0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

6 tips Membayar Utang Meski Tak Memiliki Duit

Bisa hidup tanpa utang sepertinya menjadi cita-cita sebagian besar orang di tampang bumi. Rasanya niscaya sungguh melegakan dan menggembirakan kalau tidak ada lagi tagihan yang tiba.

Nah, mewujudkan harapan hidup bebas utang tentu bukan hal yang mudah namun juga bukan hal yang mustahil terjadi. Kamu bisa secepatnya mengeluarkan uang utangmu asalkan mau melaksanakan pengaturan ulang dalam sistem keuangan pribadimu.

“Wah, gimana mau mengendalikan uang dan mengeluarkan uang utang, sekarang aja aku kelemahan uang?”

Tenang, masalah itu juga bisa terselesaikan kok. Ada beberapa cara supaya cicilan dan utang bisa tetap dibayar meski kondisi keuangan kau sedang tidak baik.

  1. Tulis anggaran secara rincian dan jelas

Budgeting yaitu kunci utama kesehatan finansial. Dengan budgeting kau bisa membuat keputusan yang lebih bijak dan rasional dalam menggunakan uang.

Ingat, kau harus menciptakan budget yang tertulis di kertas maupun secara digital. Jangan hanya menuliskan angka-angka di kepala tanpa mencatatnya.

Jika angka pemasukan dan planning pengeluaran tercatat terperinci, kau akan mampu berpikir jernih perihal mana yang mampu dikurangi atau bahkan dihapus dari daftar pengeluaran. Pada hasilnya kamu akan bisa mendapatkan jumlah duit yang lebih yang mampu dipakai untuk mengeluarkan uang utang.

Tanpa budgeting tentu kamu akan kesusahan mengendalikan pengeluaran. Risiko terburuknya, kamu mungkin akan terus kekurangan duit dan utang tidak akan mampu secepatnya terbayar. Uang yang kau miliki akan habis untuk menutup keperluan sehari-hari.

  1. Bedakan tidak memiliki uang dan menggunakan uang berlebihan

Pada dasarnya tidak siapa saja yang keadaan keuangannya buruk ialah orang yang berpenghasilan kecil loh. Ada banyak orang yang digaji besar tapi pada karenanya tetap tak punya uang. Untuk itu kita perlu membedakan antara betul-betul tidak memiliki uang atau memakai uang secara berlebihan.

Banyak orang melabeli dirinya bokek, tak punya uang, miskin, sesudah mereka menghabiskan seluruh uangnya untuk belanja hal-hal yang bergotong-royong tidak diharapkan dan tidak mendesak untuk dibeli. Apakah kamu juga begitu?

Itulah penyebab utama utangmu tidak kunjung terbayar tetapi mungkin malah semakin membengkak. Yuk, bikin perubahan dalam pengelolaan keuangan.

Coba lebih ketat sama diri sendiri dengan tidak menawarkan fleksibilitas dalam menggunakan duit. Beri batas-batas semoga budget untuk masuk ke tabungan atau untuk bayar utang bisa bertambah.

Untuk kamu yang sungguh-sungguh tidak memiliki duit, ya jangan memperburuk keadaan dengan overspent. Prioritaskan untuk membayar utang dahulu dan jangan gampang termakan untuk berbelanja ini itu yang tidak diperlukan.

  1. Buat rencana

Membayar utang tidak cuma mampu dikerjakan dengan niatan saja, kau harus menyusun planning. Tidak peduli seberapa kecil jumlah uang yang kamu miliki dikala ini atau bahkan kamu belum memiliki sama sekali, yang paling penting buatlah rencana.

(Baca juga: Pahami Keuntungan dan Kerugian Dari Mengambil Utang Jangka Panjang)

Mulailah dengan menciptakan daftar utang, bunga, uang yang kau miliki, serta pemasukan. Setelah itu buatlah prioritas dan catatan, utang mana yang hendak kamu bayar apalagi dulu. Kamu mampu menciptakan urutannya dari utang dengan bunga paling besar ke terkecil misalnya.

Bayarlah utang itu dengan jumlah sebanyak mungkin yang kamu mampu. Jika memang telah ada uangnya, jangan ditahan-tahan karena itu akan membuat kau kian lama terlilit utang.

  1. Berhenti berutang

Kamu akan terus terjebak dalam lingkaran setan jika kau tidak memutuskan untuk berhenti. Kamu harus berkomitmen untuk tidak lagi menambah utang.

Kamu mampu menghentikan penggunaan kartu kredit dan jangan mengajukan tunjangan terhadap siapapun. Utang gres bermakna menaikkan jumlah utang yang harus kamu bayar. Itu juga mempunyai arti akan menambah beban keuangan setiap bulannya.

Mungkin akan terasa berat harus hidup tanpa kartu kredit, tetapi itulah opsi terbaik bila kamu memang ingin bebas dari utang. Kamu mesti bisa melanjutkan hidup dengan pemasukan yang kamu miliki.

  1. Cari cara menekan pengeluaran

Coba cek ulang daftar pengeluaranmu selama satu bulan, cek juga di rekening kau ke mana perginya sebagian besar uang. Dari setiap pengeluaran, tanyakan ulang pada dirimu apakah pengeluaran itu betul-betul dibutuhkan atau sejujurnya hidupmu akan baik-baik saja tanpa pembelian itu.

(Baca juga: 6 Cara Melek Finansial Biar Gak Terjebak Utang Pinjol Ilegal)

Kamu mesti jujur dan lebih bijak kepada diri sendiri. Jika memang ada pengeluaran yang wajib dan tidak mampu dipangkas, ya jangan dipangkas. Harus senantiasa ada argumentasi untuk setiap pengeluaran pun pemangkasan dana.

  1. Bayar sempurna waktu

Jika kau memiliki utang, mengeluarkan uang sempurna waktu sebelum jatuh tempo yakni kewajiban yang tidak mampu diganggu gugat. Jangan hingga kamu mewajarkan keterlambatan sebab itu akan merugikan kau.

Pembayaran yang terlambat, akan menciptakan keadaan keuanganmu semakin buruk dan utang makin lama lunasnya. Kamu harus membayar denda yang pasti sungguh menambah beban alasannya keadaan keuanganmu jelek. Belum lagi kalau kamu harus mengeluarkan uang penalty rate, pasti itu akan makin jelek.

Itulah beberapa tips untuk bisa tetap mengeluarkan uang utang dalam kondisi keuangan yang kurang baik. Usahakan untuk tetap memprioritaskan bayar utang, bukan malah terus memperbesar utang.

Jangan pula menambah utang untuk membayar utang. Lingkarannya akan sukar terputus. Akan lebih baik bila kamu memperbesar jam kerja dan pendapatan demi secepatnya membayar utang.

Kalau memang kamu punya duit berlebih untuk digunakan, jangan ragu untuk membeli asuransi kesehatan untuk diri sendiri dan keluarga. Asuransi kesehatan akan melindungi dompet kau dari mengeluarkan lebih banyak duit saat kondisi kesehatan keluarga sedang terganggu.