0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

30 Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bei

Mengetahui wacana daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI mungkin cukup penting bagi sebagian orang. Nah, bagi yang belum tahu, BEI itu sendiri ialah abreviasi dari Bursa Efek Indonesia yang ialah penyelenggara sekaligus penyedia metode dan sarana untuk mempertemukan penawaran jual-beli Efek di penduduk .

perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI

Yang diperdagangkan pun bahwasanya beragam, namun pada umumnya ialah instrumen keuangan yang bersifat jangka panjang, mirip surat utang (obligasi), ekuiti (saham), reksa dana, instrumen derivatif, dan masih banyak lagi.

Tak hanya untuk jual-beli saja, BEI ini juga seringkali digunakan selaku fasilitas investasi bagi masyarakat. Apakah kamu masih ingin mempelajari lebih dalam lagi perihal BEI dan perusahaan manufaktur? Maka dari itu, di dalam kesempatan kali ini kita akan membahas ihwal BEI itu sendiri serta daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI. Yuk disimak bahu-membahu.

Mengenal Bursa Efek Indonesia

Setiap negara mempunyai bursa efeknya masing-masing yang mana memiliki peran yang sungguh penting di dalam dunia investasi saham. Nah, di Indonesia itu sendiri, terdapat yang Namanya Bursa Efek Indonesia atau yang diketahui sebagai IDX (Indonesia Stock Exchange).

BEI ini ialah salah satu lembaga pemerintah yang berperan dalam penyelenggaraan bursa. Dalam arti, BEI ini berfungsi dalam memfasilitasi jual beli imbas yang ada di Indonesia.

Bagi perusahaan yang ingin melakukan go public di Indonesia maka diharuskan untuk lewat forum BEI. Selain itu, BEI juga bertugas dalam mengatur proses transaksi efek semoga mampu berjalan dengan adil dan efisien.

(Baca Juga: Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham)

BEI terbagi menjadi tiga kategori, ialah Bursa Paralel Indonesia, Bursa Efek Jakarta (BEJ) dan Bursa Efek Surabaya (BES). Bursa Paralel Indonesia ialah salah satu alternatif bagi para penanam modal yang mempunyai modal terbatas.

Tak hanya saham, di BEI surat berguna pun juga dapat diperjual belikan. Namun, tidak semua jenis surat berharga, melainkan yaitu saham biasa, saham preferen, obligasi, obligasi konversi, reksa dana, right dan warrant.

Sektor Industri di BEI

Sebelum membahas ihwal daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI, ada baiknya bila kita mengetahui terlebih dahulu ihwal beberapa sektor industri yang terdaftar di BEI itu sendiri.

Terdapat tiga sektor industri yang terdaftar di BEI, yakni sektor industri dasar dan kimia, industri barang konsumsi, dan sektor aneka industri yang ialah adonan dari berbagai sektor yang tidak terdaftar di dua sektor sebelumnya.

A. Industri Dasar & Kimia

  • Sektor Semen
  • Sektor Keramik, Porselen & Kaca
  • Sektor Logam & Sejenisnya
  • Sektor Kimia
  • Sektor Plastik & Kemasan
  • Sektor Pakan Ternak
  • Sektor Kayu & Pengolahannya
  • Sektor Pulp & Kertas

B. Industri Barang Konsumsi

  • Sektor Makanan & Minuman
  • Sektor Rokok
  • Sektor Farmasi
  • Sektor Kosmetik & Barang Keperluan Rumah Tangga
  • Sektor Peralatan Rumah Tangga

C. Aneka Industri

  • Sektor Mesin & Alat Berat
  • Sektor Otomotif & Komponen
  • Sektor Tekstil & Garment
  • Sektor Alas Kaki
  • Sektor Kabel
  • Sektor Elektronika
  • Sektor Lainnya

Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI

Pada dasarnya, perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI mampu meraih ratusan jumlahnya. Namun, di dalam kesempatan kali ini kita hanya akan membicarakan beberapa nama saja yang terdaftar di BEI dari berbagai sektor. Apa sajakah itu?

1. Sektor Industri Dasar & Kimia

  • Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)
  • Arwana Citramulia Tbk (ARNA)
  • Keramika Indonesia Assosiasi Tbk (KIAS)
  • Betonjaya Manunggal Tbk (BTON)
  • Barito Pacific Tbk (BRPT)
  • Ekadharma International Tbk (EKAD)
  • Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI)
  • Malindo Feedmill Tbk (MAIN)
  • Tirta Mahakam Resources Tbk (TIRT)
  • Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)

2. Sektor Industri Barang Konsumsi

  • Delta Djakarta Tbk (DLTA)
  • Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
  • Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA)
  • Gudang Garam Tbk (GGRM)
  • Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO)
  • Kimia Farma Tbk (KAEF)
  • Mustika Ratu Tbk (MRAT)
  • Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
  • Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI)
  • Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI)

3. Sektor Aneka Industri

  • Grand Kartech Tbk (KRAH)
  • Astra International Tbk (ASII)
  • Goodyear Indonesia Tbk (GDYR)
  • Asia Pacific Fibers Tbk (POLY)
  • Eratex Djaja Tbk (ERTX)
  • Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA)
  • Kabelindo Murni Tbk (KBLM)
  • Supreme Cable Manufacturing and Commerce Tbk (SCCO)
  • Sat Nusapersada Tbk (PSTN)
  • Asia Pacific Investama (MYTX)

Manfaat Perusahaan Go Public

Seperti yang sudah disinggung sedikit sebelumnya bahwa setiap perusahaan yang ingin melaksanakan go public maka diharuskan untuk mendaftar dan menjadi bab dari BEI. Lalu, sebenarnya apa sih manfaat dari go public bagi perusahaan?

Perusahaan go public itu sendiri merupakan perusahaan-perusahaan yang memperjualbelikan saham secara terbuka kepada penduduk lazim. Kaprikornus, setiap perusahaan yang sudah berstatus go public maka nilai saham yang mereka miliki mampu dibeli oleh masyarakat awam yang ingin mulai berinvestasi.

Pada lazimnya , setiap perusahaan bisa menjadi go public, asalkan menyanggupi beberapa persyaratan yang diajukan oleh BEI. Sementara itu, perusahaan yang telah go public jelas akan mendapatkan sejumlah faedah lho.

(Baca Juga: Tips Investasi Saham yang Menguntungkan)

Pertama, perusahaan berstatus go public akan menerima pendanaan baru yang tidak terbatas, yang mana dana tersebut didapat dari pemasaran saham dan mampu dijadikan selaku modal aksesori untuk membuatkan perusahaan. Selain itu, go public juga akan menolong perusahaan untuk mengembangkan nilai ekuitas serta membuat lebih mudah susukan bagi perusahaan untuk mengeluarkan surat utang.

Kedua, status go public akan membuat lebih mudah ekspansi dan kemajuan perusahaan. Sebagai contoh, beberapa perusahaan keluarga yang kini telah menjadi lebih besar seperti PT. Kalbe Farma Tbk sekarang telah menjadi salah satu perusahaan di Asia yang mampu menyerap sampai 17.000 tenaga kerja.

Ketiga, perusahaan akan lebih mudah dalam menerima mitra bisnis. Karena dengan keterbukaan info, maka penanam modal dan kawan kerja mampu menemukan perusahaan yang sesuai untuk diajak Kerjasama.

Sementara itu, faedah terakhir ialah bahwa perusahaan yang menjadi go public pastinya mampu mengembangkan kinerja serta profesionalisme dari perusahaan itu sendiri. Karena dalam menanamkan modal, investor akan lebih menentukan perusahaan yang profesional, terperinci, dan menjanjikan.

Jadi, apakah kau terpesona untuk mulai berinvestasi di BEI? Atau mungkin kamu terpesona untuk memasukan nama perusahaan kau ke dalam daftar perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI? Nah, jika kau saat ini masih ragu untuk melaksanakan investasi di BEI, janganlah cemas. Karena CekAja.com juga menawarkan beberapa instrumen investasi yang mampu kau pilih.

Tak hanya itu, lewat CekAja.com kau bahkan juga mampu melaksanakan perbandingan wacana instrumen investasi mirip apakah yang paling sesuai dengan tingkat risiko yang rendah. Seru banget kan! Maka dari itu, yuk segera melakukan investasi hanya di CekAja.com.

[widg-inv]