0 produk di keranjang belanja Anda
No products in the cart.

10 Ancaman Vape Bagi Kesehatan, Vapers Wajib Tahu!

Bukan penyelesaian perokok, ancaman vape bagi kesehatan, ternyata sama banyaknya dengan rokok tembakau. Nggak percaya? Yuk simak semua wacana vape di sini!

Vape Disebut Lebih Aman dari Rokok Tembakau?

Vape atau rokok elektrik, sering dijadikan alternatif para perokok berat, yang ingin perlahan berhenti dari kebiasaannya.

Namun, telah banyak bukti bahwa ternyata bahaya vape bagi kesehatan, sama banyaknya dari ancaman rokok tembakau.

Dilansir dari bbc.com, vape memang lebih kondusif dari rokok tembakau biasa, sebab vape mempunyai risiko yang sangat kecil terhadap orang sekitar, atau bagi perokok pasif.

Namun, Public Health England tetap mengusulkan untuk tidak ketergantungan kepada vape, atau pemakaiannya bisa diresepkan.

Bahkan, bahaya vape bagi kesehatan, bisa sungguh terjadi, jika digunakan dalam jangka panjang.

Hal itu mengingatkan kita juga, bahwa riset kepada vape juga masih dalam tahap awal. Sehingga, aneka macam risiko-risiko vape pun, masih dalam proses observasi, yang membutuhkan waktu lama.

Seperti halnya molekul yang terdapat dalam vape, dimana jumlah karsinogen pada vape berkurang. Sehingga risiko untuk terkena kanker lebih sedikit bagi pengguna vape.

Akan tetapi, bila kamu memakai vape dalam rentang waktu panjang, contohnya 20 tahun, apakah bisa menimbulkan penyakit paru-paru, dan hal itulah yang harus diteliti.

(Baca Juga: Perbedaan Kandungan Zat di Rokok dan Vape)

Bahkan, Martin Dockrell, seorang pejabat pengawasan tembakau di Public Health England mengatakan bahwa, vape tidak 100 persen bebas risiko, namun tidak lebih berbahaya ketimbang rokok tembakau biasa.

Kandungan Vape vs Rokok Tembakau:

  • Vape: Nikotin, Formaldehyde, Volatile Organic Compounds (VOC), Bahan Kimia Perasa, Propilen glikol/gliserin, Tobacco-specific nitrosamine (TSNA).
  • Rokok Tembakau: Benzene, Nikotin, Tar, Amonia, Arsenik, Karbon Monoksida, Formaldehid, Aseton, Asetaldehida

Jenis-jenis Vape

Bagi para vapers, tentunya sudah tahu bukan jenis-jenis dari vape, ternyata tidak cuma satu. Meski terdapat berbagai macam, tetapi untuk bahaya vape bagi kesehatan, tetap sama.

  • Vape Jenis Pen

Bentuknya mirip pulpen, dan ialah vape terkecil, dibandingkan vape jenis lainnya. Untuk cara kerjanya pun sama, adalah dengan memanaskan cairan vape, agar mampu menciptakan uap.

  • Vape Jenis Portable

Kebalikannya dari jenis pen, vape jenis portable mempunyai ukuran lebih besar. Vape jenis ini, mempunyai komponen unsur pemanas dan baterai.

  • Vape Jenis Desktop

Untuk jenis vape yang satu ini, bentuknya lebih besar dari jenis ape lainnya. Bahkan tidak bisa dibawa kemana-mana.

Vape desktop tentunya bisa menghasilkan panas yang lebih maksimal, rasa lebih tajam, sampai uap lebih banyak, dari jenis vape yang lain.

Nah, dari ketiga jenis vape di atas, kira-kira kau pengguna vape jenis yang mana? Untuk sekadar antisipasi, buat kau para vapers, semestinya pahami juga bahaya vape bagi kesehatan.

Pasalnya, rata-rata pengguna vape mayoritas yaitu para dewasa. Baik yang memang perokok aktif, manta perokok, sampai yang bukan perokok.

Mumpung masih muda, yuk intip ancaman vape bagi kesehatan, biar kau bisa lebih baik dalam merawat tubuh sendiri. Nggak mau kan, menyesal ketika sudah sakit? Padahal masa depan masih panjang!

10 Bahaya Vape Bagi Kesehatan

Dalam rangka memperingati Hari Remaja Internasional, kami merangkum formasi ancaman vape bagi kesehatan, vapers wajib tahu!

1. Menimbulkan Risiko Penyakit Jantung

Bahaya vape bagi kesehatan yang pertama ialah mampu mengakibatkan risiko penyakit jantung. Pasalnya, asal kamu tahu bahwa vape juga mengandung tembakau, meski tidak sebanyak rokok tembakau.

Selain itu, zat nikotin juga mampu menyebabkan gangguan pada pembuluh darah arteri, dalam tubuh. Nah, kondisi ini sungguh mensugesti kerja pada organ jantung, hingga mampu meningkatkan risiko penyakit jantung.

2. Meningkatkan Risiko Penyakit Paru-paru

Selain jantung, organ paru-paru juga sungguh berisiko mengalami kerusakan. Pasalnya, cara penggunaan vape yang dihisap layaknya rokok biasa, bisa mensugesti kesehatan paru-paru secara pribadi.

Bahkan, ada suatu observasi yang menyampaikan bahwa vape, bisa mengganggu fungsi regenerasi sel paru-paru. Nah, disitulah keadaan paru-paru menjadi sangat rentan untuk terinfeksi basil.

Beberapa risiko penyakit paru-paru di antaranya yaitu bronchiolitis obliterans (popcorn lung), sampai pneumonia lipoid.

3. Memicu Tumbuhnya Sel Kanker

Sudah tahu bukan, kalau vape mengandung nikotin cair, beserta zat pelarut mirip propilen glikol, gliserin, dan dieter glikol? Di sinilah bahaya vape bagi kesehatan terjadi.

Karena, jika zat tersebut dipanaskan, maka akan menciptakan zat yang dinamakan nitrosamine. Adapun zat tersebut, yang bisa menyebabkan tumbuhkan sel kanker.

4. Bisa Menurunkan Imunitas Tubuh

Bahaya vape bagi kesehatan yang selanjutnya ialah mampu menurunkan imunitas badan. Pasalnya, perokok aktif (baik vapers maupun perokok tembakau), akan sama-sama menawarkan gejala berkurangnya acara 594 gen, yang diketahui mampu mendukung imunitas badan, hingga melawan jerawat.

Hal itu dikarenakan juga, akibat senyawa yang dalam cairan vape untuk penguapan, ternyata memiliki imbas imunosupresif, pada badan.

5. Bisa Menimbulkan Ledakan

Hal selanjutnya ini juga bisa disebut selaku bahaya vape bagi kesehatan, alasannya rokok ini bisa berisiko menyebabkan ledakan. Hal tersebut dikarenakan, daya vape dihasilkan dari suatu baterai lithium ion.

Adapun bila baterai tersebut mengalami pemanasan berlebih, bisa menjadikan ledakan yang berbahaya, bahkan bisa membunuh.

Ledakan bisa terjadi saat vape digenggam bahkan saat sedang dihisap. Tidak sedikit korban, yang telah mengalami insiden mengerikan ini.

Pasalnya, ledakan tersebut mampu menimbulkan tangan, lidah, bibir, rongga lisan, gusi, gigi, robek hingga luka parah.

6. Menyebabkan Kecanduan Baru

Bahaya vape bagi kesehatan berikutnya adalah mampu mengakibatkan kecanduan baru. Jika kamu bukan perokok aktif, atau belum pernah sama sekali menggunakan vape, maka mampu menyebabkan kecanduan baru.

Terlebih, bagi para sampaumur yang suka ikut-ikutan, memakai vape perlu diperhatikan. Pasalnya, vape sungguh mempesona bagi kelompok muda mudi, dan membentuk suatu candu baru apalagi di Indonesia.

Bagi mereka yang tak paham, akan menilai bahwa vape aman, bahkan banyak mengira vape mengandung vitamin, sebab memiliki perasa dari sari buah.

Selanjutnya, pengguna vape terlihat lebih trendi dan keren. Sehingga, banyak dari mereka yang cuma sekadar menggunakan vape untuk terlihat bergengsi.

7. Membahayakan Kesehatan Janin

Baik perokok aktif maupun pasif, ancaman vape bagi kesehatan juga mampu bisa terjadi pada janin, dalam kandungan.

Pasalnya, kandungan nikotin dan zat berbahaya yang lain, mampu mengganggu kemajuan janin.

Makara, bagi kau yang sedang hamil, hindari menggunakan vape, atau berdekatan dengan orang yang sedang menghisap vape.

8. Vape Mengandung Formaldehid (Pengawet Kamar Jenazah)

Tahukah kau, bahwa vape mengandung formaldehid, dalam cairan. Zat tersebut yang membuat bahaya vape bagi kesehatan sangat mengerikan.

Pasalnya, zat formaldehid biasa dipakai untuk materi pembuatan lem, alat perekat, pelapis produk kertas, bahan bangunan, sampai bahan pengawet kamar mayit.

9. Bisa Mengancam Perokok Pasif

Nikotin bekerja untuk menciptakan pengguna rokok kecanduan, bahkan bagi perokok yang pasif sekalipun.

Tidak hanya kecanduang, paparan nikotin juga bisa mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan, hingga gangguan pertumbuhan otak anak.

10. Bisa Menimbulkan Keracunan pada Anak

Tidak cuma bahaya bagi janin, bahaya vape bagi kesehatan juga berpengaruh pada belum dewasa, karena bisa menimbulkan keracunan.

Kandungan nikotin dalam vape, ternyata sangat tinggi. Sehingga, bila belum dewasa terpapar nikotin dari vape, maka mampu membuat otot berkedut, detak jantung meningkat, muntah, hingga berkeringat.

Terlebih, kondisi tubuh anak-anak sangat rentan dan sensitif, kepada gangguan dari luar, seperti paparan asap vape.

(Baca Juga: Harga Rokok Naik, Pilih Berhenti atau Beralih ke Rokok Lain?)

Selain mesti berhari kepada diri sendiri, para vapers juga harus waspada dengan orang sekitar. Meski disebut lebih aman, vape juga mampu menghipnotis kesehatan para perokok pasif, yang kondisi tubuhnya kita tidak ketahui.

Bahkan, kau juga mesti berhati-hati dikala berkunjung ke negara lain. Karena beberapa negara di dunia, melarang vape.

Vape Dilarang di 9 Negara Ini

Dilansir Consumer Advocates for Smoke Alternatives Association (CASAA) dari laman 99.co, berikut sembilan negara yang melarang vape.

  • Australia
  • Hongkong
  • Yordania
  • India
  • Kanada
  • Singapura
  • Belanda
  • Argentina
  • Venezuela

Bagaimana? Negara besar saja melarang vape, alasannya ancaman vape bagi kesehatan tidak coba-coba.

Nah, sesudah kamu mengenali ancaman vape bagi kesehatan, ada baiknya minimalkan penggunaannya mulai dari sekarang, bahkan jikalau bisa berhenti total. Karena berbagai penyakit akan mengintaimu.

Tidak lupa juga, untuk mempunyai asuransi kesehatan sedini mungkin, demi meminimalisir risiko terserang penyakit kronis, hingga risiko finansial.

Dengan asuransi kesehatan, kehidupanmu juga akan terasa lebih kondusif dan terjamin. Jadi, sudah punya asuransi kesehatan belum?

Yuk, olok-olokan asuransi kesehatan terbaik pilihanmu, dari banyak sekali perusahaan terkemuka di Indonesia, seperti PFI Mega Life, Ciputra Life, sampai Cigna, lewat situs CekAja.com.

CekAja.com juga akan menganjurkan prosuk asuransi kesehatan terbaik, yang disesuaikan dengan kebutuhan kamu. Mulai dari nilai pertanggungannya, jangka waktu, cicilan dan lain-lain.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi situs CekAja.com, dan dapatkan asuransi kesehatan terbaik yang tepat!