0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Ancaman Alat Makan Tidak Higienis, Beserta Aspek Penyebabnya!

Tahukah kau, bahwa bahaya alat makan tidak higienis mampu mengancam kesehatanmu! Terlebih, di kala new normal mirip ini, penting bagi kita untuk menenteng perlengkapan langsung sendiri, seperti alat makan.

Pasalnya, alat makan tidak higienis bisa menjadi sumber penyakit, apalagi jika alat makan tersebut bukan milik kita, mirip milik sebuah restoran atau kawasan makan.

Sehingga, di sini kamu yang masih suka makan di luar, wajib mengetahui bahaya alat makan tidak bersih, yang bisa menjadi sumber penyakit.

Sebelum membicarakan formasi bahaya alat makan tidak higienis, mari ketahui dahulu sekilas gosip tentang aspek penyebab alat makan menjadi tidak bersih, yang dilansir dari indonesian-publichealth.com.

Faktor Penyebab yang Membuat Alat makan Tidak Higienis

  • Bahan Dasar Alat Makan – Piring dan Garpu

Bahaya alat makan tidak bersih, ternyata bisa diakibatkan dari aspek bahan dasar alat makan itu sendiri.

Umumnya, alat makan mirip piring yang dibuat dari materi dasar beling, keramik, melamin, perak, plastik, kayu, gerabah, dan yang lain.

Sementara untuk sendok dan garpu, bahan dasar yang umum dipakai ialah stainless steel, kuningan, plastik, kayu, dan lainnya.

Nah, dari tekstur bahan dasar alat makan tersebut, juga memiliki perbedaan. Sehingga, pengaruh terhadap pertumbuhan mikroorganismenya juga berlainan.

(Baca Juga: Siapkan Peralatan New Normal dengan Kartu Kredit)

Dari semua bahan dasar alat makan, yang paling berpengaruh kepada tumbuhnya mikroorganisme ialah, alat makan yang terbuat dari plastik, melamin, dan kayu.

  • Kondisi Awal Alat Makan

Sebelum digunakan oleh kau, bagaimana dengan kondisi permulaan alat makan tersebut? Jika kau di sebuah restoran, pastinya alat makan bekas dipakai oleh konsumen lain.

Sehingga, kebersihan di sini layak diamati, supaya bahaya alat makan tidak bersih tidak mengancam kesehatan kamu.

Alat makan yang habis digunakan sebelumnya, pasti memiliki kondisi yang kotor bekas sisa kuliner.

Meski telah dicuci, ternyata beberapa bahan makanan tidak mampu langsung hilang saat itu juga, dalam sekali basuh. Seperti endapan lemak, kerak nasi, sisa minyak dan yang lain.

  • Air Pencuci Alat Makan

Bahaya alat makan tidak bersih, ternyata bukan hanya dari aspek materi dasar alat makan, keadaan awal alasannya adalah bekas masakan, namun juga ada di proses pencuciannya.

Di sini, proses pembersihan alat makan yang benar adalah mesti memakai air higienis yang mengalir. Namun, apakah alat makan yang kau gunakan dicuci dengan air bersih mengalir?

  • Alat Penggosok Cucian Piring

Ada aneka macam media alat gosok pencuci piring. Mulai dari dengan busa/sponge, abu gosok, arang, serabut kelapa, sampai jeruk nipis.

Bahaya alat makan tidak bersih, juga mampu berasal dari penggunaan alat penggosok yang tidak bersih, atau sudah tercemari bakteri.

Tidak cuma keempat faktor tersebut saja, faktor yang mempengaruhi perkembangan mikroba pada sisa pangan, di alat makan yang tidak higienis, juga mampu terjadi karena:

  • Karakteristik sisa pangan meliputi kegiatan air, nila pH, kandungan zat gizi dan keberadaan senyawa anti mikroba
  • Kondisi lingkungan yang berisikan suhu, keberadaan oksigen, dan kelembaban

Indikator Kebersihan Peralatan Makan Setelah Dicuci

Karena mikroba yang ada dalam peralatan makan, tidak mampu dilihat dengan kasat mata, maka menurut Petunjuk Pemeriksaan Mikrobiologi Usap Alat Makan dan Massa, Pusat laboratorium Kesehatan Depkes RI: 1991 alat makan yang dipakai mesti sesuai dengan yang dipersyaratkan.

Seperti bahan peralatan, keutuhan perlengkapan, fungsi dan letak perlengkapan. Sehingga, kandungan kuman dalam alat makan, juga mesti sesuai dengan yang ditetapkan oleh Depkes RI.

Masih dilansir dari indonesian-publichealth.com, angka bakteri yang ditetapkan dan diubahsuaikan yaitu dihentikan mengandung angka bakteri, yang melebihi 100/cm2, permukaan alat makan. Selain itu, juga tidak boleh mengandung E.coli.cm2 permukaan alat makan.

Nah, bila alat makan mengandung angka bakteri lebih dari 100koloni/cm2, maka hal tersebut mampu mengkontaminasi masakan yang disajikan ke pengunjung.

Makanan yang terkotori basil di alat makan, bisa masuk ke dalam tubuh dan mampu menyebabkan penyakit.

Lantas, kira-kira apa saja ya ancaman alat makan tidak bersih? Yuk simak uraiannya berikut ini.

Adapun beberapa mikroorganisme berikut, yang mampu menimbulkan dilema kesehatan, dari alat makan yang tidak higienis. Sehingga sangat berbahaya bagi tubuh, bahkan bisa menjadikan akhir hayat.

Bahaya Alat Makan Tidak Higienis

1. Menyebabkan Gastroenteritis – Bakteri Salmonella

Bahaya alat makan tidak bersih yang pertama yaitu mampu menyebabkan Gastroenteritis dari adanya basil salmonella.

Tidak langsung timbul, tanda-tanda-tanda-tanda penyakit akibat bakteri salmonella, bisa muncul setidaknya 2-3 hari setelah kau mengkonsumsi masakan dari alat makan, yang tidak higienis tersebut.

Bakteri salmonella yang terdapat pada alat makan dan masuk ke badan, akan mengakibatkan gastroenteritis, dengan tanda-tanda mual, muntah, diare, kram perut, demam, sakit kepala, panas acuh taacuh, muncul darah di feses, sampai bisa menimbulkan kematian.

2. Infeksi Kelumpuhan Otot – Bakteri Clostridium Botulinum

Bahaya alat makan tidak higienis yang selanjutnya yaitu mampu mengakibatkan suatu penyakit yang mampu dikarakteristikkan dengan kelumpuhan otot.

Adapun, bakteri ini mampu memproduksi toksin yang mampu mengakibatkan botulisme, dan penyakit tersebut.

3. Menimbulkan Infeksi Saluran Cerna dan Penyakit Kronis – Campylobacter, Norovirus, Shigella

Alat makan yang tidak bersih, juga mampu mengakibatkan kuman Campylobacter, Norovirus, Shigella, yang mampu menjadikan infeksi akses cerna.

Setelah hingga di ekspresi, kuman tersebut akan meniru diri di usus kecil, lalu menyebar ke usus besar.

Tidak hingga di situ, basil tersebut juga akan melepaskan racun, yang membuat usus besar mengalami kram.

Biasanya, sesudah itu penderita akan mengalami diare, yang bisa terjadi sampai berkali-kali, bahkan bisa 10-30 kali sehari.

4. Berbagai Infeksi Serius – Bakteri E.coli O157:H7

Ada beberapa jenis bakteri E.coli, yang mampu berguna bagi terusan pencernaan, dan ada yang berbahaya bagi kesehatan.

Adapun basil E.coli biasa timbul di kuliner yang telah terkotori, termasuk ketika alat makan tidak higienis.

(Baca Juga: 5 Bahaya Air Galon Isi Ulang)

Sehingga, bahaya alat makan tidak higienis, juga bisa mengancam kesehatanmu lewat basil ini. Dimana jenis penyakit akhir E.coli yaitu selaku berikut:

  • Infeksi radang selaput otak
  • Infeksi susukan kemih
  • Infeksi susukan pencernaan
  • Hemolytic Uremic Syndrome (diare, kram perut, sampai mengalami komplikasi ginjal langka)

Nah, itu dia beberapa bahaya alat makan tidak bersih, yang bisa mengintai kesehatan tubuhmu, melalui mikroorganisme yang tumbuh di permukaannya.

Maka dari itu, senantiasa mempertahankan kebersihan diri serta barang-barang yang ada di sekeliling kita. Jika perlu, bawalah alat-alat makan langsung sendiri, mirip sendok, garpu, sumpit, tumbler, hingga kotak nasi.

Dengan begitu, kau bisa meminimalkan risiko tercemar akibat alat makan yang tidak bersih.

Terlebih, ketika pandemi seperti ini, semua barang-barang apapun yang sering kita sentuh, harus benar-benar higienis. Agar terhindar dari penyebaran virus, seperti melalui alat makan.

Jangan lupa juga lindungi dirimu dan keluarga, dengan proteksi dari asuransi kesehatan, yang bisa kau ejekan dengan gampang dan cepat, di CekAja.com.

Karena pengajuannya secara online, akan membuatmu lebih tenteram, dan meminimalisir acara tatap wajah, di kantor perusahaan asuransi.

Tak perlu cemas kelemahan gosip, alasannya kau mampu melihat dengan lengkap semua isu produk asuransi kesehatan, lewat CekAja.com.

CekAja.com juga menyediakan banyak produk asuransi kesehatan, dari aneka macam perusahaan asuransi kesehatan terkemuka di Indonesia.

Sebut saja seperti PFI Mega Life, Ciputra Life, hingga asuransi kesehatan Cigna. Makara, tunggu apa lagi?

Segera ajukan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, hanya di CekAja.com, sekarang juga!