0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

9 Virus Berbahaya Dari Binatang Selain Corona, Wajib Tahu!

Merebaknya virus corona selaku virus berbahaya dari binatang kian memberi efek jelek untuk warga dunia. Tak heran bila World Health Organization (WHO) menganggapnya selaku pandemi sebab mempunyai dampak secara global.

9 Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona

Sebenarnya, sebagian besar virus dan bakteri tidak berbahaya bagi makhluk hidup. Tapi, sebagian yang lain juga menjadikan penyakit berbahaya.

Virus berbahaya dari binatang yang gres ini bisa mengancam nyawa manusia, bila imunitas belum terbentuk dengan baik untuk menghadapi.

Secara historis, ada beberapa virus berbahaya dari binatang yang telah merenggut nyawa manusia, ini di antaranya!

1. RABV

RABV - 9 Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Anjing sebagai binatang yang lucu dan menggemaskan ini ternyata juga membawa virus yang berbahaya! Penyakit yang penyebab utamanya anjing yaitu rabies atau anjing gila. Virus RABV lah dalang di balik penyakit tersebut.

Penyaluran abses ini terjadi bila binatang dengan virus RABV menggigit binatang lain atau manusia. WHO menyebutkan, lebih dari 59.000 orang harus meregang nyawa tiap tahunnya di lebih dari 100 negara.

Kasus penyakit rabies balasan virus RABV kebanyakan didapatkan di Afrika dan Asia. Untungnya, virus berbahaya dari binatang ini mampu secara efektif dicegah menggunakan vaksin.

2. Toxoplasma gondii

Toxoplasma gondii - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Virus berbahaya dari hewan berikutnya ialah Toxoplasma atau dikenal juga dengan nama Toxoplasma gondii yang dibawa oleh kucing. Virus ini mengakibatkan penyakit toksoplasmosis. Virus ini akan menyerang mata, paru-paru, jantung, bahkan metode saraf.

Yang menciptakan virus Toxoplasma gondii menyebar yaitu kotoran kucing dan yang paling rentan terpapar yakni ibu hamil. Maka dari itu, wanita hamil tidak diperbolehkan dengan dengan binatang menggemaskan ini.

Penyakit lain yang ditularkan melalui binatang yang imut ini yaitu pes bubo, penyakit jerawat kuman berbahaya yang menciptakan 75 juta jiwa terbang. Kasus terparah terjadi pada kurun ke-14 di seluruh penjuru Eropa, Asia, dan Mesir.

3. Hantavirus

Hantavirus - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Setelah terjadi pandemi Covid-19 yang menjadikan krisis kesehatan global, timbul pula sebuah penyakit yang disebabkan Hantavirus yang dibawa oleh tikus. Virus ini booming sehabis seorang pria dari Provinsi Shandong, Cina, meninggal di bus.

Seseorang bisa terkena virus berbahaya dari binatang ini ketika terekspos dengan kotoran, air liur, atau urine tikus. Penyebarannya bisa melalui udara, lho!

Mereka yang menderita penyakit ini akan mengalami kelelahan, nyeri otot, serta demam. Beberapa bahkan ada yang mengalami pusing, muntah, dan diare.

(Baca Juga: 7 Pengorbanan Perawat Selama Corona)

4. H1N1

H1N1 - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Swine flu atau yang diketahui dengan flu babi terjadi sebab strain baru dari virus H1N1. Jenis virus ini sebelumnya pernah menjadi pandemi sekitar tahun 1918-an yang dikenal dengan nama flu Spanyol. Indonesia bahkan mesti merelakan 1,5 juta jiwa terbang dan kesengsaraan terjadi dimana-mana.

Sebelum adanya perkara virus corona, flu babi sudah menjadi pandemi. Hal ini disebabkan flu babi menyerang lebih dari 1,4 miliar manusia dan menyebabkan ajal bagi 575.400 orang secara global pada tahun 2009 hingga 2010.

Mirip seperti masalah Covid-19, virus berbahaya dari hewan ini juga ditularkan lewat cairan seperti batuk dan bersin. Pasien yang terinfeksi mempunyai gejala seperti flu pada umumnya seperti sakit kepala, batuk dan pilek, demam, menggigil, serta sakit tenggorokan.

5. H5N1

H5N1 - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Kalau flu babi disebabkan oleh virus H1N1, ayam atau unggas jenis lain membawa virus berbahaya dari hewan yang disebut virus H5N1 atau disebut juga Avian Influenza yang menjadikan flu burung.

Penularan flu ini seringkali terjadi melalui kontak dengan unggas yang sakit, serta dari insan ke insan yang lain. Jadi, pastikan daging unggas yang mau kau konsumsi telah matang sempurna, ya!

Gejalanya timbul dalam 2 hingga 8 hari dan tampaksama halnya dengan flu biasa mirip batuk, demam, tenggorokan sakit, sakit kepala, nyeri otot serta nafas pendek. Jika pengobatan berlangsung dengan tanpa kendala, flu ini dapat disembuhkan hanya dengan waktu sebentar saja kok, bisa dalam hitungan hari atau ahad.

6. SIV dan MPXV

SIV dan MPXV - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Apakah kau menyadari bahwa penyakit HIV/AIDS dikategorikan sebagai penyakit zoonotik? Ya, penyakit itu berasal dari virus bernama Simian Immunodeficiency Virus atau SIV saat masih ada di simpanse yang disangka berasal dari Afrika Tengah.

SIV yang ditularkan lalu bermutasi menjadi HIV yang menjadikan AIDS.

Perpindahan virus berbahaya dari hewan ini terjadi saat insan mengkonsumsi daging kera yang sudah terkena virus. Beberapa studi menandakan jikalau transmisi virus ini terjadi sejak tahun 1800-an.

Selain penyebab HIV/AIDS, monyet juga menenteng virus bernama Monkeypox virus (MPXV) yang menyebabkan penyakit cacar monyet. Penyakit ini menyerang penduduk Afrika pada 2019 lalu. Sebagian penularan virus ini terjadi antara binatang dan manusia, dan jarang terjadi antar manusia. Tidak hanya simpanse, kelinci, tikus liar, dan bajing juga andil dalam penyebaran MPXV.

(Baca Juga:keuangan-selama-pandemik-virus-corona/”> Ini Solusi Keuangan Selama Masa Pandemi Corona)

7. Dengue Virus

Dengue Virus - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Mungkin kau telah familiar dengan penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh Dengue Virus (DENV). Virus ini berkembang subur khususnya di kawasan tropis dan subtropis. Kasus nanah demam berdarah telah terjadi sebanyak nyaris 390 juta per tahun. Tapi, itu hanyalah satu di antara puluhan virus yang dibawa oleh binatang mungil nan mematikan ini.

Terdapat Zika virus (ZKV) yang menyebabkan bayi menjadi terlahir cacat. Ada juga virus west nile yang menjadi penyebab meninggalnya penyanyi legendaris Indonesia, Glenn Fredly, yaitu meningitis. Virus chikungunya yang disebarkan oleh nyamuk juga bisa mengakibatkan sakit sendi dan demam.

8. MERS

MERS - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Virus berbahaya dari binatang berikutnya disebarkan oleh unta. Virus yang diketahui dengan nama MERS (Middle East Respiratory Syndrome) ini menjadi wabah pada tahun 2012 di Arab Saudi dan pada tahun 2015 di Korea Selatan. Masih dalam keluarga virus corona, efek yang ditimbulkan pun juga seperti seperti gangguan pernapasan.

Meskipun tingkat transmisi antar insan pada virus ini cukup rendah, tingkat kematiannya tinggi dengan 30 hingga 40 persen. Mereka yang terinfeksi virus yaitu orang-orang yang mengonsumsi daging dan susu unta atau yang melaksanakan kontak langsung dengan hewan tersebut.

Sebanyak 2,494 orang telah terinfeksi dan 858 diantaranya meninggal dunia. Sampai ketika ini pun, vaksin kepada virus ini belum ditemukan.

9. Marburg Virus dan Ebola

Marburg Virus dan Ebola - Virus Berbahaya dari Hewan Selain Corona Wajib Tahu

Kelelawar memboyong banyak sekali virus berbahaya dari hewan. Hewan ini menyebabkan aneka macam wabah terjadi. Pada tahun 1967, 478 orang dari 590 masalah harus meregang nyawa karena virus Marburg alasannya adalah tingkat kematiannya 2 kali lipat virus MERS ialah 88 persen.

Selanjutnya, ada virus Ebola yang menimbulkan 50 persen penderitanya meninggal. Simpanse dan Gorila dari Afrika Tengah yang sebetulnya paling terancam dengan penyakir ini, namun manusia juga bisa tertular lewat landak dan kelelawar. Virus mematikan ini tersebar lewat kontak cairan tubuh atau darah dari binatang yang terinfeksi.

Ditambah, penularan virus Covid-19 atau SARS-CoV-2 yang pertama kali diketahui di kota Wuhan, China pada Desember 2019 kemudian. Setelah menginfeksi ribuan masyarakatChina, virus ini merambat ke lebih dari 190 negara.

Daftar virus berbahaya dari hewan di atas harus kita hindari dengan konsumsi masakan sehat dan berolahraga. Selain itu, lindungi dirimu dengan produk asuransi untuk mengantisipasi hal jelek terjadi.

Kini, kamu mampu membandingkan terlebih dulu produk asuransi mana yang cocok dengan kebutuhan. Premi bulanan yang ringan dijamin nggak bikin kantong bolong. Ajukan asuransi opsi lewat CekAja.com sekarang juga!