0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

12 Syarat Akad Nikah Beda Kota, Butuh Surat Numpang Nikah!

Proses administrasi pelaksanaan akad nikah memang terbilang ribet. Tak jarang kandidat pasutri kewalahan kalau mengurusnya sendiri. Untuk kamu yang berniat menikah di luar kota, simak nih sederet syarat akad nikah beda kota yang wajib dimengerti.

Syarat Pernikahan Beda Kota, Butuh Surat Numpang Nikah!

Alasan Calon Pasutri Menggelar Pernikahan Beda Kota

Pernikahan ialah momen sakral yang diperlukan cuma terjadi sekali seumur hidup. Janji suci tidak cuma diucap selaku tanda setia dengan pasangan, tapi juga bermakna bagi penyatuan dua keluarga besar.

Maka dari itu, sebagian besar pasangan ingin menggelar acara pernikahan dengan konsep yang didambakan, serta di tempat yang memiliki makna khusus.

Indonesia sendiri mempunyai ratusan juta jiwa warga yang tersebar di 34 provinsi. Pernikahan beda kota sering terjadi alasannya beberapa hal, di antaranya sebagai berikut:

  • Ingin menggelar acara di venue favorit

Misalnya, calon pasutri mengincar suatu tempat untuk menikah di suatu resort yang ada di kota lain. Provinsi Bali paling banyak diincar selaku lokasi akad nikah warga dari dalam maupun luar negeri.

  • Memilih Menikah di Kota Besan Saja

Buat kamu yang sebelumnya menjalani long distance relationship (LDR) karena berlawanan kota dengan pasangan, pasti akan ada pertimbangan khusus jikalau menyiapkan pernikahan.

Sebagian di antaranya risikonya sepakat untuk menentukan menggelar upacara penikahan sekali di kota asal salah satu pihak calon mempelai saja. Hal ini juga bisa menjadi pilihan sempurna alasannya ekonomis biaya. Sebab, hanya salah satu pihak saja pergi mendatangi pihak besan.

  • Mencari Titik Temu di Kota Lain

Nah, kalau kedua pihak calon mempelai sama-sama merupakan orang rantau yang berjumpa di satu kota, maka mereka umumnya menentukan untuk menggelar program pernikahan di kota yang dijadikan titik temu. Kota yang dipilih ini bukan ialah kota asal kedua calon mempelai.

Lokasi yang dipilih umumnya tidak terlampau jauh dari kota asal mempelai laki-laki maupun wanita. Keputusan ini dinilai lebih adil, dan memungkinkan pasangan untuk mengundang lebih banyak tamu dari rekan kerja atau rekan sejawat lainnya. Sehingga tak cuma keluarga saja yang bisa menghadiri program tersebut.

(Baca Juga: Ini Syarat Nikah di KUA, Calon Pasutri Wajib Tahu!)

Syarat Pernikahan Beda Kota

Lalu, apa saja sih syarat akad nikah beda kota? Pada dasarnya, pernikahan beda kota cuma membutuhkan penambahan satu dokumen dari syarat ijab kabul di kota asal. Yakni surat numpang nikah.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini kami jelaskan syarat ijab kabul beda kota secara detil.

1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Fotokopi KTP diperlukan selaku kartu identitas yang menunjukkan seseorang memang benar adanya warga yang berasal dari tempat tertentu.

2. Akta Kelahiran

Akta kelahiran juga menjadi dokumen syarat pernikahan beda kota untuk memastikan pembiasaan data diri di akata kelahiran dan di KTP yakni data yang serupa dan benar.

3. Kartu Keluarga (KK)

Kartu keluarga akan membuat data keluarga calon mempelai tercatat oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kian jelas.

Termasuk soal penyebutan nama orang tua dikala komitmen (diketahui dengan sebutan bin atau binti) atau dikala pemberkatan upacara akad nikah.

4. Ijazah

Ijazah pendidikan kedua kandidat mempelai dibutuhkan untuk pencatatan data diri keduanya agar makin lengkap. Kamu cuma perlu melampirkan fotokopi ijazah pendidikan yang paling terakhir ditempuh.

5. Surat Pengantar RT/RW

Setelah melengkapi dokumen-dokumen yang berkaitan dengan data diri eksklusif masing-masing calon mempelai, maka langkah berikutnya yakni dengan mengajukan surat pengantar dari RT/RW daerah tinggalmu.

Surat ini dibutuhkan untuk memutuskan kau merupakan warga kawasan yang diakui oleh RT/RW lokal. Isi dari surat ini yaitu pernyataan ketua RT dan RW yang mengakui kamu selaku warga di wilayahnya.

Serta menandakan bahwa tujuan dibuatnya surat ini yaitu selaku syarat akad nikah beda kota yang mau diurus berikutnya di KUA.

6. Surat Pengantar Kelurahan

Setelah itu, kamu juga harus mengantongi terbitan surat pengirim kelurahan. Fungsi surat ini sama dengan surat pengirim RT/RW sebelumnya, yang mana berisi akreditasi pihak kelurahan bahwa kamu merupakan warga lokal, serta penggunaan ini dimaksudkan selaku syarat pernikahan beda kota.

(Baca Juga: Perlukah Asuransi Kesehatan Untuk Pasangan Baru Menikah? Ini Jawabannya)

7. Surat N1 dan N3 dari Kota Asal

Setelah final mengurus dokumen-dokumen di atas, kamu bisa mengunjungi KUA di tempat daerah tinggalmu untuk mengajukan undangan surat-surat lain selaku dokumen tambahan syarat pernikahan beda kota.

Ada beberapa surat yang mesti diterbitkan oleh KUA setempat, sebelum balasannya surat tersebut diantarke KUA di kota tujuan (tempat digelarnya ijab kabul) bareng dengan dokumen-dokumen pihak pasanganmu. Yakni Surat Model N1 dan N3.

Perlu diketahui, untuk membuat surat-surat ini, kau memerlukan dokumen pemanis mirip KTP, KK, Ijazah, dan pas foto ukuran 2×3 dari pasanganmu juga. Kaprikornus, pastikan kalian saling mempunyai dokumen embel-embel itu satu sama lain.

Berikut klarifikasi perihal Surat N1 dan N3 dari KUA kota asal:

  • Surat Model N1

Yakni ialah surat pengantar perkawinan dari Kelurahan yang menyatakan bahwa pengaju surat (calon mempelai) memang benar ialah anak dari pasangan suami istri yang tertera di data catatan sipil.

Surat ini diterbitkan KUA atas saran dari KUA. Kaprikornus, untuk mendapatkan surat ini, kau memang mesti ke KUA apalagi dulu, baru kembali ke kelurahan untuk mengajukan penerbitan surat N1 ini.

  • Surat Model N3

Yakni ialah surat kesepakatan mempelai yang diterbitkan oleh KUA kota asal pengaju. Berisi wacana pernyataan kedua kandidat mempelai yang setuju untuk melangsungkan ijab kabul. Surat ini kemudian ditandatangani oleh kedua calon mempelai.

8. Surat Pernyataan Status Perkawinan

Syarat ijab kabul beda kota berikutnya adalah surat yang menandakan status calon mempelai. Baik dalam status belum pernah menikah, maupun berstatus janda atau duda. Surat ini dikeluarkan oleh pihak kelurahan, dan dibarengi dengan materai 6000.

9. Surat Numpang Nikah

Selanjuutnya, KUA dari kota asalmu akan menerbitkan surat numpang nikah atau dikenal juga dengan sebutan surat nasehat nikah. Yang berisikan persetujuan KUA kota asal bahwa calon mempelai pengaju akan melakukan ijab kabul di KUA yang dituju.

Selanjutnya, surat numpang nikah ini wajib diantarke KUA tujuan bareng dengan dokumen-dokumen lain pasanganmu.

10. Surat N4

Surat N4 ialah surat pengantar perkawinan yang terdiri dari pernyataan orang bau tanah kedua kandidat mempelai yang menyepakati planning ijab kabul anak-anaknya. Surat ini diterbitkan dan ditandatangani atau dicap oleh KUA tujuan.

11. Surat Tanda Cek Kesehatan

Sekarang ini, kandidat mempelai wajib melakukan tes kesehatan bagi kandidat pasutri di Puskesmas terdekat. Nah, kalau kau telah mengunjungi KUA tujuan, maka kamu akan mendapat surat saran untuk melakukan tes kesehatan ini di Puskesmas terdekat.

Pengecekan kesehatan ini dilakukan oleh kedua kandidat mempelai. Kamu juga akan menerima konseling ijab kabul (kalau diperlukan) sesuai dengan aturan KUA yang berlaku. Setelah menjalani tes cek kesehatan dan konseling, maka kau akan menerima surat tanda cek kesehatan beserta hasil lab-nya.

12. Surat N2

Syarat pernikahan beda kota yang terakhir yaitu surat N2 alias surat pengajuan ijab kabul dari calon mempelai kepada KUA tujuan. Berisi ihwal tanggal dan lokasi digelarnya acara, beserta mas kawinnya.

Tak lupa pula lampiran dokumen-dokumen lain dari kota asal yang sebelumnya sudah dijelaskan di poin-poin sebelumnya.

Jika KUA tujuan menyetujui waktu dan daerah program pernikahan tersebut, maka kau dan pasangan kian bersahabat dengan hari sakral yang dinanti.

Butuh Biaya Tambahan Nikah? Ajukan KTA Saja!

Itulah sederet syarat pernikahan beda kota. Jika enggak mau ribet, kamu mampu menyewa distributor jasa yang menolong pengurusan administrasi ini.

Biaya ijab kabul kini tak usah dipusingkan. Kamu mampu menggelar akad nikah keinginan dengan dana suplemen dari pertolongan Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang mampu diajukan di CekAja.com. Cicilan ringan dari produk KTA ini dijamin sesuai dengan kemampuan membayar, serta suku bunga yang kompetitif.

Dana KTA mampu digunakan untuk keperluan apa saja, tanpa batas. Yuk, cek, bandingkan, dan usikan kini!