0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

8 tips Mengajarkan Anak Puasa Ramadan. Pelan Tetapi Pasti!

Anak kecil memang belum diwajibkan untuk menjalankan puasa bulan puasa. Dalam agama Islam, berpuasa sebulan sarat wajib dijalankan bagi yang sudah cendekia baligh. Namun, tidak ada salahnya selaku orangtua untuk mengenalkan ibadah ini terhadap si kecil sejak dini, semoga kelak mereka terbiasa.

8 Cara Mengajarkan Anak Puasa

Melansir Liputan6.com, dr. Caessar Pronocitro, Sp.A, M.Sc mengatakan usia anak yang ideal untuk diajarkan berpuasa sepanjang hari yaitu mulai 6 tahun. Dengan catatan, kerjakan secara sedikit demi sedikit dan jangan terlalu dipaksakan. Bagaimana cara mengajarkan anak puasa bulan rahmat? Selengkapnya orangtua mampu mengikuti 7 kiat berikut ini:

1. Jelaskan tujuan puasa

Meski anak belum memahami, jelaskan mirip apa tujuan puasa bulan berkat. Gunakan bahasa yang mudah dikenali. Beri tahu hal seru perihal puasa supaya mereka termotivasi untuk menjalankanya. Misalnya, puasa mengajarkan kita untuk bersabar. Sabar menahan lapar dan haus yang menciptakan waktu berbuka terasa nikmat hebat. Jelaskan pula setiap orang akan diberi pahala berlipat ganda atas ibadah ini. Untuk menjamah hati mereka, sampaikan kalau ternyata beginilah perasaan kerabat-kerabat kurang mujur di luar sana tiap kelaparan, sehingga kita mesti senantiasa bersyukur.

2. Ciptakan suasana bulan pahala

bulan puasa identik dengan aneka macam hal yang membedakannya dari bulan-bulan lain. Entah itu dari sisi tradisi, hidangan masakan, hingga komponen hiburan. Cara mengajarkan anak puasa selanjutnya, ciptakan suasana bulan suci di rumah.  Mulai dengan memutarkan lagu-lagu reliji, menyajikan makanan khas bulan bulan rahmat, atau  menayangkan kartun islami. Dengan euphoria yang tercipta, si kecil secara perlahan-lahan akan kesengsem untuk ikut berpuasa.

3. Sahur dengan hidangan favorit

Tantangan paling besar orangtua dikala mengajarkan anak puasa, salah satunya juga ketika mengajak si kecil untuk sahur. Pasalnya yang sering terjadi, anak susah dibangunkan alasannya adalah merasa ngantuk. Walaupun begitu, jangan sampai tidak sahur ya! Sahur amat penting untuk menyanggupi nutrisi kita selama  berpuasa di siang harinya, apalagi bagi anak kecil. Hukumnya pun wajib dilaksanakan dikala puasa bulan rahmat. Maka untuk menyiasati duduk perkara ini, suguhkan makanan favoritnya. Beri tahu ‘bocoran’ menu ini sebelum mereka tidur, agar lebih semangat bangun sahur.

(Baca Juga: Bikin Menu Sahur, Inilah Beberapa Resep Makanan yang Tahan Lama)

 4. Mulai puasa setengah hari

Selanjutnya, asuh anak untuk berpuasa secara sedikit demi sedikit sesuai dengan kesanggupan fisiknya. Awali dengan puasa sampai waktu Zuhur terlebih dahulu. Lalu supaya ada pertumbuhan di hari-hari selanjutnya, mampu melanjutkan berpuasa sampai waktu Ashar. Jika nantinya si kecil sudah merasa lebih kuat, boleh mencoba puasa hingga azan Maghrib. Selain itu cara lainnya, kau juga juga melatih anak untuk berpuasa sampai Zuhur, berbuka dengan makan siang, lalu dilanjutkan kembali puasanya hingga Maghrib.

 5. Kaprikornus contoh yang baik

Pada dasarnya anak-anak memiliki sifat menggandakan, maka senantiasa berikanlah pola yang bagus. Semisal dikala melihat kita tak makan dan minum selama berpuasa, si kecil pasti akan penasaran untuk mengikutinya juga. Selain puasa, orangtua mampu melaksanakan ibadah lain seperti membaca Al-Alquran dan tarawih biar anak terbiasa dengan suasana di bulan suci. Sedikit demi sedikit, mereka pun mampu menyaksikan jikalau bulan bulan berkat amatlah spesial. Bukan mustahil, semangat mereka untuk menjalani ibadah ini otomatis akan makin bertambah.

6. Siapkan makanan kesukaannya untuk berbuka

Demi menambah semangatnya, siapkan juga menu kesukaan si kecil untuk berbuka puasa. Jika menu favorit ketika sahur disediakan biar anak tak sulit bangkit, cara ini dilakukan biar mereka semakin termotivasi berpuasa sampai azan Maghrib berkumandang. Tanyakan kuliner atau minuman apa yang mereka inginkan. Bila perlu, libatkan si kecil untuk ikut menyiapkannya tolong-menolong. Namun, tentukan kuliner tersebut bergizi sebanding demi kesehatan si kecil.

7. Buat acara ngabuburit seru

Saat anak sudah bisa menjajal melakukan puasa dengan durasi waktu yang usang, yakni hingga waktu Maghrib, kerjakan beberapa hal seru untuk menunggu waktunya berbuka alias ngabuburit. Cara ini sungguh ampuh mengalihkan perhatiannya dari rasa lapar dan haus selama mencar ilmu puasa full. Sebelumnya kamu mampu membiarkan si kecil untuk tidur siang apalagi dulu, biar enegrinya tak banyak terbuang. Lalu, kerjakan aneka macam kegiatan menyenangkan bareng anak mirip menyiapkan bukaan atau membuat kue lebaran.

 8. Reward di Hari Raya

Tak ada salahnya juga untuk merencanakan reward untuk anak di hari kemenangan nanti. Beri pengertian bila kado ini bukanlah imbalan, sebab ganjaran puasa tetaplah pahala dari-Nya. Namun, reward hadir supaya mereka lebih semangat menjalani ibadah puasa hingga sebulan penuh. Hadiah tersebut mampu berbentukmainan, tas sekolah gres, atau hal lain yang sedang dikehendaki si kecil. Usahakan juga kado ini mampu memperlihatkan manfaat untuknya ya.

Penuhi Nutrisi dan Kebutuhan Cairan Anak

Selain mengetahui cara mengajarkan anak puasa, asupan nutrisi juga perlu diamati lebih ekstra, agar daya tahan tubuh anak tetap terjaga dikala berpuasa apalagi di tengah pandemi virus corona ini. Oleh alhasil, tentukan kamu menyuguhkan kuliner dengan karbohidrat, protein, sayuran, dan buah yang cukup dikala berbuka dan sahur.

Jangan lupa, cukupi juga keperluan cairan anak dengan memberi air putih minimal 6 gelas per hari. Bedanya selama puasa, berikan saat waktu berbuka, sebelum tidur, dan dikala sahur. Hindari minuman cuek semoga tidak menyebabkan sakit tenggorokan ataupun batuk yang mengusik ksehatannya.

Walaupun tak mudah, mengajarkan si kecil berpuasa sejak dini sangatlah penting. Akan namun, orang bau tanah harus tetap ingat untuk tidak memaksakan anak, apalagi hingga diluar batas kemampuan mereka. Selamat mengerjakan ibadah puasa!

Lengkapi tunjangan untuk si kecil dengan asuransi kesehatan Cigna. Cigna Family Care menjadi fitur paling cocok untukmu karena menawarkan pemberian lima anggota keluarga inti. Rasakan banyak sekali manfaat perawatan kesehatannya, apply kini juga melalui CekAja.com. Yuk, sedia payung sebelum hujan di era pandemi ini!

(Baca Juga: Calon Ibu, Seperti Ini 5 Tips Aman Berpuasa Saat Hamil)