0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

11 tips Mengatasi Pegal-Pegal Saat Hamil Yang Efektif

Cara mengatasi pegal-pegal saat hamil perlu diketahui para ibu. Rasa pegal yang terus dibiarkan akan menciptakan ibu merasa tidak tenteram. Ada cara termudah dan efektif yang bisa ibu lakukan. Simak informasinya berikut ini.

Penyebab Pegal-Pegal Saat Hamil

Keluhan pegal-pegal bisa dinikmati oleh ibu hamil muda saat trimester satu, maupun ketika trimester dua, dan tiga.

Bagian-bab badan yang sangat mungkin merasakan pegal-pegal ketika hamil antara lain punggung, pinggang, dan kaki.

Cara menanggulangi pegal-pegal dikala hamil akan lebih efektif jika kau mengenali perkiraan penyebabnya.

Ada beberapa penyebab pegal-pegal ketika hamil. Di antaranya sebagai berikut:

  • Perubahan hormon relaksin yang produksinya meningkat dikala hamil, dan meregangkan persendian untuk menopang janin.
  • Janin yang makin tumbuh menekan syaraf dan pembuluh darah di sekeliling pinggang sampai punggung.
  • Gaya gravitasi yang kian menawan badan ibu hamil seiring dengan bobot tumbuh yang bertambah.
  • Ibu hamil jarang berolahraga, sehingga melemahkan otot dan sendi.
  • Tegang otot pada badan akhir stres.

Ibu Hamil Pakai Koyo, Balsem, atau Minyak Kayu Putih, Bolehkah?

Pada kondisi umum, kita lazimnya mengatasi pegal-pegal dengan menggunakan koyo, balsem, ataupun minyak-minyakan herbal mirip minyak kayu putih dan minyak urut.

Namun saat hamil, penggunaan beberapa obat tersebut harus disesuaikan takaran dan intensitasnya.

Ibu hamil hanya boleh memakai koyo sebentar saja, sekitar 10 menit sampai 15 menit, dan di sarankan tidak dipakai di area sekitar perut.

Demikian pula dengan penggunaan balsem pada ibu hamil yang cuma boleh digunakan sedikit dan tidak terlalu sering. Apalagi bila dipakai di bagian perut.

Sedangkan minyak kayu putih terbilang aman digunakan oleh ibu hamil, mampu dioleskan ke kulit atau dihirup aromanya.

(Baca Juga: 8 Merk Susu Ibu Hamil Terbaik, Rasa Enak dan Nutrisi Lengkap)

Cara Mengatasi Pegal-Pegal Saat Hamil

Berikut ini beberapa cara mengatasi pegal-pegal dikala hamil yang cukup efektif dan mudah dijalankan:

1. Balurkan dengan Jahe Parut

Cara menangani pegal-pegal dikala hamil yang pertama yaitu dengan membalurkan jahe parut yang dicampurkan dengan minyak virgin coconut ke bab badan yang terasa pegal.

Sifat jahe sebagai zat analgesic atau pereda nyeri mampu meredakan pegal-pegal saat hamil.

Jahe juga bekerjsama bisa diminum air rebusannya untuk menanggulangi pegal, namun konsumsi jahe pada ibu hamil dilarang lebih dari 1500 mg sehari.

Konsultasikan dulu dengan dokter kandungan bila ingin mengonsumsinya.

2. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat mampu menjadi salah satu cara menanggulangi pegal-pegal dikala hamil, alasannya adalah bisa menciptakan rileks otot-otot tubuh yang tegang, meredakan nyeri sendi, dan melancarkan peredaran darah.

Namun, tentukan ibu hamil tidak menggunakan air yang terlalu panas melebihi suhu 38 derajat celcius.

Agar ibu hamil tidak mengalami peningkatan suhu badan secara drastis yang mampu membahayakan janin, terutama dikala usia kehamilan berada pada trimester pertama.

3. Kompres dengan Es Batu atau Air Hangat

Cara menanggulangi pegal-pegal saat hamil yang ketiga adalah mengkompres bab tubuh yang pegal. Gunakan kain higienis yang diberi es watu atau air hangat.

Pastikan penggunaan kompres hanya didedikasikan bagi bagian badan yang tidak terlampau dekat dengan area perut, ya. Agar janin tidak terkejut dan terganggu dengan sentuhan suhu dingin atau panas.

4. Lakukan Pijat Prenatal

Pijat prenatal yakni pijat yang dijalankan saat kala kehamilan, dan memang dikhususkan bagi ibu hamil. Terapis pijat prenatal yaitu terapis hebat yang telah mengetahui pijatan sempurna untuk ibu hamil yang pegal-pegal.

Kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan apalagi dahulu untuk menanyakan intensitas dan waktu yang sempurna untuk pijat.

5. Gunakan Penyangga Perut

Bobot janin yang semakin bertambah seiring dengan bertambahnya usia kehamilan akan membuat panggul dan punggung ibu hamil lebih mudah merasa pegal.

Untuk merenggangkan beban pada tulang punggung tersebut, kamu mampu menggunakan penyangga perut khusus untuk ibu hamil.

Menggunakan penyangga perut menjadi salah satu cara mengatasi pegal-pegal saat hamil, terutama bagi ibu yang aktif bergerak.

6. Olahraga Ringan untuk Perbaiki Postur

Pegal-pegal ketika hamil mampu juga disebabkan alasannya adalah otot dan tulang yang kaku akhir jarang berolahraga. Ibu hamil cukup melaksanakan olahraga ringan yang bisa dijalankan di rumah.

Misalnya yoga prenatal, berjalan kaki santai, berenang, senam kegel, atau sekadar peregangan rutin. Kini, sudah banyak pula aplikasi olahraga khusus ibu hamil yang mampu kau unduh di smartphone.

Untuk lama waktu olahraga, kamu mampu menyesuaikan sesuai dengan usia kehamilan. Konsultasikan pada dokter kandungan terlebih dulu.

(Baca Juga: 11 Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil Agar Janin Sehat)

7. Tidur dengan Posisi Menyamping

Posisi tidur menyamping juga mesti diamati sebagai cara menanggulangi pegal-pegal dikala hamil. Ibu hamil direkomendasikan untuk selalu tidur dengan posisi menyamping ke kiri, alasannya adalah posisi ini membuat nyaman tubuh ibu dan bayi.

Bayi akan mendapat suplai nutrisi dan oksigen yang lebih maksimal, serta organ-organ ibu hamil tidak terlampau depresi.

Selain itu, rasa pegal akan menyusut jika ibu hamil tidur menyamping. Jangan tidur pada posisi terlentang, alasannya akan menekan bayi pada posisi yang tidak tenteram.

8. Istirahat yang Cukup

Cara menangani pegal-pegal saat hamil yang lain yakni dengan beristirahat yang cukup. Ibu hamil cenderung mudah merasa lelah, maka dari itu segeralah beristirahat jika merasakan penurunan energi.

Jangan bangun terlalu lama, sebab akan membuat rasa pegal kian terasa balasan gaya gravitasi yang menekan otot dan sendi. Ingat, ya, Bu?

9. Pakai Alas Kaki Datar

Ibu hamil memang seharusnya memakai bantalan kaki datar yang nyaman untuk berjalan. Seperti sepatu kets, sandal, flat shoes, dan lain sebagainya.

Jangan gunakan high heels. Penggunaan high heels malah akan memperbesar tekanan pada tulang punggung dalam menahan beban tubuh dan janin.

10. Konsumsi Obat Penghilang Pegal

Cara menanggulangi pegal-pegal dikala hamil dengan mengonsumsi obat penghilang rasa pegal atau nyeri cuma boleh dipakai sebagai opsi terakhir.

Saat pegal-pegal telah sangat mengusik, maka berkonsultasilah dengan dokter untuk mendapatkan obat penghilang pegal yang sempurna.

Paracetamol biasanya menjadi opsi obat pegal, karena meredakan nyeri dan kondusif dikonsumsi ibu hamil.

11. Jaga Asupan Gizi Makanan dan Cairan Tubuh

Cara mengatasi pegal-pegal saat hamil yang terakhir yaitu menjaga asupan gizi kuliner. Kamu diusulkan memperbanyak konsumsi kuliner yng mengandung Omega 3 mirip ikan salmon, ikan tuna, kacang-kacangan, dan sayuran hijau.

Pastikan juga kau tidak mengalami kehilangan cairan tubuh dengan banyak minum air putih, atau minum minuman isotonik yang menyeimbangkan ion tubuh.

Dengan begitu, pegal-pegal ketika hamil dapat lebih gampang terselesaikan dan tercegah di lalu hari.

Itu ia beberapa cara menanggulangi pegal-pegal saat hamil yang bisa dikerjakan.

Kini, belanja kebutuhan ibu hamil dan persiapan kelahiran buah hati mampu dilaksanakan lebih mudah dengan pembayaran menggunakan kartu kredit.

Di CekAja, kamu akan diberikan anjuran opsi kartu kredit terbaik sesuai dengan kebutuhan. Cicilan dijamin ringan, dengan nominal limit kartu yang mampu kau pilih sendiri.

Pengajuan kartu kredit melalui CekAja juga gampang, cuma perlu mengisi formulir pengajuan online. Petugas dan kurir kami akan membantu pengurusan kartu kredit lebih lanjut.

Yuk, bandingkan dan ajukan kartu kredit untukmu sekarang juga!