0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

5 tips Cegah Jerawat Dikala Pakai Masker Paling Ampuh

Cara cegah jerawat dikala pakai masker penting untuk dimengerti sebab saat ini kita sering memakai masker saat bepergian. Di abad pandemi, tidak hanya kesehatan badan yang perlu diamati. Tetapi juga kesehatan wajahmu.

Jerawat merupakan bintik kemerahan yang mencuat pada bagian kulit akibat penyumbatan minyak dan sel kulit mati di folikel rambut pori-pori.

Mulanya, bengkak bisa saja diawali dengan komedo yang lalu menjelma benjolan kemerahan dengan atau tanpa infeksi di dalamnya.

Kondisi ini bisa dirasakan siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan. Tak hanya pada bab wajag, infeksi juga bisa ditemukan di area kulit punggung, indera pendengaran, dan bab kulit yang lain.

Jerawat menjadi masalah kulit biasa yang dibenci banyak orang. Sebab sering kali bisul mengakibatkan rasa perih, mendenyut, panas, dan gatal pada kulit.

Selain itu, timbulnya infeksi juga bisa mengganggu tingkat kepercayaan diri seseorang.

Di periode pandemi seperti sekarang, segala aktivitas di luar rumah mesti disertai dengan penggunaan masker yang menutupi setengah bab wajah, mulai dari ekspresi sampai hidung.

Penggunaan masker dalam jangka waktu usang, terlebih diikuti dengan kegiatan sehari penuh yang memicu timbulnya minyak di muka mampu menimbulkan infeksi.

Hal ini terjadi alasannya kondisi lembab pada bagian kulit yang tertutup masker akan menciptakan minyak dan kotoran lebih gampang menumpuk di pori-pori kulit.

Lalu, bagaimana sih cara cegah jerawat saat pakai masker? Pembahasannya akan diterangkan lebih lanjut lewat artikel ini.

(Baca Juga: 9 Kesalahan Memakai Masker yang Banyak Dilakukan Orang)

Jenis-jenis Jerawat

Ada berbagai macam infeksi yang biasa diderita banyak orang, di antaranya sebagai berikut:

  • Komedo putih
    Yakni tumpukan minyak dan sel kulit mati di pori-pori kulit.
  • Komedo hitam
    Yakni cikal bakal jerawat yang mulai muncul ke permukaan dan mengalami perubahan warna pigmen kulit. Sehingga warna bagian atas menjadi hitam.
  • Papula
    Yakni nanah dengan benjolan kecil berwarna merah.
  • Pustula
    Yakni nanah dengan benjolan dasar berwarna merah dan bengkak putih pada bab ujungnya akhir komedo yang meradang.
  • Nodul
    Yakni bisul tanpa ujung yang seolah meradang di bab dalam kulit. Jerawat jenis ini lebih sukar dihilangkan bekas nodanya alasannya adalah peradangan telah masuk ke lapisan kulit lebih dalam.
  • Kistik (nanah batu)
    Yakni infeksi dengan banjolan besar balasan peradangan di jaringan kulit. Kondisinya akan kian jelek (disertai pembesaran ukuran dan bengkak) jikalau terinfeksi oleh kuman.

Penyebab Timbulnya Jerawat

Sebelum membicarakan cara cegah infeksi saat pakai masker lebih lanjut, ketahui dulu beberapa penyebab timbulnya bisul pada kulit berikut ini:

  • Produksi sebum (zat dari kelenjar minyak) berlebih.
  • Penyumbatan kotoran, sebum, dan sel kulit mati pada folikel rambut pori-pori.
  • Adanya peradangan kulit yang disebabkan kontaminasi basil Propionibacterium.
  • Faktor keturunan dan jenis kulit.
  • Kebersihan tampang yang kurang tersadar dengan baik.
  • Pengaruh hormon androgen yang berlebih, terutama dikala perempuan menstruasi.
  • Reaksi kulit kepada ketidakcocokan pada produk tertentu, seperti make-up atau skincare.
  • Gaya hidup yang tidak sehat. Seperti jarang berolahraga, makan makanan berlemak, minum alkohol, merokok, dan tingkat stres berlebih.
  • Gesekan kulit pada benda dengan tekstur yang kurang lembut.

Kebiasaan memakai masker ketika beraktivitas juga bisa menjadi penyebab timbulnya bengkak.

Namun hal ini tentu saja tidak mampu menjadi argumentasi untuk tidak memakai masker di masa pandemi Covid-19 ini. Lebih baik, pahami dengan betul cara cegah infeksi dikala pakai masker.

(Baca Juga: Urutan Skincare Terbaik untuk Jerawat yang Bikin Wajah Mulus)

Cara Cegah Jerawat Saat Pakai Masker

Berikut ini beberapa cara cegah nanah saat pakai masker yang bisa kamu kerjakan:

1. Gunakan Masker dengan Bahan Lembut

Cara cegah jerawat dikala pakai masker yang pertama adalah dengan menentukan bahan masker yang sempurna.

Karena jerawat bisa berpotensi muncul akibat ukiran dengan kain yang berangasan, maka pilih masker berbahan lembut.

Masker dengan materi polyester tidak disarankan karena tekstur yang agak bergairah dan mudah brudul. Sehingga mengusik hidung dan kulit sekitarnya.

Masker medis dengan bahan non woven cocok dipakai karena didesain khusus supaya tenteram dipakai.

Atau kau juga bisa memakai masker materi, yang terdiri 2-3 lapisan.

2. Hindari Penggunaan Skincare dan Make-Up Berlapis

Jika kamu biasanya menggunakan skincare berlapis mirip sistem yang terkenal di Korea Selatan, maka di saat memakai masker sebaiknya kau menghemat jumlah penggunaan produk.

Cukup pakai krim pelembab dan tabir surya selaku skincare utama untuk melindungi kulit dari sinar matahari yang mengganti pigmen dan menciptakan kulit terasa kering.

Selain itu, kau seharusnya menyingkir dari penggunaan make-up. Jika kamu memang ingin menggunakannya, usahakan biar make-up yang dipakai tidak terlalu tebal.

Cara cegah bengkak ketika pakai masker yang satu ini dimaksudkan biar penumpukan kotoran balasan sisa-sisa penggunaan skincare dan make-up mampu diminimalkan.

Sehingga kulit tetap higienis dan terhindar dari bengkak.

Sebab, penggunaan masker pasti akan membuat kulit lebih mudah berkeringat yang juga menjadikan timbulnya abses di muka.

3. Lapisi Masker dengan Tisu

Cara cegah jerawat dikala pakai masker berikutnya ialah dengan melapisi masker dengan tisu bersih.

Masker gampang terkontaminasi oleh kotoran, virus, dan bakteri yang berbahaya bagi kesehatan kulit tampang.

Lapisan tisu akan menangkal kotoran langsung menempel pada kulit.

Selain melindungi diri dari bengkak, melapisi masker dengan tisu juga akan menciptakan proses penyaringan udara lebih efektif dan bersih.

Kamupun akan kian terhindar dari kotoran atau penularan virus.

4. Ganti Masker Secara Rutin

Mengganti masker menjadi cara cegah nanah saat pakai masker yang sangat penting.

Sebagai pelindung utama yang terpapar udara luar, masker dengan cepat menghimpun segala kotoran.

FYI, masker kain mesti kamu ganti sesudah penggunaan selama optimal 4 jam.

Setelahnya, masker kain harus dicuci higienis dan gres boleh dipakai ulang kembali.

Sedangkan untuk masker medis sekali pakai, kamu hanya boleh menggunakannya selama 8 jam.

Selain mempertahankan kebersihan kulit wajah dari kotoran pada masker, penggantian masker secara rutin ini juga menhindarkanmu dari penularan virus penyebab penyakit.

5. Jaga Kebersihan Wajah

Cara cegah infeksi ketika pakai masker yang terakhir ialah dengan menjaga kebersihan tampang.

Kamu tak mesti beberapa kali mencuci paras , alasannya justru membuat kulit kering dan mengembangkan bikinan minyak.

Cukup rajin bersihkan paras dari keringat atau minyak, dengan cara menyeka kulit yang lembab dengan tisu bersih, kapas dan toner pembersih kotoran paras , atau memakai kertas minyak.

Membasuh paras dengan air higienis juga bisa menjadi opsi untuk menjaga kebersihan tampang.

Sedangkan untuk membersihkan wajah dengan sabun paras , kau cukup melakukannya dua kali sehari saat pagi dan malam hari.

Pastikan juga produk sabun muka yang dipilih terbuat dari bahan alami yang tidak menciptakan kulit kering.

Beli Skincare Makin Untung dengan Kartu Kredit dari CekAja

Itu dia lima cara cegah abses ketika pakai masker yang mampu kau kerjakan. Memelihara kulit sehat kini bisa kau kerjakan dengan penggunaan skincare yang sempurna sesuai dengan jenis kulit.

Sudah banyak produk skincare dengan bahan aman yang dijual di pasaran. Kamu bisa melihat review-nya apalagi dulu sebelum berbelanja.

Pembelian produk skincare di toko konvensional maupun toko online sekarang semakin gampang dengan menggunakan kartu kredit. Makara, kau bisa sekaligus berbelanja rangkaian skincare incaran cicilan ringan.

Selain itu, ada banyak promo dan potongan harga mempesona di merchant rekanan kartu kredit yang menguntungkan.

Butuh nasehat kartu kredit? Bandingkan saja melalui sistem online CekAja.

Kamu akan mendapatkan perbandingan banyak sekali kartu kredit terbaik sesuai dengan profil finansial.

Untuk mengajukannya, cukup isi formulir online, dan kamu tinggal menunggu petugas kami memverifikasi data pengajuan dan memprosesnya lebih lanjut.

Semua dikerjakan serba online, tanpa ribet. Transaksi pengajuan kartu kredit melalui CekAja juga dijamin kondusif alasannya CekAja sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Yuk, langsung cek saran kartu kredit untukmu dan usikan lewat CekAja!