0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

6 Aturan Beli Bensin Di Spbu Pertamina Yang Tetap Buka Saat Angin Puting-Beliung Corona

Di tengah tawaran bekerja dan sekolah dari rumah karena virus Covid-19 alias Corona, PT Pertamina (Persero) tetap mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) miliknya. Namun, demi mencegah petugas SPBU maupun pembeli bensin terdampak virus tersebut, ada beberapa aturan gres yang dibuat perusahaan di lingkungan SPBU.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, 6 aturan gres diterbitkan semoga masyarakat tetap merasa aman ketika berbelanja BBM di SPBU Pertamina.

“Seperti kita tahu, SPBU ialah kawasan publik di mana banyak orang yang lalu lalang,”  kata Fajriyah, Rabu (18/3).

Untuk itu, perusahaan pelat merah tersebut menerapkan mekanisme aksesori, yang bukan cuma bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus. Namun juga mempertahankan operator SPBU tetap sehat dan selamat.

“Karenanya pelanggan diimbau untuk menggunakan metode pembayaran cashless. Bahkan petugas SPBU diwajibkan membersihkan tangan setiap kali melayani transaksi,” tegasnya.

Imbauan untuk memakai pembayaran cashless dan mewajibkan petugas cuci tangan usai bertransaksi bukan hanya berlaku di SPBU, namun juga di jaringan distribusi Pertamina lainnya seperti biro dan pangkalan LPG.

(Baca juga: Pengertian Arti Kata Lockdown dan Sederet Negara yang Menerapkannya)

Berikut ialah 6 hukum gres yang berlaku di lingkungan SPBU, agen serta pangkalan LPG yang diatur Pertamina. Simak yuk:

  1. Pemeriksaan suhu

Pengelola setiap SPBU wajib melakukan investigasi suhu kepada petugas SPBU yang hendak memulai dan menyelesaikan shift bertugas. Protokol penjagaan juga telah disiapkan bila ada petugas SPBU yang tercatat bersuhu badan lebih dari 38 derajat Celsius.

  1. Pakai masker

Seluruh petugas SPBU Pertamina wajib menggunakan masker dan mempertahankan jarak dengan konsumen sekitar 1,5 meter. Termasuk saat mengisi bahan bakar ke tangka sepeda motor, pelanggan diminta untuk mundur sejauh sekurang-kurangnyajarak tersebut.

  1. Pakai sarung tangan

Pertamina juga menyiapkan sarung tangan berbahan karet bagi para petugas SPBU. Baik saat mengisikan materi bakar ke tangki kendaraan, maupun saat proses penerimaan dan pengembalian uang. Para petugas juga sudah diminta untuk menyingkir dari menjamah tampang selama bertugas.

  1. Siapkan hand sanitizer

SPBU menawarkan hand sanitizer atau alkohol lebih dari 60 persen di setiap pompa ataupun area dengan tingkat interaksi yang tinggi.

  1. Nozzle berkala dibersihkan

Untuk SPBU yang menawarkan layanan self service, SPBU menawarkan petugas yang berkala membersihkan nozzle dengan disinfektan. Jadi saat giliran kau mengisi bensin, harap bersabar dan tidak marah-murka ketika ada petugas membersihkan nozzle bensin nya ya. Semua demi kebaikan bersama.

  1. Semprot disinfektan

Area kantor dan kemudahan yang lain utamanya yang sering dikunjungi pelanggan mirip toilet dan mushola, juga dibersihkan secara rutin dengan disinfektan.

(Baca juga: 6 Cara Top Up Brizzi Termudah dan Praktis untuk Pengguna)

Stok BBM dan LPG Aman

Selain memberlakukan 6 hukum baru, Pertamina berdasarkan Fajriyah juga meminta penduduk tidak ketakutan bakal terjadi kelangkaan BBM dan LPG di tengah wabah Corona.

“Karena pelayanan akan tetap berjalan dan ketahanan stok BBM maupun LPG dijaga untuk terus berada di level lebih dari 20 hari,” pungkasnya.

Nah, mumpung Pertamina lagi menggalakkan transaksi cashless, waktunya kamu menikmati diskon berbentukcashback dan promo menarik yang lain menggunakan kartu kredit Citibank.

Pilih sendiri jenis kartu kredit Citibank yang cocok dengan keperluan dan gaya hidup kamu melalui CekAja.com, dengan syarat yang gampang dan proses yang cepat.