0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

Acuan Dan tips Menciptakan Surat Resign Yang Baik Dan Benar

Pernah merasa kurang meningkat , berada di lingkungan kerja yang buruk, sampai honor yang tidak sepadan di kawasan kerjamu dikala ini? Mungkin hal tersebut pernah dinikmati siapa pun, yang melakukan pekerjaan di suatu perusahaan, hingga terbesit niat untuk mengundurkan diri. Nah, buat kau yang berniat resign, yuk simak teladan beserta cara membuat surat resign yang bagus dan benar, berikut ini.

alasan terbaik saat ingin resign

Sebelum membahas pola dan cara menciptakan surat resign, kamu juga mesti perhatikan hal-hal berikut ini sebelum menetapkan resign. Pasalnya, hal tersebut sungguh penting dijalankan agar kau tidak dicap negatif oleh perusahaan tempatmu bekerja sekarang.

Hal-hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Resign

Nah, semoga proses pengajuan resign mampu berlangsung dengan tanpa hambatan, ada baiknya kamu kerjakan beberapa hal berikut ini:

1. Beritahu Bos dan HRD Terkait Keinginanmu untuk Resign

Terkadang, masih banyak karyawan yang mengundurkan diri secara sembunyi-sembunyi, padahal hal tersebut adalah cara yang salah, karena mampu menghancurkan nama baikmu di kantor lama. Agar kamu tak dicap negatif, maka bicarakanlah hal ini terhadap bos dan juga HRD di kantormu.

Pasalnya, bos merupakan orang yang bertanggung jawab eksklusif terkait bawahannya di perusahaan tersebut. Sehingga bos wajib tahu terkait keinginanmu untuk resign, sampai alasan dibaliknya. Di sisi lain, bos dan HRD juga jadi memiliki banyak waktu untuk mencari penggantimu, sebelum kau resign.

Meski ada beberapa alasan yang menciptakan kamu tidak betah di kantor yang sekarang, tetapi jika kamu ialah karyawan berprestasi, maka bosmu akan mencoba mempertahankanmu. Tidak hanya sekedar menahanmu, lazimnya bos dan HRD juga akan memberikan kenaikan gaji.

Sehingga, kamu mampu menimbang-nimbang ulang argumentasi-alasanmu untuk resign, dengan penawaran-penawaran menarik lainnya, jikalau kamu bicarakan semuanya dengan jujur tanpa sembunyi-sembunyi.

2. Tetap Bekerja Profesional Sebelum Pengajuan Resign Disetujui

Meski kau sudah memiliki rencana untuk resign, terlebih belum disetujui, jangan berpikir bahwa kau telah tidak bertanggung jawab atas pekerjaanmu di kantor saat ini. Sebelum kau benar-benar resign, sebisa mungkin kamu tetap melakukan pekerjaan seperti biasa dengan profesional.

Selesaikan pekerjaanmu yang masih menumpuk, sebelum kau meninggalkannya, sampai periode kerjamu benar-benarnya rampung. Tunjukkan kepada bos dan perusahaan, bahwa kamu karyawan profesional dan berikan kesan bahwa kamu adalah karyawan yang sulit untuk dilepaskan.

3. Usahakan Cari Pengganti Sebelum Resign

Seperti yang telah dibahas di atas, jikalau kau bicarakan keinginanmu untuk resign terhadap bos dan HRD, maka mereka akan segera mencarikan penggantimu. Namun, sebisa mungkin, kamu juga turut membantu mencarikan pengganti sebelum kamu resign.

Hal tersebut dikerjakan biar, setelah kau resign, posisimu di kantor lama sudah terisi dan tidak kosong. Pasalnya, jikalau posisimu belum mempunyai pengganti, dikhawatirkan, kinerja perusahaan akan terganggu.

Kamu bisa mengusulkan rekan kuliah yang sedang menganggur, atau saudaramu yang sedang butuh pekerjaan, kepada bos dan HRD. Namun, saran tersebut pastinya juga mesti sesuai dengan tolok ukur perusahaan dan posisi pekerjaannya.

4. Berikan Kesan yang Baik ke Perusahaan dan Juga Rekan Kerja

Saat kau masuk ke perusahaan tersebut, tentunya kamu melamar dengan cara yang baik-baik. Sama halnya ketika kau ingin keluar dari perusahaan tersebut, tentunya juga harus dengan cara yang bagus.

Meski alasanmu resign ialah sebab banyaknya hal negatif yang kamu rasakan, kau tetap harus meninggalkan kesan aktual, demi menjaga nama baikmu di kantor berikutnya.

Tidak hanya itu, keluar dengan cara baik-baik juga bisa mempertahankan korelasi baik dengan rekan-rekan kerjamu dan karyawan lainnya. Sehingga, pertemanan yang bagus, bisa terus terjalin meski telah berlawanan tempat kerja.

5. Kembalikan Semua Aset Kantor yang Dipinjamkan

Biasanya, kau akan mendapatkan beberapa barang sumbangan kantor seperti laptop, perlengkapan ATK, ID Card, seragam dan lain-lain. Nah, dikala kau resign kamu wajib untuk mengembalikan aset kantor tersebut, karena barang-barang tersebut bukan dimiliki secara permanen.

Jangan, ambil atau sengaja mencuri aset kantor tersebut, sebab itu bukanlah hak kamu. Kembalikan secara baik-baik secara utuh tanpa ada kekurangan sedikit pun. Dengan begitu, proses resign-mu bisa berlangsung dengan lancar.

Nah, itulah hal-hal yang perlu kamu kerjakan sebelum mengajukan resign. Setelah hal-hal tersebut dilaksanakan, selanjutnya kau mampu mencari tahu pola dan cara menciptakan surat resign, sebagai mekanisme yang baik.

(Baca Juga: Sederet Tips Menghadapi Interview Online beserta Fakta Menariknya)

Tujuan Membuat Surat Resign

  • Agar kau terlihat profesional (tidak cuma lisan)
  • Terdapat argumentasi-alasanmu untuk resign secara tertulis
  • Bisa dijadikan bukti yang kuat jikalau kau sudah mengajukan resign
  • Kamu bisa menuliskan undangan secara tertulis kapan kau ingin resign (tanggal, bulan dan tahun)

Contoh Surat Resign

Nah, dalam membuat surat resign juga tidak sembarang. Kamu juga harus mengetahui hal-hal apa saja yang boleh dicantumkan dalam surat resign. Berikut acuan dan cara membuat surat resign yang bagus dan benar:

SURAT PENGUNDURAN DIRI

Jakarta, 4 April 2020

Kepada

Yth. Pimpinan

PT. Selalu Ada Jakarta

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Agung Perdana

Alamat: Jl. Makmur, No.3, Kec. Sukahati, Kota Jakarta

Jabatan: Customer Service

Dengan adanya surat ini, saya bermaksud untuk mengajukan permintaan pengunduran diri dari jabatan di perusahaan Bapak/Ibu terhitung pada tanggal 11 Juni 2020.

Sebelumnya, aku mengucapkan banyak terimakasih sebesar-besarnya, alasannya adalah telah memberikan potensi untuk mencar ilmu dan bekerja secara profesional di perusahaan Bapak/Ibu. Saya juga mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang selama ini telah diberikan baik secara tidak langsung dan secara pribadi.

Saya mohon maaf sebesar-besarnya, alasannya adalah tidak lagi menjadi bab dalam perusahaan Bapak/Ibu. Semoga perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin dapat semakin berkembang lagi.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat dengan sarat kesadaran serta cita-cita sendiri, tanpa ada paksaan dari semua orang.

Hormat saya,

Agung Perdana

Contoh Surat Resign Karyawan

Jakarta, 4 April 2020

Kepada

Yth. Human Resource

PT. Mandiri Kencana

Jl. Sudirman 3, Jakarta

Dengan hormat,

Bersamaan dengan surat ini, aku sebagai Manajer Proyek di PT Mandiri Kencana, menurut keputusan direksi, saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Budi Galih

Departemen: Pengembangan dan Riset

Jabatan: Manajer Proyek

ID Karyawan: EMP-101

Berniat untuk memberikan pengunduran diri aku, dari jabatan Manajer Proyek terhitung semenjak 11 Juni 2020.

Sebelumnya, saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas santunan dan peluang yang telah diberikan selama ini. Semua hal ini akan membantu saya untuk menjadi seorang yang lebih profesional lagi. Saya juga menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran direksi PT Mandiri Kencana beserta dengan rekan-rekan di departemen Pengembangan dan Riset bila selama ini terdapat banyak kesalahan, baik yang tidak disengaja maupun yang disengaja.

Demi kelancaran tugas jabatan proyek manajer, aku bersedia untuk membantu hingga era transisi berjalan. Semoga kedepannya PT Mandiri Kencana dapat terus meningkat lebih baik lagi.

Hormat aku,

Budi Galih

Tidak cuma merencanakan surat resign, sebelum resign kau juga harus menyiapkan dana darurat serta asuransi kesehatan. Pasalnya, ketika kamu memutuskan resign, belum pasti kau mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dari yang sebelumnya.

Dana darurat dan asuransi kesehatan penting untuk dimiliki saat dalam kondisi darurat dan kamu belum mempunyai pemasukan yang stabil. Ayo, secepatnya olok-olokan asuransi kesehatan untuk dukungan diri, hanya di situs Cekaja.com!