0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

6 Pasar Tradisional Di Bekasi Layani Pembelian Via Whatsapp, Penting Nomor Kontaknya

Virus Corona masih merebak di Indonesia hingga saat ini. Beberapa Pemda memutar otak untuk tetap bisa menunjukkan pelayanan sekaligus melindungi warganya, misalnya dalam masalah berbelanja kebutuhan sehari-hari. Seperti yang dijalankan oleh pemkot Bekasi, Jawa Barat.

6 Pasar Tradisional di Bekasi Layani Pembelian Online

Menurut data Pusat Informasi & Koordinasi Covid-19 Provinsi Jawa Barat, sampai Kamis (9/4) pukul 10.43 WIB tercatat ada 366 warganya yang faktual terjangkit Corona.

Dari jumlah tersebut 17 orang dinyatakan sembuh, dan meninggal dunia 35 orang.

Kota Bekasi sendiri menempati urutan ketiga dari 24 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang warganya terkena Corona.

Tercatat jumlah penderita Corona aktif saat ini sebanyak 37 orang, belum ada yang dinyatakan sembuh, dan 1 orang sudah meninggal dunia.

Bukan itu saja, yang mencemaskan yakni sebanyak 435 orang di Kota Bekasi berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan 228 lainnya berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Oleh alasannya itulah, pemkot Bekasi melakukan sejumlah upaya untuk memutus rantai penyebaran Corona ke warganya.

Satu kebijakan terbaru yang diambil pemkot Bekasi yaitu, mengkoordinasikan para pedagang di pasar-pasar tradisional kelolaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi.

Tujuannya yaitu biar para pedagang bisa menyediakan layanan pesan antar materi pangan terhadap para pembeli yang tinggal di sekeliling pasar tersebut.

Dikutip dari Pojoksatu.id, berikut sejumlah fakta mempesona dari kebijakan tersebut:

1. 6 pasar tradisional di Kota Bekasi siap layani pesan antar

Bagi kamu warga Kota Bekasi yang berencana membeli keperluan sehari-hari, metode delivery order ini mampu dilakukan di 6 pasar tradisional yang terdekat dengan domisili kamu.

Pasar yang menerapkan tata cara itu yaitu Pasar Bantargebang, Pasar Harapanjaya, Pasar Bintara, Pasar Atrium Pondok Gede, Pasar Jatiasih, dan Pasar Kranji Baru.

Tujuannya mempermudah. Warga tinggal pesan saja tidak butuhkeluar rumah ke pasar, kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bekasi, Kariman.

Meski gres meliputi 6 pasar, Kariman berjanji dalam waktu dekat akan ada 5 pasar tradisional lagi yang bisa menyediakan layanan delivery order.

(Baca Juga: 29 Daftar Pasar Online di Jakarta)

2. Pesan lewat Whatsapp (WA) bayar di rumah

Para pembeli mampu menghubungi nomor koordinator reservasi di setiap pasar lewat aplikasi WA jika ingin berbelanja sesuatu.

Sementara ini baru pakai pesan WA, warga kontak nomor pedagang atau koordinatornya nanti dibelikan kemudian diantarkan, imbuhnya.

Untuk pembayarannya sendiri, mampu dijalankan di rumah dikala barang diantarkan oleh kurir.

3. Siapkan aplikasi khusus

Tidak berhenti hingga di situ, Kariman menyatakan Pemerintah Kota Bekasi tengah menyiapkan satu aplikasi khusus yang akan memudahkan pemesanan barang kebutuhan utama bagi warganya.

Kalau sekarang beda jenis dagangan, beda hubungin pedagangnya. Nanti jika pakai aplikasi eksklusif satu pintu jadi lebih gampang, termasuk harganya tertera terang, jelasnya.

4. Daftar nomor kontak pemesanan

Buat kau yang mau mencoba fasilitas berbelanja pesan antar di 6 pasar tradisional Kota Bekasi, mampu menghubungi nomor koordinator berikut ini:

  • Pasar Jatiasih

Barang yang bisa dipesan: daging ayam, daging sapi, sayur-sayuran, buah-buahan, beras, telur, dan bumbu dapur.

Pemesanan:
0882 1026 3722 (Riady)
0821 2325 8892 (Ika)
0878 7796 9199 (Ade Muliandi)
0857 7527 9044 (Rahmad)

Tidak cuma itu, kalau kamu mengalami hambatan dalam mendapatkan layanan pesan antar dari pasar tersebut, Pemerintah Kota Bekasi juga menyediakan layanan pengaduan ke nomor berikut.

Pengaduan:
0812 1854 2344 (Irma)

  • Pasar Harapanjaya

Di pasar Harapanjaya, barang kebutuhan pokok yang mampu diantarkan ialah: daging, sayur, daging sapi, sayur, beras, tahu/tempe, daging ayam, ikan asin, sembako, ikan berair, dan kelapa.

Untuk pemesanan, mampu menelepon nomor berikut:
0898 873 8079 (Bahrudin)
0857 1883 6584 (Agus Mulyadi)
0838 1115 0511 (Supriatna)
0812 1837 7699 (Muhamad)

Pengaduan:
0813 8959 5477 (Undang Sukmana)

  • Pasar Bantargebang

Untuk ketika ini yang bisa dipesan dari rumah di pasar Bantargebang ialah: bumbu dapur, sayur-sayuran, buah, dan beras.

Pemesanan:
0812 9071 8131 (Kamet)
0813 1778 6003 (Yayan Supiyan)
0858 8186 6888 (Neli)
0856 1002 145 (Erlianto)

Pengaduan:
081394528932 (Jayadi)

  • Pasar Kranji Baru

Di pasar Kranji Baru, barang yang mampu dipesan via WA ialah: daging sapi, daging ayam, sembako, sayur-sayuran, buah-buahan, telur, beras, bumbu dapur, dan ikan.

Pemesanan:
0818 0851 4544 (Samsul)
0819 0418 9211 (Titik)
0878 7506 5300 (Amas)
0856 8875 392 (Minarni)

Pengaduan:
0878 7506 5300 (Amas)

  • Pasar Atrium Pondok Gede

Di pasar Atrium Pondok Gede, para pembeli bisa memesan secara online bahan-bahan pokok ini: daging sapi, daging ayam, ikan, sayur-sayuran, bumbu dapur, buah-buahan, dan yang lain.

Pemesanan:
0821 2342 8802 (Rosid)
0857 7990 4510 (Eko)
0817 9996 048 (Wasri)

Pengaduan:
0821 1177 0011 (Direkso)

  • Pasar Bintara

Semua barang keperluan utama bisa dipesan secara online dari pasar Bintara.

Pemesanan:
0812 9449 4299 (Andi Nurmansyah)
0812 8654 4856 (Habibi)
0821 1021 7768 (Ginting)
0878 8660 0232 (Samsuri)
0812 4261 8314 (Rizky Utama Putra)

Pengaduan:
0812 9781 245 (Achmad Supriatna)

Sebelum memesan, pastikan kau telah menawarkan alamat lengkap rumah terhadap koordinator untuk mempermudah pengirimannya ya.

(Baca Juga: 6 Daftar Penjual Sembako Online Terbaik)

Jangan lupa siapkan duit pas sehabis koordinator mengumumkan total belanjaan kamu, untuk dibayarkan terhadap kurir yang mengantarkannya.

Buat para pedagang, terima kasih dikarenakan telah membuat lebih mudah warga Kota Bekasi dalam menyanggupi kebutuhannya sehari-hari.

Kalau butuh dana segar untuk usaha, ajukan tunjangan online UangTeman yang telah terdaftar dan mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Ajukan bantuan untuk modal usaha terhadap UangTeman lewat CekAja.com, kini juga.