0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

8 tips Mengobati Masuk Angin Tanpa Kerokan, Yuk Coba!

Seringnya dikala masuk angin, orang-orang akan memilih jalan cepat untuk menyembuhkannya, yaitu dengan cara kerokan. Meski diandalkan ampuh mengobati masuk angin, tapi bagi sebagian orang, kerokan justru sungguh menyakitkan. Nah, bagaimana dengan kau? Tim kerokan atau tidak? Kalau tidak, mendingan kau coba dahulu beberapa cara mengobati masuk angin berikut ini.

Cara Mengobati Masuk Angin

Macam-macam Penyebab Masuk Angin

Bukan orang Indonesia namanya kalau belum pernah mengalami masuk angin. Dalam dunia medis, sebetulnya tidak mengenal istilah penyakit masuk angin.

Soalnya nih, gejala masuk angin sungguh seperti dengan tanda-tanda flu, mulai dari tubuh pegal-pegal, meriang, pusing, kedinginan, perut kembung, hingga nyeri otot.

Meski begitu, masuk angin ternyata bisa terjadi sebab diakibatkan beberapa aspek, mirip sering beraktivitas di luar rumah hingga larut malam, sering begadang, sering merokok, gaya hidup tidak sehat, dan pola makan yang tidak terencana. Dari hal-hal seperti inilah kenapa kamu mampu mengalami masuk angin dan tak jarang sangat mengganggu aktivitas.

Selain itu, dalam ranah medis juga diterangkan jika masuk angin bisa terjadi bila penderitanya kurang memenuhi asupan vitamin D, yang umum didapat dari berjemur di tengah terik sinar matahari pagi. Vitamin D ini diyakini memiliki peranan penting dalam mempertahankan daya tahan badan agar tak rentan terinfeksi virus ataupun basil berbahaya.

(Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengobati Diabetes)

Apakah Cara Mengobati Masuk Angin Bisa dengan Kerokan?

Kebanyakan orang zaman dulu menilai kalau kerokan mampu menjadi cara mengobati masuk angin yang paling efektif. Lantas, bagaimana pertimbangan medis mengenai hal ini?

Dilansir darin laman Halodoc, ternyata kerokan dikala masuk angin memang memberi efek yang bagus bagi kesehatan. Selain digunakan selaku cara mengobati masuk angin, kerokan juga mampu meningkatkan sistem kekebalan badan manusia.

Nah, kalau kamu mengalami masuk angin, segeralah ambil koin dan minyak sebagai pelicin biar kulit tidak lecet atau luka.

Koin yang digosokkan pada area kulit membuat suhu badan menjadi lebih hangat, sehingga pembuluh darah juga ikut mengalami pelebaran.

Pembuluh darah yang mengalami pelebaran ini sama artinya dengan pelancaran peredaran darah, atau diketahui juga dengan perumpamaan oksigenasi. Ketika hal ini terjadi, maka masuk angin yang diderita pun akan membaik secara perlahan.

Tapi ada hal lain yang mesti kamu perhatikan dari metode kerokan untuk mengatasi masuk angin ini. Ya, keseringan kerokan ternyata juga mampu memiliki pengaruh negatif bagi tubuh.

Pori-pori kulit yang terbuka lebar sesudah kerokan dianggap sungguh rentan dimasuki oleh virus maupun basil. Sebaiknya, hindari melakukan kerokan setiap saat dikala masuk angin, dan sesekali ubah metode ini dengan cara yang lain.

Cara Mengobati Masuk Angin Tanpa Kerokan

Ketika mengalami gejala masuk angin, sebaiknya atasi dengan cara yang sempurna dan usahakan jangan terlalu sering kerokan.

Meski penyakit ini sering dianggap penyakit ringan, namun masuk angin juga bisa pertanda keadaan medis tertentu yang mungkin kamu derita.

Oleh risikonya, sebelum merambat ke kondisi serius, kamu mampu mencoba beberapa cara mengobati masuk angin berikut ini mirip yang dilansir CekAja dari aneka macam sumber.

1. Mengonsumsi seduhan rempahan

Mengonsumsi seduhan rempahan

Cara mengobati masuk angin yang pertama adalah dengan menciptakan minuman hangat dari rempah-rempah mirip jahe dan kayu elok. Cara ini diyakini bisa membantu mengendorkan rasa sesak dan sakit pada pernapasan maupun tenggorokan.

Khasiat rempah-rempah dinilai sangat manis untuk merangsang produksi air liur dan membuat pemikiran lendir pada tenggorokan menjadi lebih lancar.

Agar seduhan rempah-rempah ini makin maksimal untuk disantap, kau bisa mencampurkan beberapa tetes madu dan perasan lemon. Madu yang bersifat anti inflamasi dan anti kuman ini tak hanya bisa meminimalkan iritasi, tetapi juga memperlihatkan rasa lega pada ujung saraf tenggorokan.

2. Maksimalkan waktu untuk istirahat

Maksimalkan waktu untuk istirahat

Jika mengalami masuk angin, lebih baik tunda dahulu pekerjaaanmu dan segeralah beristirahat. Pasalnya salah satu penyebab seseorang mengalami masuk angin ialah kecapean dan badan kurang istirahat.

Untuk itu, cobalah cara mengobati masuk angin yang satu ini dan jangan lupa untuk mengonsumsi seduhan rempah-rempah mirip yang sudah diterangkan pada poin sebelumnya.

Idealnya, badan memerlukan istirahat selama kurang lebih 7 sampai 8 jam. Usahakan supaya jam tidur tidak melebihi pukul 12 malam, sebab kebiasaan seperti ini sangat berisiko mengalami stress, perilaku bulimia, dan seasonal affective disorder.

3. Penuhi asupan cairan tubuh

Penuhi asupan cairan tubuh

Tubuh memerlukan asupan cairan semoga tetap terhidrasi. Salah satunya dengan rutin mengonsumsi air putih setidaknya 8 gelas perhari atau sesuai dengan keperluan masing-masing. Ini juga termasuk cara mengobati masuk angin yang paling ampuh, mengenang faktanya gejala masuk angin bisa berupa badan lemas dan kurang cairan.

Dengan banyak minum air putih, tanda-tanda masuk angin yang diikuti flu mampu lebih membaik. Sebaiknya konsumsi air putih dalam kondisi hangat atau jika ingin lebih beragam, kamu bisa menciptakan teh bagus hangat maupun air campuran lemon dan madu.

4. Konsumsi masakan bergizi

Konsumsi makanan bergizi

Cara mengobati masuk angin berikutnya yakni dengan mengonsumsi masakan bergizi. Makanan bergizi ini dikenal ampuh untuk membasmi kuman dan virus penyebab masuk angin, sekaligus mampu meningkatkan daya tahan badan supaya kembali bugar untuk menangkal penyakit.

Beberapa masakan bergizi yang mesti kamu konsumsi dikala masuk angin ialah alpukat, brokoli, tomat, pisang, salmon, telur rebus, bayam, dan pepaya. Beberapa diantara makanan tersebut juga kaya akan vitamin C yang diketahui baik untuk kesehatan badan.

(Baca Juga: 7 Obat Alami Atasi Ambeien)

5. Buat suhu kamar tetap hangat

Buat suhu kamar tetap hangat

Salah satu gejala masuk angin yakni kedinginan dan meriang. Untuk mengatasinya, kau mampu coba menciptakan suhu kamar tetap hangat sehingga badan mengeluarkan racun-racunnya dalam bentuk keringat.

Apabila udara menjadi kering atau terasa tidak nyaman, gunakanlah humidifier untuk menciptakan suhu kamar menjadi lembap, dan hidung yang tersumbat, serta intensitas batuk dikala masuk angin pun akan sedikit menyusut.

6. Mengonsumsi vitamin C

Mengonsumsi vitamin C

Cara mengobati masuk angin selanjutnya yakni dengan mengonsumsi vitamin C. Selain menjaga imunitas badan, vitamin C atau umumdisebut pula asam askorbat ini juga berkhasiat untuk melindungi sel tubuh dari radikal bebas, melindungi badan dari penyakit, menghalangi dan mengurangi pilek, serta menurunkan risiko terjangkit penyakit jantung.

Konsumsilah vitamin C dengan takaran yang sempurna atau paling tidak sesuai hukum pakai. Umumnya dosis suplemen vitamin C yang diusulkan adalah 75 hingga 90 mg. Saat mengalami masuk angin, kamu bisa lengkapi asupan dengan mengonsumsi vitamin C 500 mg untuk bantu proses penyembuhan.

7. Pijat dengan minyak hangat

Pijat dengan minyak hangat

Tanpa kerokan, kau juga bisa mengatasi masuk angin loh, yakni dengan membaluri minyak hangat sambil dipijat secara perlahan. Cara mengobati masuk angin yang satu ini dianggap cukup efektif, guna menciptakan otot-otot badan yang tadinya terasa tegang akan lebih lemas dan lega.

Selain memakai minyak zaitun, kau mampu menjajal minyak essensial mirip minyak lavender yang diketahui dapat meredakan nyeri pada tubuh. Agar khasiatnya semakin optimal, coba campurkan minyak lavender dengan minyak zaitun atau minyak kelapa murni.

8. Rutin berolahraga

Rutin berolahraga

Terakhir, cara mengobati masuk angin ialah dengan berkala berolahraga. Meskipun sedang tidak yummy tubuh, seharusnya kamu tetap melaksanakan acara fisik, sehingga racun yang ada dalam tubuh mampu dikeluarkan dengan baik melalui kucuran keringat.

Tidak perlu yang berat, kau bisa mencoba peregangan tubuh atau sit up di rumah saja. Cuma yang perlu diingat, ketika berolahraga kau juga mesti menyanggupi keperluan asupan cairan dan kuliner bergizi agar badan lekas pulih dari tanda-tanda masuk angin yang diderita. Cara mengobati masuk angin ini memang mudah, tapi perlu kesadaran lho untuk selalu bersungguh-sungguh berolahraga.

Jika Masuk Angin Tak Kunjung Sembuh, Kapan Waktu Terbaik untuk ke Dokter?

Gimana bila seluruh cara mengobati masuk angin di atas tak kunjung menunjukkan hasil? Itu memiliki arti kamu harus memeriksakan diri ke dokter, paling tidak sehabis lebih dari 3 hari dan dibarengi dengan tanda-tanda muntah, lemas, serta nyeri dada.

Soalnya ada beberapa penyakit yang awalnya tampak mirip gejala masuk angin tetapi ternyata bukan. Beberapa diantaranya seperti bisul jalan masuk pernapasan atas ataupun bawah, malaria dan demam berdarah, serta penyakit jantung.

Kalau hingga penyakit yang diderita justru berisiko seperti penyakit jantung, demam berdarah maupun pneumonia. Maka kamu butuh penanganan yang lebih serius di rumah sakit.

Agar biaya yang dikeluarkan tidak terlampau besar, kamu juga perlu nih melengkapi diri dengan asuransi kesehatan dari CekAja.com.

Lewat CekAja, kamu bisa mendapatkan produk asuransi kesehatan dari beberapa kawan terbaik seperti Asuransi Ciputra Life, PFI Mega Life, dan Asuransu Cigna. Perlindungan yang diberikan juga sangat lengkap dan dibarengi juga dengan tunjangan klaim cepat.

Nah, untuk gosip lebih lanjut tentang produk asuransi serta cara pengajuannya, langsung saja saluran laman CekAja.com.