0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Alasan Rupiah Melemah Ketika Wabah Corona? Penting Jawabannya!

Wabah virus Corona yang tengah melanda sebagian besar negara di dunia ini, menunjukkan imbas yang cukup besar. Bagi Indonesia sendiri, efek yang dirasakan tidak cuma di kehidupan sosial, tetapi juga pada melemahnya nilai tukar rupiah kepada dollar. Lantas, mengapa rupiah melemah ketika wabah Corona?

rupiah melemah saat corona

Nilai Rupiah Terhadap Dolar AS pada 25 Maret 2020

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, adanya wabah virus Corona atau Covid – 19 ini menunjukkan dampak bagi beberapa negara yang terserang virus tersebut. Sebagian besar penduduk Indonesia sendiri sudah merasakan efek dari wabah virus ini.

Salah satu pengaruh yang terasa adalah pembatasan kegiatan di kehidupan sosial. Di mana, beberapa kegiatan di luar ruangan mirip bekerja, sekolah hingga ibadah yang mengharuskan berjumpa dengan kerumunan manusia diberhentikan.

Tentu, hal tersebut bertujuan untuk menyingkir dari bertambahnya korban dari virus Covid – 19 itu sendiri. Terlebih, supaya rantai persebaran virus tersebut mampu secepatnya terhenti.

Namun nyatanya, efek dari virus Corona ini juga mengusik perekonomian Indonesia dan beberapa negara terdampak yang lain. Untuk Indonesia sendiri, dampak yang dinikmati yaitu berupa melemahnya nilai rupiah terhadap dolar AS.

Hal tersebut terlihat dari nilai rupiah yang terus stress, hingga meraih angka 16.165 per dolar AS di penutupan jual beli pada Rabu (25/3).

Angka tersebut sudah dipastikan melemah, kalau daripada angka ketetapan sebelumnya adalah 15.712 per dolar AS.

Melemahnya nilai rupiah kepada dolar AS ini, dinilai akan terus berlanjut sampai dengan wabah virus Corona rampung di Indonesia.

(Baca Juga: Cegah Corona Meluas, Bank Indonesia Ganti Uang Beredar)

Penyebab Mengapa Rupiah Melemah Saat Wabah Corona

Pada pembahasan sebelumnya, kamu sudah mengenali bahwa nilai rupiah kepada dolar AS disinyalir akan terus stress dan berada di posisi rentan selama wabah virus Corona di Indonesia belum berakhir.

Hingga pada Rabu (25/3), nilai rupiah kepada dolar AS sudah meraih angka 16.165 per dolar AS. Namun satu hal yang menjadi pertanyaan ialah mengapa rupiah melemah ketika wabah Corona?

Hal tersebut pasti disebabkan oleh beberapa aspek. Dan salah satu faktor yang menjadikan nilai rupiah melemah dikala wabah Corona adalah alasannya kepanikan yang terjadi di pasar global.

Kepanikan tersebut yang sejatinya menjadi indikator utama melemahnya nilai tukar mata duit beberapa negara kepada dolar AS, termasuk rupiah.

Maka dari itu, selama pasar global masih mengalami kepanikan, maka nilai rupiah terhadap dolar AS pun akan senantiasa berada di posisi rentan.

Meski Ibrahim Assuaibi sebagaiDirektur PT TRFX Garuda Berjangka mengungkapkan pernyataan di atas, tetapi menurutnya dasar ekonomi Indonesia masih mampu dan berpengaruh dalam menghadapi nilai tukar rupiah saat ini.

Selain itu, Ibrahim juga menyampaikan jika Bank Indonesia telah mengeluarkan kebijakan dengan memangkas BI 7-Day Reverse Repo Rate atau yang diketahui suku bunga teladan di level 4,5 persen.

Namun nyatanya, kebijakan tersebut sampai sekarang belum memberikan imbas yang besar bagi perekonomian Indonesia, terutama nilai rupiah terhadap dolar AS.

Sebab, stimulus yang dilaksanakan oleh bank sentral seluruhnya dilakukan secara mendadak. Hal tersebut menawarkan bahwa bank sentral mengalami kepanikan yang luar biasa.

Faktor yang lain yang menimbulkan rupiah melemah dikala wabah Corona, yaitu sentimen global terkait tentang suntikan stimulus yang dilakukan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Melansir Katadata.co.id, pemerintah Amerika Serikat berniat akan menyuntikan dana sebesar 1,3 triliun USD – 2 triliun USD.

Meski ihwal tersebut belum disepakati oleh senat Amerika Serikat, namun hal tersebut menjadi penyebab sentimen negatif rupiah dan rupiah menjadi anjlok.

Melemahnya rupiah juga dinilai sebab mengikuti sentimen negatif, yang membayangkan jikalau aset berisiko bergerak negatif.

Beberapa aset berisiko tersebut di antaranya seperti indeks saham Australia, Kospi, indeks saham futures AS dan Nikkei.

Upaya Pemerintah dan Masyarakat Menyelamatkan Rupiah

Jika wabah virus Corona masih menyerang Indonesia untuk sementara waktu ke depan, maka tidak menutup kemungkinan bila nilai rupiah kepada dolar AS terus melemah dan perekonomian Indonesia menjadi tidak sepadan.

Sebenarnya, salah satu cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat Indonesia, untuk menanggulangi hal ini ialah dengan mempertahankan diri agar selalu berada dalam kondisi sehat, dan terhindar dari wabah virus Corona.

Seperti yang telah dihimbau oleh pemerintah, penduduk hanya perlu melakukan social distancing, dengan tidak beraktivitas di luar rumah bila tidak dalam kondisi mendesak. Hal tersebut bermaksud untuk memutus rantai persebaran virus Covid – 19.

Jika rantai persebaran virus Covid – 19 terhenti, lalu angka korban yang terjangkit virus menurun, maka kondisi perekonomian Indonesia, terutama nilai rupiah kepada dolar AS akan membaik secara perlahan.

Maka dari itu, dalam keadaan seperti saat ini kau perlu menjaga diri dan kesehatan mu. Dan alangkah lebih baik kalau kamu mendaftarkan diri ke asuransi kesehatan.

Caranya sangat gampang, di mana kamu mampu mengajukannya dengan proses yang cepat hanya di CekAja.com. Kaprikornus, tunggu apalagi? Yuk, usikan sekarang!