0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

5 Tips Memilih Asuransi Kesehatan Bagi Freelance Yang Sempurna

Tips menentukan asuransi kesehatan bagi freelance wajib dimengerti. Apalagi, melakukan pekerjaan dengan sistem freelance di masa pandemi tidak mudah. Sebab pada umumnya perusahaan memutus koordinasi dengan para pekerja freelance.

Untung Rugi Makara Pekerja Freelance

Pekerja freelance ialah pekerja lepas yang menunjukkan jasa dengan tata cara jam kerja yang fleksibel dan mempunyai perjanjian kerja dalam rentang waktu pendek. Mereka biasanya dibayar per proyek atau per hasil kerja yang tepat dengan keahliannya.

Menjadi pekerja freelance memiliki beberapa nilai plus dan minus. Mereka melakukan pekerjaan dengan waktu yang fleksibel untuk jangka waktu pendek, tidak terikat oleh banyak peraturan perusahaan, dan bebas memilih klien yang mereka inginkan.

Gaji pekerja freelance sekarang cukup menarik. Nilai kerja pekerja freelance terlatih dan hebat di bidangnya sungguh dihargai oleh sebagian besar perusahaan.

Di segi lain, terdapat hal-hal yang kurang menguntungkan para pekerja freelance. Mereka tidak akan mendapat benefit aksesori dari perusahaan.

Seperti banyak sekali tunjangan, uang lembur, duit makan dan transport, ataupun jaminan asuransi kesehatan dan asuransi ketenagakerjaan.

Kemudian, metode perjanjian yang berlaku dalam jangka waktu pendek dan bersifat tidak rigid menciptakan pihak perusahaan atau klien bisa saja memutus koordinasi dikala berada dalam kondisi tertentu.

Pandemi Covid-19 mirip sekarang menciptakan keadaan perekonomian negara menjadi anjlok. Membuat semua perusahaan harus mengirit pengeluaran, termasuk dengan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Di masa pandemi yang ramai akan insiden PHK, banyak pula perusahaan yang memutus koordinasi dengan pekerja freelance langganannya.

Hal ini memang wajar, mengenang pekerja freelance bukan ialah sumber daya manusia prioritas. Masih ada karyawan full time atau karyawan tetap lain yang dirasa lebih layak diprioritaskan.

(Baca Juga: Daftar Penyakit yang Tidak Dicover Asuransi Kesehatan)

Pekerja Freelance Wajib Miliki Asuransi Kesehatan

Karena pekerja freelance tidak menerima jaminan asuransi kesehatan dari perusahaan atau kliennya, maka sangat penting untuk semua pekerja freelance mengajukan asuransi kesehatan secara mandiri.

Kesehatan diri wajib banget dilindungi. Bagaimanapun juga, dirimu yakni aset terpenting biar bisa terus produktif dan bekerja menciptakan duit. Segala risiko kesehatan bisa saja terjadi di kurun mendatang.

Mulai dari risiko terkena penyakit ringan dan berbahaya, risiko kecelakaan, dan lain-lain. Risiko kesehatan ini mampu terjadi kapan saja, termasuk dikala tiba-datang kau sedang tidak memiliki job.

Oleh alasannya adalah itu, asuransi kesehatan akan membantumu alasannya memperlihatkan jaminan pelayanan kesehatan terbaik di banyak sekali rumah sakit dan klinik kesehatan di dalam maupun mancanegara.

Meskipun kamu sebagai pekerja freelance tidak memiliki pendapatan tetap, namun nilai pendapatan minimal mampu menyanggupi syarat pengajuan asuransi kesehatan.

Agar perusahaan penyedia asuransi menerimamu sebagai nasabahnya, ketahui juga kiat menentukan asuransi kesehatan bagi freelance.

Tips Memilih Asuransi Kesehatan bagi Freelance

Sebagian dari kamu yang ialah pekerja freelance mungkin masih mengajukan pertanyaan-tanya, bagaimana cara dan kiat memilih asuransi kesehatan bagi freelance yang mempunyai pendapatan yang tak menentu?

Dengan menyimak tips menentukan asuransi kesehatan bagi freelance ini, kau mampu lebih seksama memilih produk asuransi kesehatan yang tepat sesuai dengan profil keuangan dan kebutuhanmu.

1. Bandingkan dengan Produk Asuransi Lain

Tips memilih asuransi kesehatan bagi freelance yang pertama adalah membandingkan terlebih dahulu banyak sekali produk asuransi yang ada.

Setiap asuransi kesehatan mempunyai tarif premi bulanan dan detil faedah yang berlainan-beda. Cari gosip selengkap mungkin, lalu bandingkan satu sama lain.

Lakukan analisa dengan melibatkan pertimbangan khusus mirip pembiasaan dengan kebutuhan dan kesanggupan membayar premi.

Agar lebih mudah, kamu bisa melakukan pembandingan produk asuransi kesehatan di media pembanding terpercaya.

Fitur pembanding asuransi ini lazimnya tersedia di situs resmi perusahaan financial technology (fintech) terpercaya.

2. Pilih Asuransi dengan Persyaratan Mudah

Pekerja freelance bisa dibilang tidak memiliki jumlah pendapatan yang tetap setiap bulannya.

Namun, kamu tentu memiliki nilai rata-rata pendapatan yang bisa dijumlah. Bukti nilai rata-rata pemasukan inilah yang ditambahkan dalam pengajuan asuransi.

Sebagian perusahaan penyuplaiasuransi menerima pengajuan asuransi kesehatan dari pekerja freelance.

Asalkan nilai rata-rata pendapatanmu sesuai dengan standar atau ketentuan, dan disepakati oleh perusahaan pemasokasuransi.

Maka dari itu, jangan lupa mengenang tips menentukan asuransi kesehatan bagi freelance yang satu ini.

Pilihlah asuransi yang mempunyai syarat pengajuan yang gampang, atau bahkan eksklusif menujukan produknya bagi pekerja freelance.

3. Pertimbangkan Asuransi Kesehatan Syariah

Tips menentukan asuransi kesehatan bagi freelance selanjutnya adalah dengan menimbang-nimbang untuk memilih asuransi kesehatan berbasis syariah.

Sebab, asuransi kesahatan ini memberlakukan metode yang sesuai dengan syariat Islam, dan tidak membebankan nasabah dengan biaya pemanis.

Sehingga jumlah premi dan ongkos-biaya lainnya akan lebih murah dan terjangkau. Jadi, tidak ada salahnya kalau kamu mencoba mencari tahu lebih lanjut tentang detil produk asuransi kesehatan syariah.

(Baca Juga: 7 Jenis dan Manfaat Lengkap Asuransi Kesehatan AXA Mandiri)

4. Pastikan Premi Sesuai dengan Pendapatan

Besaran premi pasti menjadi usulanpertama yang dipikirkan semua calon nasabah. Nah, untuk pekerja freelance, kau mesti memutuskan bahwa besaran premi itu sanggup kau bayar hingga selesai kala perjanjian .

Sesuaikan besaran premi dengan nilai rata-rata pemasukan bulananmu. Dengan begitu, kemacetan pembayaran premi tidak akan terjadi dan faedah asuransi kesehatan mampu terus kau nikmati sesuai dengan kurun persetujuan.

5. Sesuaikan Manfaat Asuransi dengan Kebutuhan

Tips menentukan asuransi kesehatan bagi freelance yang terakhir ialah memperhatikan detil faedah yang diberikan. Sesuaikan faedah asuransi kesehatan dengan kebutuhanmu.

Jika kamu masih berada dalam usia cukup umur muda dengan gaya hidup yang tersadar dengan baik, maka tidak ada salahnya memilih asuransi kesehatan dengan faedah biasa (mirip rawat inap, rawat jalan, dan faedah jikalau terjadi kecelakaan).

Sedangkan faedah perawatan penyakit berbahaya yang lebih berisiko untuk lansia bisa kau kesampingkan terlebih dahulu.

Semakin sedikit uang pertanggungan dan faedah yang terbatas, maka akan semakin murah juga preminya.

Ajukan Asuransi Kesehatan Melalui CekAja.com

Itulah beberapa kiat menentukan asuransi kesehatan bagi freelance. Bagaimanapun juga, setiap pekerja freelance wajib mengatur keuangan dengan bijak.

Selalu sisihkan pendapatan bulanan untuk dana darurat, dan jangan berhutang melampaui angka 30 persen dari pemasukan.

Juga, jaga kesehatan dengan rutin berolahraga ringan, makan kuliner bergizi, hindari rokok dan alkohol.

Pengajuan asuransi kesehatan untuk pekerja freelance disarankan dikerjakan sesegera mungkin.

Agar kamu tak lagi khawatir soal jaminan layanan kesehatan bila sewaktu-waktu kamu mengalami risiko penyakit maupun kecelakaan.

Untuk membandingkan banyak sekali produk asuransi dan mengajukannya secara mudah, kamu bisa melakukannya di CekAja.com.

Sistem online mutakhir dijamin mempermudahmu mendapat rekomendasi asuransi terbaik yang tepat dengan keperluan.

Pengajuannya juga cepat dan terpercaya, alasannya adalah semua transaki di CekAa.com diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tunggu apalagi? Bandingkan dan olok-olokan asuransi kesehatan untukmu sekarang juga!

<