0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

5 Fakta Berkelahi Atalanta Vs Valencia, Biang Penyebaran Corona Di Italia

Virus Corona atau Covid-19 telah menjadi suatu pandemi karena menyerang lebih dari 100 negara yang ada di dunia. Virus dari Wuhan, China itu kemudian menyebar dalam waktu singkat ke banyak negara di benua Eropa, Asia, Amerika, dan bahkan Afrika.

Pesepakbola U-20 dengan Bayaran Termahal

Benua Eropa menjadi salah satu lokasi dengan penyebaran virus Corona yang begitu masif. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) per 5 April 2020, Spanyol dan Italia menjadi dua negara teratas di Eropa dengan kasus konkret Corona. Total perkara konkret Corona di Spanyol tercatat sebanyak 124.736 orang, sementara Italia sebanyak 124.632 orang.

Meski demikian, total kematian di Italia balasan serangan pandemi Corona tercatat justru paling besar, yakni sebanyak 15.362 orang. Adapun kota Milan dan Bergamo menjadi dua wilayah di Italia dengan jumlah masalah konkret Corona terbanyak.

Dikutip dari situs resmi penanganan Corona di Italia per 5 April 2020, masalah nyata Corona di kota Milan tercatat sebanyak 11.230 orang, sedangkan di Bergamo sebanyak 9.712 orang. Banyaknya masalah faktual Corona di dua kota itu disebut-sebut sebagai imbas dari adanya sebuah pertarungan sepak bola yang digelar pada pertengahan Februari 2020 silam.

Laga itu melibatkan dua tim asal Italia dan Spanyol, yakni Atalanta dan Valencia. Laga antara kedua kesebelasan merupakan salah satu pertarungan pada babak 16 besar Liga Champions yang digelar pada 19 Februari 2020.

Laga tersebut kemudian dibilang sebagai pertarungan yang menjadi sumber utama penyebaran virus Corona di Italia. Berikut fakta-faktanya.

1. Dilaksanakan di kota Milan

Milan dan Bergamo ialah dua kota dengan kasus konkret Corona terbanyak di Italia. Secara kebetulan, pertandingan antara Atalanta vs Valencia digelar di Stadion San Siro, sangkar milik dua tim asal Milan, AC Milan dan Internazionale Milano.

Sementara, Atalanta ialah tim pujian kota Bergamo. Laga kedua tim memang terpaksa digelar di San Siro mengingat markas Atalanta di Atleti Azzuri d’Italia, Bergamo tidak lolos persyaratan UEFA untuk dijadikan selaku arena pertandingan Liga Champions.

(Baca juga: Korban Virus Corona Tembus 9.000 Orang, Italia Di-Lockdown!)

Oleh alasannya adalah itu, penunjang Atalanta yang berasal dari Bergamo pun berduyun-duyun tiba ke Milan untuk melihat tim favoritnya bertanding. Faktor-aspek itu yang lalu semakin menguatkan mengapa pertandingan ini disebut sebagai sumber utama penyebaran virus Corona di Italia.

Fakta Laga Atalanta vs Valencia Biang Penyebaran Corona di Italia

2. Disaksikan 40.000 penonton

Pertandingan antara Atalanta vs Valencia disaksikan lebih dari 40.000 penonton yang terdiri dari pendukung Atalanta dan juga Valencia. Kondisi tersebut tentunya menjadi masakan empuk bagi virus Corona untuk tersebar secara cepat dan masif.

Banyaknya penunjang Atalanta yang datang di pertandingan itu tak terlepas dari tampilan apik Atalanta di Liga Champions sepanjang ekspresi dominan ini. Pertandingan melawan Valencia merupakan pencapaian bagi Atalanta lantaran menjadi ajang pertama mereka di babak 16 besar Liga Champions.

Kondisi tersebut pasti menciptakan para pendukung Atalanta tak mau ketinggalan mendukung tim favoritnya dan hadir di stadion menjadi satu-satunya cara memberikan dukungan terhadap Atalanta.

3. Bom biologis

Pertandingan Atalanta vs Valencia disebut sebagai bom biologis virus Corona di Italia. Pernyataan itu keluar dari mulut Wali Kota Bergamo Giorgio Gori menyikapi apa yang terjadi di Lombardia (provinsi di Italia yang menjadi tempat bernaungnya Milan dan Bergamo) kebanyakan, dan Bergamo utamanya.

Dikutip dari Marca, Gori menyatakan bahwa pertarungan itu merupakan bom biologis dan dia beserta seluruh staf pemerintahan di Bergamo tidak tahu apa yang terjadi. Dia meyakini bahwa bila kurun itu virus Corona mulai merebak, maka sekitar 40.000 lebih penggemar yang datang ke San Siro (Milan) telah niscaya terinfeksi.

4. Menular sampai Spanyol

Pertandingan antara Atalanta melawan Valencia juga turut membawa musibah bagi Spanyol. Dalam sabung tersebut diperkirakan ada sekitar 2.500 suporter Valencia yang datang di Stadion San Siro.

Suporter itu disebut-sebut terinfeksi virus Corona yang kemudian membawanya tersebar ke Spanyol. Berdasarkan situs kemenkes Spanyol, jumlah perkara positif Corona di Valencia hingga saat ini yakni sebanyak 7.184 orang.

5. Menginfeksi pemain

Partai babak 16 besar Liga Champions antara Atalanta vs Valencia juga menjadi malapetaka bagi sejumlah pemain dari kedua tim. Valencia terkena efek paling parah karena 35 persen rombongan, berisikan staf dan pemain yang dibawa bertandang ke Milan dikala itu konkret terinfeksi Corona.

(Baca juga: 5 Pemain Muda Liga Italia Terbaik)

Beberapa pemain andalan Valencia mirip Ezequiel Garay, Jose Gaya, dan Eliaquim Mangala aktual terinfeksi Corona pada permulaan Maret silam. Selain itu ada beberapa staf juga yang dikonfirmasi oleh administrasi Valencia konkret terinfeksi Covid-19.

Sementara itu, pemain Atalanta juga tidak luput dari serangan virus Corona. Salah seorang pemain Atalanta ialah Marco Sportiello dikonfirmasi menjadi pemain pertama Atalanta yang positif terinfeksi Covid-19.

Nah, sesudah membaca gosip tadi, kau yakin masih berani sembarang pilih ke luar rumah dan berkumpul dengan banyak orang untuk hal-hal yang tidak perlu?

Sementara waktu ini mending di rumah saja, dan berbuat hal positif untuk membantu sesama. Jangan lupa lindungi diri dan keluarga dengan asuransi kesehatan yang bisa kau pilih sesuai kebutuhan di CekAja.com.