0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

8 tips Mengatasi Anak Tantrum Yang Perlu Diketahui Orangtua

Mengatasi anak tantrum dapat dikatakan bukanlah masalah yang mudah, utamanya untuk kamu yang masih termasuk gres dalam mengasuh anak. Tantrum itu sendiri ialah sebuah keadaan dikala sang anak meledakan rasa emosinya, bisa itu berbentukmenangis kencang sampai teriak-teriak.

Cara mengatasi anak tantrum

Meskipun tantrum dapat terjadi juga pada orang remaja, namun untuk bawah umur cenderung lebih biasa terjadi dan lebih susah untuk dikendalikan. Biasanya, tantrum mampu ditandai dengan sikap keras kepala, menangis dengan kencang, murka-marah, dan sulit menenangkan diri.

Biasa terjadi pada anak berusia 15 bulan ke atas, tantrum ialah salah satu cara mereka untuk menjelaskan apa yang diinginkan tetapi tidak mampu mengungkapkannya dengan kata-kata. Meski begitu, bukan memiliki arti orangtua tidak mampu mengatasinya lho.

Oleh alasannya adalah itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membicarakan perihal beberapa cara menangani anak tantrum yang bisa kau praktekkan. Yuk disimak bahu-membahu.

Jenis Tantrum pada Anak

Sebelum kita membahas tentang cara mengatasi anak tantrum, ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu tentang jenis-jenis tantrum yang terjadi pada anak. Nah, mungkin banyak orangtua yang belum tahu bahwa ternyata, tantrum itu sendiri memiliki dua jenis lho. Dilansir dari situs halodoc, terdapat dua jenis tantrum pada anak, yaitu yakni:

  • Tantrum Manipulatif

Tantrum manipulatif timbul saat sang anak mempunyai harapan yang tidak dipenuhi. Dalam hal ini, anak akan rela melaksanakan apapun hingga mereka sukses mendapatkan apa yang diinginkan. Dan kebanyakan, tindakannya cenderung lebih dibentuk-buat untuk menarik minatorang sekitar.

  • Tantrum Frustasi

Sementara itu, tantrum frustasi lebih sering dialami oleh anak-anak berusia sekitar 18 bulanan yang belum berilmu dalam mengekspresikan dirinya dengan baik. Mereka masih susah dalam mengungkapkan perasaan pada orang lain. Biasanya, tantrum putus asa ini dipengaruhi oleh beberapa aspek, seperti kecapekan, kelaparan, atau gagal melakukan sesuatu.

(Baca Juga: Cara Mengukur Kecerdasan Anak)

Cara Mengatasi Anak Tantrum

Setiap orangtua perlu mengetahui cara menangani anak tantrum supaya untuk kedepannya hal ini tidak menjadi suatu kebiasaan. Tentu saja tantrum yang didiamkan bisa memberikan imbas jelek kepada kemajuan anak di lalu hari. Oleh sebab itu, setiap orangtua wajib melakukan beberapa cara mengatasi anak tantrum.

Nah, dilansir dari aneka macam sumber, terdapat beberapa cara menangani anak tantrum yang mampu kamu praktekan sendiri, diantaranya yakni:

1. Tetap Tenang

Tetap Tenang - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Cara menanggulangi anak tantrum yang pertama harus dilaksanakan yakni dengan membuat dirimu tetap hening. Meskipun mereka sedang meluapkan emosinya di tempat umum, ada baiknya untuk tidak ketakutan. Jangan malah membalasnya dengan membentak balik mereka.

Sebab, hal tersebut justru akan membuat anak kian putus asa. Oleh karena itu, cobalah untuk tetap tenang dan bertindaklah mirip biasa. Apabila anak melakukannya di ruangan publik, mirip di bioskop atau restoran, kau mampu mengajaknya ke luar sebentar untuk duduk dan menenangkan diri. Jangan ragu pula untuk memeluknya.

Ketika si kecil telah mulai hening dalam waktu singkat, kamu bisa memberikan mereka reward atau hadiah sederhana, sehingga kedepannya sang anak mampu belajar untuk mengungkapkan apa yang diinginkannya tanpa tantrum.

2. Cari Tahu Penyebab Tantrum

Cari Tahu Penyebab Tantrum - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Cara menanggulangi anak tantrum berikutnya yaitu dengan mencari tahu penyebabnya. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa tantrum pada anak terdapat dua jenis, ialah tantrum manipulatif dan tantrum putus asa. Nah, kamu bisa mencari tahu penyebabnya dengan menanyakan kepada anak secara pribadi, “Apakah kau lapar?” atau “Kamu masih mengantuk ya?” dan hal-hal lainnya.

Ketika menanyakan hal itu, ada dua kemungkinan yang dilaksanakan oleh anak, adalah mengangguk dan menggeleng. Dari sanalah kamu mampu mengetahui penyebabnya, sehingga kau menjadi lebih gampang menanggulangi anak tantrum yang sedang terjadi.

3. Pahami Perasaan Anak

Pahami Perasaan Anak - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Terkadang, tantrum terjadi untuk anak yang ingin mengungkapkan perasaannya. Oleh alasannya adalah itu, apabila dia menangis atau berteriak, kamu bisa membiarkannya tanpa panik. Karena, meskipun mungkin terlihat selaku tindakan yang kurang baik, tetapi nyatanya sang anak mampu belajar dalam mengekspresikan perasaan. Tetapi, tentu mesti dipastikan pula bahwa tantrum tak membahayakan bagi si kecil atau orang lain. 

4. Alihkan Perhatian Si Kecil

Alihkan Perhatian Si Kecil - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Biasanya, anak akan mudah melewatkan hal lama dikala kepincut pada hal gres. Karenanya, kamu bisa mengalihkan perhatian mereka selaku salah satu cara dalam menangani anak tantrum. Contohnya, kamu bisa memperlihatkan makanan ringan yang mereka sukai atau mainan yang sudah lama tidak dimainkan dikala mereka sedang marah, berteriak, dan rewel.

5. Mencoba untuk Tetap Konsisten

Mencoba untuk Tetap Konsisten - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Jika kau berhasil mengatasi anak tantrum dikala di rumah, maka pastikan pula bahwa kau juga sukses mengatasinya ketika di luar rumah. Cobalah untuk tetap tenang dan tahan diri biar tidak murka terhadap si kecil untuk memerintahkan mereka membisu. Selalu konsisten untuk tidak peduli jeritan.

Menurut Diane Ryals, seorang pakar edukasi kehidupan keluarga dari University of Illinois mengungkapkan bahwa tantrum mampu menjadi masalah dikala orangtua justru menuruti keinginan sang anak dengan gampang cuma untuk meminta anak diam. Padahal, tantrum itu sendiri bisa menjadi ‘senjata’ bagi sang anak untuk bisa menerima apa yang mereka kehendaki di kurun yang hendak datang.

6. Hentikan Kesibukan Sementara Waktu

Hentikan Kesibukan Sementara Waktu - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Menghentikan aktivitas kau untuk sementara waktu dan fokus pada si kecil mampu menjadi salah satu cara menanggulangi anak tantrum yang dapat dilaksanakan. Mungkin sering terjadi ketika kau sedang melakukan sebuah pekerjaan di rumah, anak datang-datang melempar mainan, berteriak, atau bahkan menangis tanpa karena.

Nah, bisa jadi hal tersebut justru membuktikan bahwa mereka meminta perhatian. Oleh karena itu, ketika sang anak mulai melaksanakan hal tersebut, cobalah untuk menghentikan pekerjaan apapun yang sedang kau kerjakan dan menemani si kecil terlebih dulu. Barulah dikala anak telah terlihat sibuk dengan acara yang sedang dilaksanakan, kamu bisa mulai kembali melakukan pekerjaan awal yang tertunda.

7. Abaikan Reaksi Orang Sekitar

Abaikan Reaksi Orang Sekitar - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Kebanyakan orangtua pasti merasa aib dikala anak datang-tiba menjerit di daerah lazim. Dikarenakan hal itulah, tak jarang pula orangtua yang jadi terpancing untuk marah terhadap sang anak dan menawarkan apa yang mereka harapkan dengan impian agar duduk perkara cepat selesai.

Tatapan tajam dari orang sekitar yang merasa terusik juga terkadang menjadi salah satu hambatan dalam mengatasi anak tantrum sekaligus menjadi masalah yang memusingkan. Padahal, menangani tantrum semoga bisa cepat final ialah dengan mengabaikan orang sekitar dan tidak memperdulikan apa yang mereka fikirkan.

(Baca Juga: Kesalahan Mendidik Anak yang Perlu Dihindari)

Jika anak menangis terlalu kencang, cobalah untuk menggendongnya dan ajak ke daerah yang jauh dari hingar bingar. Setelah itu, duduk dan diamlah beberapa menit sampai anak tenang dengan sendirinya. Namun, kalau tantrum anak masih belum terkendali, kamu bisa memutuskan apakah memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan atau justru eksklusif pulang untuk menyelesaikan masalah di rumah.

8. Jangan Pernah Memukul Anak

Jangan Pernah Memukul Anak - 8 Cara Mengatasi Anak Tantrum yang Perlu Diketahui Orangtua

Cara menangani tantrum anak yang terakhir yaitu dengan tidak melakukan kekerasan, seperti mencubit dan memukul. Perlu dikenali bahwa tindakan kekerasan justru akan meninggalkan luka yang mendalam bagi anak. Oleh sebab itu, selaku gantinya kau mampu mengatasi anak tantrum dengan menawarkan mereka pelukan dan ciuman untuk mengambarkan rasa kasih sayang.

Nah, jikalau terlihat bahwa anak terlihat terlalu sering tantrum, bahkan hingga menyakiti diri sendiri dan orang lain, ada baiknya kalau kau mulai melakukan konsultasi dengan profesional untuk bisa mencari cara mengatasi tantrum anak yang lebih tepat.

Dalam merayakan hari anak nasional anak 2020, menunjukkan si kecil mainan edukasi mampu menjadi opsi kado terbaik lho. Semakin hemat dengan lagi dengan memanfaatkan berbagai promo dan diskon dari kartu kredit pilihan, salah satunya seperti potongan harga hingga 50 persen gratis ongkir untuk transaksi yang dilaksanakan secara online. Lumayan banget, kan!

Belum punya kartu kredit? Jangan khawatir! Segera ejekan saja di CekAja.com. Selain kamu bisa melakukan perbandingan jenis kartu kredit yang sekiranya paling cocok dengan keperluan dan pola hidup, mengajukan kartu kredit di sini juga tak perlu ke luar rumah alasannya seluruh proses dapat dikerjakan secara online. Maka dari itu, jangan sungkan dan secepatnya ajukan kartu kreditmu hanya di CekAja.com.