya dengan syarat-syarat tertentu atau telah masanya pensiun. Usia memasuki pensiun juga tergantung kebijakan masing-masing perusahaan.

Perlindungan pinjaman maut

Bagi para pekerja yang didaftarkan asuransi oleh perusahaannya maka dikala terjadi risiko kematian maka akan mendapatkan santunan dari asuransi. Meskipun bukan sebab kecelakaan kerja, pekerja yang meninggal dunia tetap bisa mendapatkan santunan kematian. Asalkan penyebab kematiannya bukan alasannya adalah melanggar aturan ya.

Perlindungan aset bagi perusahaan

Bagi perusahaan yang memiliki asuransi untuk pekerja konstruksinya maka itu bermakna melindungi aset perusahaan. Misalnya saja ada kecelakaan kerja di kawasan konstruksi maka asuransi dengan segera akan mengeluarkan uang ganti rugi kepada pekerja itu dan bukan perusahaannya. Perusahaan juga tidak butuhkeluar ongkos banyak alasannya semua di-cover oleh asuransi.

Penarik minat kandidat pekerja

Adanya asuransi membuat para kandidat pekerja yang akan bekerja di perusahaan jasa konstruksi menciptakan peminatnya menjadi lebih banyak. Sekarang para calon pekerja telah paham pentingnya asuransi pekerja konstruksi sebuah dikala nanti. Makara memiliki perusahaan yang memperlihatkan asuransi bagi pekerja konstruksi ialah hal terbaik.

Itulah pentingnya asuransi pekerja konstruksi untuk sisi pekerjanya dan sisi perusahaannya. Nah dikala ini asuransi apa yang sesuai untuk pekerja konstruksi? Salah satu yang menjadi pola yakni BPJS Ketenagakerjaan. BPJS ini menjamin dari risiko kecelakaan kerja. Pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan No 44/2015 Tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Bagi Pekerja Lepas, Borongan, dan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu Pada Sektor Usaha Jasa Konstruksi sudah disebutkan bahwa perusahaan jasa konstruksi mesti mengasuransikan semua pekerjanya dalam program Jaminan Keselamatan Kerja dan Jaminan Kematian ke BPJS Ketenagakerjaan. Meskipun begitu pinjaman ini berlaku untuk kecelakaan kerja di jam kerja dan hari kerja saja.

BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan mengharapkan biar semua proyek entah itu besar maupun kecil yang belum mendaftarkan pekerjanya ke BPJS ketenagakerjaan untuk secepatnya mendaftarkannya. Jika ada kontrakkerja antara desa dan pemilik proyek, berapapun nilai proyeknya maka harus mendaftar ke BPJS Ketenagakerjaan. Untuk asuransi milik pemerintah ini asuransinya cukup gampang adalah 0,24 % dari nilai 0-100 juta. Selebih dari nilai itu maka akan menurun. Makara semua risiko kecelakaan pekerja konstruksi dan jaminan kematiannya sudah ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan selama pelaksanaan proyek.

Bagi para usahawan jasa konstruksi yang melaksanakan proyek-proyek seperti proyek yang didanai oleh APBD, atas Dana Internasional, APBD dan proyek swasta mesti segera mendaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Cara mendaftarkan peserta BPJS Ketenagakerjaan yaitu kontraktor mesti mengisi formulir registrasi kepesertaan Jasa konstruksi yang bisa didapatkan di kantor BPJS Ketenagakerjaan lokal setidaknya satu minggu sebelum memulai proyek tersebut. Ini juga mesti dilengkapi dengan Surat Perintah Kerja (SPK) atau bisa juga dengan Surat Perjanjian Pemborong (SPP). Di dalam SPK mesti ada penjelasan mengenai rincian pekerjaan, jenis pekerjaan, pihak yang memberikan pemborongan pekerjaan serta pihak yang menerima pemborongan pekerjaan. Termasuk dilampirkan tentang detail data karyawan yang terlibat dalam penyelesaian pekerjaan.

Nah selain asuransi pemerintah BPJS Ketenagakerjaan ada juga produk asuransi swasta yang bisa melindungi proyek konstruksi beserta alat dan pekerja konstruksinya. Asuransi ini sering disebut selaku asuransi konstruksi. Meskipun asuransi konstruksi ini khususnya melindungi proyek itu sendiri tetapi mampu diperluas jaminannya terhadap pekerja konstruksinya. Berikut asuransi yang melindungi proyek konstruksi dan pekerjanya.

Adira Insurance

Polis ini tergolong dalam golongan EAR (Erection All Risk) yakni asuransi yang menjamin risiko dalam pemasangan mesin-mesin. Ada banyak jaminan ganti rugi yang ditanggung oleh asuransi ini seperti goresan, kebakaran, pencurian dan insiden karena cuaca. Perluasan jaminan asuransi ini juga mencakup kerusuhan, kecelakaan diri bagi pekerja serta ganti rugi untuk pihak ketiga yang merasa dirugikan.

Asuransi Sinar Mas

Selain mempunyai asuransi kesehatan, kecelakaan dan perjalanan, asuransi Sinar mas juga memiliki asuransi konstruksi. Polisnya menjamin golongan EAR, CAR dan Surety Bond. Dengan memiliki asuransi ini pebisnis jasa kontraktor tidak saja melindungi proyeknya saja tetapi juga manusia yang melakukan pekerjaan didalamnya.

Asuransi ACA

Asuransi konstruksi dari ACA menjamin pekerja dari risiko-risiko pekerjaan berbahaya mulai dari antisipasi, pelaksanaan hingga final pekerjaan, alat dan mesin proyek, beserta ongkos-ongkosnya. Jaminan yang ditanggung oleh asuransi ini antara lain kerugian balasan dari petaka, kebakaran, ledakan, pencurian tergolong pencurian dengan paksa, kelalaian pekerja, kurang cakapnya pekerja dan penggunaan materi yang keliru.

Mengerti akan pentingnya asuransi pekerja konstruksi ialah pekerjaan yang mudah untuk para usahawan jasa konstruksi. Jika ingin proyek mereka tanpa gangguan dan tanpa kendala akan lebih baik untuk mengantisipasi segala risiko yang mungkin terjadi pada proyeknya maupun pekerjanya. Makara lindungi pekerja alasannya itu adalah hak yang wajib diberikan oleh para pemberi kerja ya!