0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

7 Pasar Terapung Di Indonesia Yang Wajib Dikunjungi Untuk Para Traveler

Sudahkah kau berkunjung ke beberapa pasar terapung di Indonesia? Walaupun dikala ini sudah kian banyak pasar-pasar modern bermunculan, nyatanya pasar terapung masih bisa mempertahankan eksistensinya selaku salah satu daerah untuk melakukan transaksi jual-beli.

Pasar terapung di Indonesia yang wajib dikunjungi

Jika ditelisik dari sejarahnya, hadirnya pasar terapung memang tak lepas dari kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, sehingga terang membuat negara satu ini memiliki terlalu banyak daerah perairan.

Karenanya, penduduk lokal yang bertempat tinggal di tempat perairan mencoba untuk mengikuti keadaan dengan lingkungan dan bagaimana lingkungan tersebut dapat dijadikan selaku penunjang aktivitas sehari-hari sekaligus selaku sumber mata pencaharian. Dan salah satunya caranya adalah dengan melakukan aktivitas perdagangan di atas bahtera.

Seiring berjalannya waktu, pasar terapung yang pada awalnya dijadikan sebagai tempat melakukan transaksi jual-beli justru kian menjelma daya tarik wisata untuk para wisatawan. Maka dari itu, jikalau kamu merupakan salah satu yang gemar traveling atau melakukan perjalanan ke banyak sekali wilayah, mendatangi beberapa pasar terapung di Indonesia ini harus dijadikan selaku agenda wajib yang tak boleh ketinggalan.

(Baca Juga: Destinasi Wisata Indonesia yang Wajib Dikunjungi)

Oleh alasannya itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membicarakan wacana beberapa pasar terapung di Indonesia yang layak dijadikan selaku destinasi wisata wajib jika kau sedang bepergian ke kawasan tersebut. Apa sajakah itu? Yuk disimak tolong-menolong.

Mengenal Pasar Terapung

Sebelum kita membicarakan wacana beberapa pasar terapung di Indonesia yang wajib dikunjungi, ada baiknya kalau kau juga turut mengenali perihal apa yang disebut sebagai pasar terapung. Nah, pasar terapung ialah sebutan untuk daerah melaksanakan transaksi jual-beli yang mana lokasinya terletak tepat di atas perairan. Biasanya, kawasan perairan yang dipakai yakni sungai atau danau.

Ketika melaksanakan kegiatan transaksi, para pedagang dan pembeli berada di atas bahtera masing-masing, dan itulah mengapa pasar satu ini disebut selaku pasar terapung. Meski begitu, kegiatan jual-beli tidak terlalu berlawanan dengan pasar kebanyakan. Uniknya, beberapa pasar terapung di Indonesia justru masih memberlakukan sistem barter lho.

Seiring dengan sudah mulai banyaknya pasar modern yang bermunculan, jumlah pasar terapung mengalami penurunan secara signifikan. Untuk saat ini, sebagian besar pasar terapung berasal dari negara Asia Tenggara, mirip Indonesia, Thailand, dan Vietnam

Pasar Terapung di Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan paling besar di dunia. Karenanya, tak aneh kalau negara dengan Ibu Kota Jakarta ini juga memiliki pasar terapung yang cukup banyak dan tersebar di berbagai provinsi, diantaranya seperti Kalimantan, Sumatera dan Jawa Barat. Untuk kau yang gemar berjelajah ke banyak sekali kawasan, sudahkan kau mendatangi beberapa pasar terapung di Indonesia? Jika belum, sebaiknya segera kamu masukan ke dalam destinasi wisata wajib.

1. Pasar Lok Baintan, Kalimantan Selatan

pasar lok baintan

Pasar terapung di Indonesia yang hendak kita bahas pertama adalah Pasar Lok Baintan yang terletak di Kalimantan Selatan. Lebih tepatnya di Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Disini, para pedagang berjualan diatas bahtera motor yang bisa hilir mudik kesana-kemari.

Pasar yang juga dikenal sebagai Pasar Apung Sungai Martapura ini sudah mengawali aktivitasnya dari pukul 6 hingga dengan 7 pagi saja. Kaprikornus jikalau kamu ingin berkunjung, pastikan jangan sampai telat. Dan setibanya disana, kau segera bisa bereksplorasi dengan menyewa bahtera melalui penduduk sekitar.

2. Pasar Muara Kuin, Kalimantan Selatan

pasar muara kuin

Sepertinya Kalimantan Selatan memang sumber dari banyak sekali pasar terapung di Indonesia ya. Satu lagi pasar terapung yang berasal dari Kalimantan Selatan, yakni Pasar Muara Kuin yang berlokasi di antara sungai Kuin dan Sungai Barito.

Bagi kau yang gemar menonton televisi, maka pasar satu ini mungkin terlihat tidak terlalu gila. Karena pasalnya, pasar yang sungguh terkenal di Kota Banjarmasin ini sempat menjadi lokasi syuting untuk iklan televisi swasta lho, yang konon masih melegenda sampai dikala ini, utamanya untuk generasi kelahiran tahun ’90 an.

Tak jauh berlawanan dengan pasar-pasar pada umumnya, disini kamu juga mampu berbelanja aneka macam kebutuhan sehari-hari, mulai dari aneka buah-buahan, sayuran, sembako, lauk-pauk, hingga perlengkapan rumah tangga. Hanya saja, seluruh kegiatan transaksi jual-beli antar pedagang dan pembeli sepenuhnya dilakukan di atas perahu yang mana masyarakat Banjar menyebutnya sebagai “Jukung”.

Pasar Muara Kuin merupakan pencetus sekaligus pasar terapung di Indonesia yang paling bau tanah. Jadi, jika kau sedang berkunjung ke Kalimantan Selatan, mendatangi Pasar Muara Kuin wajib dimasukan ke dalam acara.

3. Pasar Siring Piere Tendean, Kalimantan Selatan

pasar Siring Piere Tendean

Masih dari Kalimantan Selatan, pasar terapung di Indonesia berikutnya yaitu Pasar Siring Piere Tendean yang terletak di Sungai Martapura. Namun, seiring dengan datangnya banyak pasar modern di daratan, jumlah penjual di pasar satu ini semakin surut dari waktu ke waktu. Ditambah lagi dengan generasi mudanya yang seakan tak terlalu kepincut untuk melanjutkan tradisi ekonomi di pinggiran sungai.

Meski begitu, pemerintah lokal masih tetap berusaha untuk mempertahankan pasar terapung di Indonesia satu ini dengan menyelenggarakan banyak sekali program dan melaksanakan renovasi, salah satunya mirip menciptakan dermaga yang disambung dengan lanting atau titian dari kayu yang menciptakan para pembeli bisa mendekat ke penjuallewat dermaga tersebut.

Tak cuma itu, pemerintah juga turut menyelenggarakan pesta kesenian rakyat di lokasi tersebut untuk mampu mengumpulkan hiruk pikuk agar Pasar Siring Piere Tendean bisa tetap bertahan. Pasar terapung di Indonesia satu ini cuma beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu saja.

4. Pasar Terapung Langkat, Sumatera Utara

pasar terapung langkat

Dari Kalimantan kini kita berlari ke Sumatera. Pasar terapung di Indonesia selanjutnya yakni Pasar Terapung Langkat yang terletak di Desa Pulau Sembilan, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Pasar satu ini dibuat dan didirikan oleh pemerintah setempat pada 9 Februari, 2009.

Memiliki konsep yang serupa dengan pasar terapung yang ada di Kalimantan, hanya saja tujuan awal dibuatnya pasar ini untuk mampu mempertahankan kestabilan harga ikan kerapu yang merupakan komoditi utama di Kabupaten Langkat.

5. Pasar Apung Lembang, Jawa Barat

pasar apung lembang

Pasar terapung di Indonesia yang lain yakni Pasar Apung Lembang yang menempati area seluas 7,2 hektar yang terletak di daerah Lembang, Bandung Utara, Jawa Barat. Salah satu hal yang membuat pasar ini berlainan dari pasar terapung lainnya, pasar satu ini justru tidak hanya sebatas tempat untuk transaksi jual-beli saja, melainkan juga perpaduan dengan tema bermain, belajar, dan kuliner.

Sehingga, di sini kamu tak cuma bisa membeli seluruh keperluan yang diharapkan, melainkan juga sekaligus mengajak keluarga untuk berwisata. Terdapat gazebo bagus yang terletak di tepi danau serta rumah-rumah asli nan antik yang sengaja didatangkan dari Jawa Timur menciptakan pasar satu ini kian terlihat indah menawan.

Tak hanya itu, kamu juga bisa mengajak keluarga untuk beristirahat di rumah bergaya arsitektur Belanda, Thailand, dan Betawi lho. Dengan fasilitas yang begitu lengkapnya, tak heran jika destinasi wisata ini senantiasa dipenuhi oleh hiruk-pikuk hadirin, khususnya di akhir pekan. Pasar Apung Lembang beroperasi mulai dari pukul 08.00 sampai 21.00 WIB.

6. Pasar Ah Poong, Jawa Barat

pasar ah poong

Di tempat Sentul City, Bogor, Jawa Barat, terdapat suatu pasar terapung yang dinamakan Ah Poong. Berbeda dengan pasar terapung di Indonesia yang telah kita diskusikan sebelumnya yang mana masih menjaga gaya tradisional penduduk lokal, Pasar Ah Poong justru lebih mengusung gaya terbaru.

Tak hanya sekedar berbelanja memenuhi kebutuhan sehari-hari, di sini kamu juga mampu berkunjung ke restoran terapung yang menghidangkan banyak sekali menu luar negeri sembari melihat pemandangan para penjualyang menjajakan aneka dagangannya dengan menggunakan perahu mereka.

(Baca Juga: Manfaat Kartu Kredit Reward Air Miles)

Pada mulanya, pasar ini digagas oleh Bondan Winarno yang merupakan seorang penulis, wartawan, serta presenter dari sebuah acara kuliner di televisi yang berhubungan dengan administrasi dari Eat and Eat. Konsepnya pun dengan memadukan pasar dengan kedai makanan terbuka yang dipenuhi oleh bahtera-perahu di Sungai Cikeas.

Menggunakan perahu dari Vietnam, kau bahkan juga bisa mengarungi Sungai dengan menyewa bahtera yang ada di sana.

7. Pasar Apung Nusantara, Jawa Timur

Pasar Apung Nusantara

Pasar apung juga mampu kamu temui di Jawa Timur dengan nama Pasar Apung Nusantara dan berlokasi di Kota Batu, Malang. Tak jauh berbeda dengan pasar terapung di Indonesia yang lain, pasar ini juga dipenuhi oleh penjualyang memasarkan berbagai keperluan sehari-hari di atas perahu, mulai dari aneka sayuran, buah-buahan, masakan pokok, kebutuhan rumah tangga, dan masih banyak lagi.

Di sini, kau bahkan juga mampu menyewa perahu untuk mengelilingi pasar sembari berburu beragam masakan yang ada dari penjuru nusantara, mirip Jawa, Lombok, Kalimantan, dan masih banyak lagi. Jika kau ingin hunting foto, maka dianjurkan untuk datang malam hari alasannya seluruh lampu atau lentera akan dinyalakan sehingga menciptakan penampakan sungai dan bangunan tradisional tampaklebih indah dan mempesona.

Mulai beroperasi pada pukul 12.00 – 21.00 WIB, kamu setidaknya mampu menemui sekitar 80 stand makanan dan souvenir yang sungguh wajib untuk dikunjungi.

Nah, itulah 7 pasar terapung di Indonesia yang wajib dikunjungi ketika kau sedang traveling. Agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan, jangan lupa juga untuk senantiasa membawa kartu kredit kemanapun kamu pergi.

Karena pasalnya, menggunakan kartu kredit saat traveling justru akan menciptakan pengeluaran kamu selama perjalanan menjadi kian lebih hemat lho. Sedang merencanakan perjalanan namun belum punya kartu kredit? Jangan terus menunda! Segera ejekan saja di CekAja.com.