0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

6 Kenangan Puasa Generasi 90-An Yang Seru Dan MembuatRindu

Buat kamu yang lahir di generasi 90-an, mungkin akan sedikit merasa betapa bedanya acara puasa di ramadhan zaman sekarang dan di ramadhan zaman dahulu. Pasalnya, ada banyak ingatan puasa generasi 90-an, yang sangat seru untuk dikerjakan dan tentu saja membuatrindu, jikalau dikenang-ingat kembali.

5 Kenangan Puasa Generasi 90-an yang Seru dan Bikin Rindu

Anak Zaman Sekarang Lebih Pilih Main Gadget

Salah satu pemicu mengapa acara puasa generasi 90-an sudah tidak lagi dijalankan, bisa jadi karena hadirnya teknologi. Terlebih, anak-anak zaman kini, akan lebih menentukan bermain gadget, atau mabar (main bareng) secara online di rumah sambil ngabuburit, daripada jalan-jalan sore bersama sahabat-sobat.

Anak-anak generasi 90-an, mungkin ketika ini telah beranjak sampaumur, atau bahkan mungkin telah menikah dan mempunyai anak. Sehingga, tidak memungkinkan lagi untuk melakukan beberapa aktivitas puasa yang zaman dulu, sungguh seru dan mengasyikkan.

Namun, para generasi 90-an, pasti akan berharap, bila kegiatan-aktivitas seru generasi 90-an ketika puasa, bisa dilakukan anak-anak zaman kini.

Tapi, kira-kira apa saja sih, kenangan puasa generasi 90-an, yang paling seru dan bikin kau rindu? Yuk, eksklusif saja kita flashback dengan formasi kenangan puasa generasi 90-an berikut ini:

(Baca Juga: 4 Kegiatan yang Bisa Dilakukan dikala Idulfitri jikalau Corona Belum Hilang)

6 Kenangan Puasa Generasi 90-an

1. Isi Buku Kegiatan Ramadhan dan Minta Tanda Tangan Imam Tarawih

Kenangan puasa generasi 90-an yang pertama bikin rindu yaitu isi buku kegiatan ramadhan dan minta tanda tangan imam tarawih. Biasanya, anak sekolah akan diberikan buku khusus ramadhan, dan mengisinya sampai ramadhan tamat.

Kegiatan yang harus dilakukan dan dicatat di buku tersebut, mulai dari aktivitas salat lima waktu, puasa, baca Al-quran surat pendek, salat tarawih beserta tanda tangan imamnya sesuai tanggal.

Namun, mungkin kau sendiri dulu pernah merasakan, betapa malasnya mengisi buku ramadhan ini. Bahkan, sampai lupa mengisinya dikala kamu ingat bahwa ramadhan dalam waktu dekat akan simpulan.

Biasanya sih, rajinnya hanya bisa bertahan hingga sekitar 15 hari, dan setelahnya, kau malas ikut tarawih, dan masjid makin lama semakin sepi. Ayo ngaku, yang pernah malas isi buku ramadhan dan salat tarawih.

2. Nonton Program Religius Favorit di TV Sambil Ngabuburit

Kenangan puasa generasi 90-an yang tak kalah seru adalah nonton acara religius favorit di televisi. Biasanya, acara religius ini berupa sinetron, dan juga animasi yang cuma tayang selama bulan ramadhan, atau dibuat spesial bulan ramadhan.

Tidak mirip sinetron pada umumnya, sinetron bertema religius ini, bisa mengajarkan penontonnya untuk melakukan acara, yang bermanfaat dan berpahala selama ramadhan. Misalnya mirip zakat, membantu orang bau tanah meski sedang puasa, mengaji, dan lain-lain.

Tidak cuma itu, program religius ini juga mengajarkan, untuk mampu membedakan hal yang salah dan yang benar. Program religius yang dulu menjadi favorit untuk ditonton mulai dari Lorong Waktu, Bajaj Bajuri Spesial Ramadhan, Para Pencari Tuhan, Kiamat Sudah Dekat, Rahasia Ilahi dan masih banyak lagi.

Untuk versi animasinya, mungkin mirip acara Adit dan Bang Jarwo, Upin dan Ipin, dan lain-lain. Kira-kira apa acara religius favoritmu dulu?

3. Ikut keliling Kampung untuk Membangunkan Orang Sahur

Buat kamu para laki-laki generasi 90-an, tampaknya belum afdol bila belum pernah ikut keliling kampung atau komplek, untuk membangunkan sahur. Kegiatan ini mungkin akan menjadi ingatan puasa generasi 90-an ,yang paling asyik dan seru, karena kau mesti lebih dulu bangun tidur.

Tidak perlu memakai barang-barang berat, cukup menjinjing kaleng bekas biskuit, galon kosong, sampai ember, kau telah bisa ikut membangunkan sahur keliling kampung. Setelah keliling kampung, lazimnya kau sahur bareng sahabat-sahabat mu dan bercandaan sambil menanti waktu salat subuh datang.

4. Main Petasan dan Kembang Api Setelah Buka Puasa

Meski aktivitas ini juga bisa dilaksanakan kapan saja, tetapi kenangan puasa generasi 90-an yang satu ini seperti wajib dijalankan, sesudah berbuka, dan menunggu waktu salat tarawih tiba. Ya, main petasan atau kembang api, bersama teman-sahabat.

Biasanya, anak-anak generasi 90-an akan berkumpul di halaman masjid, sesaat sehabis berbuka dan main petasan. Untuk anak wanita, mungkin hanya berani main kembang api, yang tidak menjadikan bunyi keras.

Biasanya, beberapa anak sudah ada yang mengoleksi banyak sekali macam jenis petasan, untuk dimainkan bareng temannya. Mulai dari petasan korek, petasan air mancur, petasan gangsing, petasan banting, dan masih banyak lagi. Kalau kamu pernah koleksi petasan jenis apa?

(Baca Juga: Deretan Menu Takjil Khas di Berbagai Negara, Sudah Pernah Coba?)

5. Bolos Tarawih dan Malah Perang Sarung

Namanya juga anak-anak, mungkin titik mengasyikan ketika bulan puasa yakni bermain bersama sahabat-sobat, dan akan menjadi ingatan puasa generasi 90-an yang paling dirindukan. Kenangan puasa tersebut tidak lain yakni bermain perang sarung dan bolos salat tarawih.

Dari rumah sih, izinnya mau salat tarawih, namun pas telah bertemu teman-sahabat, malah jadi main perang sarung di halaman atau di dalam masjid. Hal tersebut memang bisa memicu kericuhan dan kebisingan, yang mampu memancing amarah para orang bau tanah.

Tapi, hal ini lah yang nantinya akan paling dirindukan. Coba, bila di halaman masjid dikala ini tidak ada bawah umur yang bermain. Mungkin terlihat seperti salat berjamaah biasa bukan? Hehe

6. Berburu Takjil Favorit di Pasar Tradisional

Kenangan puasa generasi 90-an yang mungkin masih ada hingga sekarang yakni berburu bukaan. Meski kegiatan ini masih dilaksanakan, entah mengapa keadaannya tidak seramai dan sedamai zaman dulu ya? Apa kamu juga mencicipi hal yang sama?

Terlebih di tengah pandemi Virus Corona seperti ini, membuat kamu tidak bebas untuk berburu tajil, yang kau harapkan. Bahkan, beberapa kudapan favoritmu dulu, kini telah jarang didapatkan bahkan telah tidak ada, dan digantikan dengan masakan atau minuman hits kesukaan para milenial.

Sebut saja kudapan manis-kue tradisional seperti kue lupis, rambut nenek (gulali), surabi, es selendang mayang, es loder, dan masih banyak lagi bukaan zaman dulu yang dikala ini, sudah jarang didapatkan. Apa tajil favorit kamu?

Nah, itu ia beberapa kenangan puasa generasi 90-an, yang salah satunya mungkin masih dijalankan sampai dikala ini. Bagaimana, bila kamu sendiri, rindu melaksanakan acara apa ketika puasa zaman dahulu?

Banyak Sisi Baik dari Kegiatan Puasa Zaman Dulu

Di balik keseruan kegiatan puasa zaman dulu, yang sering dijalankan generasi 90-an, ternyata memiliki sisi baik yang mampu di pelajari loh. Mulai dari bersosialisasi dengan sahabat-teman, memiliki banyak teman, belajar jujur ketika mengisi buku ramadhan, yang pastinya kamu jadi tekun ikut salat tarawih di masjid, dan masih banyak lagi pelajaran baik, yang bisa diambil.

Nah, kalau di zaman sekarang, mungkin kegiatan yang masih bisa dikerjakan, dan bikin rindu ialah berburu tajil untuk berbuka, sambil ngabuburit. Ayo, siapa yang berburu takjil di sore hari saja, sudah bahagia sambil mengingat puasa zaman dahulu.

Berhubung, dikala ini para generasi 90-an telah besar, bagaimana jikalau kamu yang beralih untuk menjadi penjual tajil, untuk melestarikan kegiatan ini, biar tidak hilang. Karena, mungkin saja penjual-penjual kudapan zaman dulu yang ada disekitar rumahmu, sudah menua dan tidak lagi berdagang.

Sehingga, kamu para generasi 90-an bisa memanfaatkan peluang ini, untuk bisa menghasilkan laba. Kamu bisa membangun berbagai macam usaha masakan, yang ketika ini jenisnya bertambah banyak.

Mulai dari bukaan khas Indonesia seperti kolak, es buah, gorengan, mie glosor, lontong isi, aneka kue tradisional atau mungkin masakan hits yang saat ini sedang digandrungi para milenial.

Kebutuhan bisnisnya pun terbilang sederhana dan gampang dikerjakan, semudah mengajukan sumbangan dana untuk modal usaha, di CekAja.com.

CekAja.com, mampu menolong kau untuk mendapatkan dukungan dana, untuk modal usaha. Dengan proses cepat, syarat mudah, meminjam dana di CekAja.com juga dijamin kondusif.

Yuk, segera olok-olokan derma dana tunai cepat hanya di CekAja.com!